Menu

Mode Gelap
BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional Diduga Ketua Kelompok Ternak Bukit Rata Jaya Jual 24 Ekor Sapi Bantuan DPR RI dan UPPO Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bergerak Cepat, Kasus Langsung Terungkap APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar

Aceh

Sekretaris Ika PMII Muhammad Qadri Maaszaid “Tantang” Kapolres Baru Berantas Narkoba

badge-check


					Sekretaris PMII Aceh, Mohammad Qadri Perbesar

Sekretaris PMII Aceh, Mohammad Qadri

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Pemberantasan narkoba oleh Polres Aceh Tenggara diharapkan semakin gencar, terlebih dengan pergantian pucuk pimpinan instansi ini yakni AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K, yang kini dipercaya menjadi Kapolres setempat. 

“Mudah-mudahan pemberantasan narkoba lebih gencar. Diharapkan yang ditangkap tidak hanya pemakai dan pengedar kecil, tetapi bandar besarnya,” kata Sekretaris Ika PMII Muhammad Qadri Maaszaid kepada harianpaparazzi.com, Jumat (11/04/2025).

“Kita berharap dengan gebrakan AKBP Yulhendri yang dipercaya menjadi Kapolres Aceh Tenggara. Harapan besar disematkan masyarakat kepada mantan penjabat Kasubdit 4 Ditreskrimsus Polda Aceh ini. 

Sudah menjadi rahasia umum peredaran narkoba di Aceh Tenggara begitu marak dan merajalela. Tentunya hal ini perlu menjadi perhatian serius bagi semua pihak untuk bersama-sama memeranginya. 

Mohammad Qadri berharap Polres Aceh Tenggara yang kini di bawah kepemimpinan AKBP Yulhendri akan lebih gencar lagi dalam memberantas peredaran barang haram tersebut. 

Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Aceh Tenggara sudah sangat memprihatinkan. Narkoba telah merasuk ke semua kalangan dan peredarannya bahkan hampir di setiap wilayah hampir merata dengan munculnya Bandar-bandar Narkoba yang buka secara kecil-kecilan.

“Dampak narkoba akan sangat buruk terhadap masa depan generasi muda di daerah ini. Untuk itu perlu upaya yang lebih keras memberantas narkoba demi menyelamatkan masyarakat Aceh Tenggara,” ungkap Qadri.

“Sayangnya sanksi hukum dinilai belum sepenuhnya mampu memberi efek jera bagi pelaku. Terbukti masih banyak kasus narkoba umumnya dilakukan oleh residivis atau orang yang sebelumnya juga pernah dipenjara karena terlibat narkoba,” imbuhnya.

“Meski begitu, Polres Aceh Tenggara diharapkan tidak patah semangat dalam memberantas narkoba. Justru, upaya yang dilakukan harus lebih keras sehingga mampu menekan peredarannya,” tambahnya.

Masyarakat tentu akan menunggu gebrakan Kapolres kita yang baru ini untuk mengungkap kasus dan menangkap bandar besar di Aceh Tenggara yang selama ini dikenal amat lihai dan licin nyaris tidak tersentuh hukum. 

“Saya percaya Kapolres Aceh Tenggara memiliki kemampuan yang sangat bagus dalam hal ini, apalagi beliau itu ahli dalam hipnotis, pasti sudah memiliki segudang pengalaman,” tutup Qadri. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aceh Tengah Masuki Masa Transisi Pemulihan, Kerugian Pascabencana Tembus Rp6,9 Triliun

1 Juni 2026 - 16:20 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Kesepakatan Bersama Perangi Narkotika

1 Juni 2026 - 11:18 WIB

Bupati Aceh Tenggara Pimpin Upacara Hari Kelahiran Pancasila, Ajak Warga Jaga Persatuan

1 Juni 2026 - 11:15 WIB

Rayakan Idul Adha 1447 H, Warga Dusun Buket Rata Punteut Sembelih 5 Ekor Lembu dan 5 Ekor Kambing

27 Mei 2026 - 14:45 WIB

Enam Bulan Pascabanjir, Korban Masih di Tenda, DPR RI dan Kemendagri Turun ke Aceh Tamiang

26 Mei 2026 - 14:43 WIB

Trending di Aceh