Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Sekretaris Ika PMII Muhammad Qadri Maaszaid “Tantang” Kapolres Baru Berantas Narkoba

badge-check


Sekretaris PMII Aceh, Mohammad Qadri Perbesar

Sekretaris PMII Aceh, Mohammad Qadri

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Pemberantasan narkoba oleh Polres Aceh Tenggara diharapkan semakin gencar, terlebih dengan pergantian pucuk pimpinan instansi ini yakni AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K, yang kini dipercaya menjadi Kapolres setempat. 

“Mudah-mudahan pemberantasan narkoba lebih gencar. Diharapkan yang ditangkap tidak hanya pemakai dan pengedar kecil, tetapi bandar besarnya,” kata Sekretaris Ika PMII Muhammad Qadri Maaszaid kepada harianpaparazzi.com, Jumat (11/04/2025).

“Kita berharap dengan gebrakan AKBP Yulhendri yang dipercaya menjadi Kapolres Aceh Tenggara. Harapan besar disematkan masyarakat kepada mantan penjabat Kasubdit 4 Ditreskrimsus Polda Aceh ini. 

Sudah menjadi rahasia umum peredaran narkoba di Aceh Tenggara begitu marak dan merajalela. Tentunya hal ini perlu menjadi perhatian serius bagi semua pihak untuk bersama-sama memeranginya. 

Mohammad Qadri berharap Polres Aceh Tenggara yang kini di bawah kepemimpinan AKBP Yulhendri akan lebih gencar lagi dalam memberantas peredaran barang haram tersebut. 

Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Aceh Tenggara sudah sangat memprihatinkan. Narkoba telah merasuk ke semua kalangan dan peredarannya bahkan hampir di setiap wilayah hampir merata dengan munculnya Bandar-bandar Narkoba yang buka secara kecil-kecilan.

“Dampak narkoba akan sangat buruk terhadap masa depan generasi muda di daerah ini. Untuk itu perlu upaya yang lebih keras memberantas narkoba demi menyelamatkan masyarakat Aceh Tenggara,” ungkap Qadri.

“Sayangnya sanksi hukum dinilai belum sepenuhnya mampu memberi efek jera bagi pelaku. Terbukti masih banyak kasus narkoba umumnya dilakukan oleh residivis atau orang yang sebelumnya juga pernah dipenjara karena terlibat narkoba,” imbuhnya.

“Meski begitu, Polres Aceh Tenggara diharapkan tidak patah semangat dalam memberantas narkoba. Justru, upaya yang dilakukan harus lebih keras sehingga mampu menekan peredarannya,” tambahnya.

Masyarakat tentu akan menunggu gebrakan Kapolres kita yang baru ini untuk mengungkap kasus dan menangkap bandar besar di Aceh Tenggara yang selama ini dikenal amat lihai dan licin nyaris tidak tersentuh hukum. 

“Saya percaya Kapolres Aceh Tenggara memiliki kemampuan yang sangat bagus dalam hal ini, apalagi beliau itu ahli dalam hipnotis, pasti sudah memiliki segudang pengalaman,” tutup Qadri. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Oknum Kepala SD Negeri 4 Baktiya Aceh Utara Diduga Jual Aset Renovasi, Guru Sertifikasi Diperas

2 Maret 2026 - 00:21 WIB

Wamen PAN-RB Datangi Aceh Tamiang, Menyasar PNS, P3K dan CPNS

24 Februari 2026 - 18:50 WIB

Rapim Polda Aceh 2026, Kapolda Aceh Tegaskan Komitmen Implementasi Arahan Presiden dan Kapolri

24 Februari 2026 - 18:48 WIB

Gunakan Surat Palsu Berkop DPRA, Sindikat Penipuan Proyek Rumah Duafa Rugikan Kontraktor Lebih dari Rp200 Juta —Yahdi Hasan Bantah Terlibat

24 Februari 2026 - 11:49 WIB

Bupati dan Plt Sekda Aceh Utara Bersilaturahmi dengan Kasubdit Tipikor Polda Aceh

23 Februari 2026 - 13:55 WIB

Trending di Aceh