Taput, Harianpaparazzi.com – Pembentukan dan pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB) Saoloan Adiankoting serta pengurus, hadir sebagai memperkuat upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Wakil Bupati Taput Deni Lumbantoruan mengukuhkan KSB Saoloan serta pengurus yang dirangkai simulasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanggulangan bencana diikuti 275 peserta dari unsur masyarakat, serta sebelumnya dilakukan sosialisasi kebencanaan dengan 70 peserta.
Camat Adiankoting Lam Miduk Sinaga, dihubungi harianapaparazzi.com membenarkan pengukuhan KSB Saoloan beserta pengurus.
Pengurus yang dikukuhkan Ketua Aldi M. Simatupang ,Sekretaris Nur Alifik dan Bendahara Elsa M. Pandiangan yang dilengkapi koordinator bidang yang menangani evakuasi, logistik, kesehatan, hingga dapur umum,ujar Lam Miduk.
Dikutip dari grup wa diskominfo Taput seperti laporan dari Kepala Dinas Sosial PPPA Taput, Rafles Sergius Gultom, KSB Saoloan diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana di tujuh desa rawan di Kecamatan Adian Koting, yakni Desa Pagaran Lambung I, Pagaran Lambung II, Pagaran Lambung III, Pagaran Lambung IV, Desa Sibingke, Desa Pagaran Pisang, dan Desa Adiankoting.
Wabup Taput Deni Parlindungan Lumbantoruan pada apel Pengukuhan, mengatakan, pembentukan KSB bukan sekadar membentuk kepengurusan baru, melainkan membangun kekuatan masyarakat agar mampu menjadi garda terdepan dalam menghadapi bencana.
Kecamatan Adiankoting merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, cuaca ekstrem, hingga gempa bumi.
“Melalui Kampung Siaga Bencana, kita membangun masyarakat yang tangguh, mandiri, dan siap bertindak cepat untuk meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian harta benda,” pungkas Deni.
Memperkuat kesiapsiagaan masyarakat mendapat dukungan penuh dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA).
Sebagai bentuk dukungan, Kemensos RI membangun Lumbung Sosial di Desa Sibalanga yang dilengkapi stok sembako, perlengkapan dapur umum, logistik kebencanaan, serta berbagai sarana pendukung penanganan darurat.
Pemkab Taput seperti disampaikan Wabup Deni Lumbantoruan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI atas sinergi yang terjalin dalam memperkuat sistem perlindungan masyarakat dari ancaman bencana. (Marudut)







