Jakarta, Harianpaparazzi.com — Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam mempercepat penanganan dampak banjir kembali ditunjukkan melalui langkah aktif Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., atau yang akrab disapa Ayah Wa, dengan melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan guna mengoordinasikan percepatan realisasi bantuan pemerintah pusat bagi ribuan kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Kabupaten Aceh Utara. Dalam agenda itu, Bupati turut didampingi Asisten III Sekdakab Daya Albar, Kepala Dinas Sosial P3A Fakhruradhi, serta Plt. Kalaksa BPBD Aceh Utara Fauzan.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara diterima langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, menjelaskan bahwa agenda utama pertemuan tersebut membahas percepatan bantuan yang menjadi kewenangan Kementerian Sosial bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Utara.
“Kedatangan Bupati untuk berkoordinasi langsung dengan Gus Ipul terkait rencana bantuan berupa Jaminan Hidup (Jadup), stimulan ekonomi, dan bantuan isian hunian bagi warga terdampak banjir,” ujar Muntasir kepada media.
Menurutnya, langkah jemput bola yang dilakukan Bupati Aceh Utara tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat terdampak segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan untuk pemulihan pascabencana.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Sosial RI turut memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Aceh Utara di bawah kepemimpinan Ismail A. Jalil dan Tarmizi (Panyang). Mensos menilai proses penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh Utara berjalan cukup tertib dan sistematis, khususnya dalam proses pendataan masyarakat terdampak.
Pendataan dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga proses validasi di Posko BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara. Seluruh tahapan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Muntasir menjelaskan, pada tahap pertama, data penerima bantuan yang telah melewati proses verifikasi, validasi, serta penyepadanan dengan data Disdukcapil mencakup sebanyak 667 kepala keluarga.
Sementara pada tahap kedua, jumlah penerima bantuan tercatat sebanyak 4.043 kepala keluarga.
“Data ini telah ditetapkan oleh Bupati dan ditandatangani bersama oleh unsur Forkopimda, yakni Kapolres, Dandim, dan Kajari sebelum diusulkan ke pemerintah pusat,” jelasnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara saat ini juga terus mengawal usulan tahap ketiga yang mencakup sebanyak 58.528 kepala keluarga dan sedang dalam proses realisasi di tingkat pusat.
Bupati Aceh Utara berharap bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dan bantuan lainnya dapat segera dicairkan agar masyarakat penyintas banjir dapat memanfaatkannya untuk mendukung pemulihan ekonomi keluarga pascabencana.
“Bupati mengapresiasi seluruh tim yang telah bekerja maksimal dalam menyiapkan data dan berharap bantuan ini bisa terealisasi sebelum Lebaran,” tutup Muntasir.
Langkah cepat dan koordinasi intensif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam menghadirkan pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus memastikan bantuan pemerintah dapat tersalurkan secara tepat, transparan, dan berkeadilan. (Advertorial)







