Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Aceh

Dinilai Cari Panggung, Ketua IPMAT Banda Aceh Dikritik soal Tudingan Penanganan Bencana di Aceh Tenggara Lamban

badge-check


					Pindra Ramadani. (harianpaparazzi.com/dok) Perbesar

Pindra Ramadani. (harianpaparazzi.com/dok)

Aceh Tenggara, Harianpaparazzi.com – Bencana banjir dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tenggara beberapa bulan lalu mendapat berbagai tanggapan dari masyarakat.

Pindra Ramadani, warga Kecamatan Ketambe, menilai Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara telah bekerja maksimal dalam penanganan bencana bagi masyarakat terdampak di sejumlah wilayah. Hal tersebut disampaikannya pada Rabu, (7/1/2026).

Ia mengapresiasi kinerja Pemkab Aceh Tenggara dalam menyalurkan bantuan sandang dan pangan kepada korban banjir.

“Saya akui pemerintah sudah sangat responsif dalam penanganan bencana banjir dan banjir bandang. Bantuan sandang dan pangan telah disalurkan dan tepat sasaran,” ujar Pindra.

Terkait pernyataan Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Banda Aceh, Sabaruddin, yang menuding pemerintah daerah lamban dalam penanganan bencana, Pindra menilai hal tersebut tidak benar.

“Pernyataan Ketua IPMAT Banda Aceh yang menyudutkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara itu sangat keliru,” tegasnya.

Pindra juga menyesalkan sikap dan pernyataan Ketua IPMAT Banda Aceh yang dinilainya tidak disertai aksi nyata di lapangan.

“Menyudutkan pemerintah tanpa berbuat apa-apa, saya menduga pernyataan tersebut hanya untuk mencari panggung,” katanya.

Menurut Pindra, sejak awal bencana terjadi, unsur TNI, Polri, serta pemerintah daerah telah hadir langsung membantu masyarakat terdampak banjir dan banjir bandang.

“TNI, Polri, dan pemerintah daerah sangat responsif membantu penanganan banjir. Sementara Ketua IPMAT Banda Aceh hanya melihat dari kejauhan dan justru menyudutkan pemerintah,” ujarnya.

Ia mempertanyakan kontribusi pihak-pihak yang mengkritik pemerintah daerah tanpa terlibat langsung dalam penanganan bencana.

“Sudah lebih dari satu bulan bencana melanda Aceh Tenggara. Apa yang sudah mereka perbuat untuk korban banjir?” tambahnya.

Selain penyaluran bantuan, Pindra menyebut pemerintah daerah juga berupaya membuka kembali akses desa yang sempat terputus akibat banjir agar roda perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan.

“Kami cukup puas dengan penanganan dari pemerintah daerah. Jika tidak membantu, setidaknya jangan mengambil keuntungan di atas bencana yang kami alami,” pungkasnya. (M Yusuf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Paktam” Harus Dievaluasi: Konten TikTok di Jam Dinas dan Informasi Keliru Ancam Citra Bupati Aceh Utara

11 April 2026 - 23:50 WIB

Mahasiswa Laporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penghasutan

10 April 2026 - 21:55 WIB

RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara

10 April 2026 - 13:54 WIB

Polres Lhokseumawe Gagalkan Transaksi Sabu 1,5 Kg, Satu Pelaku Ditangkap Tiga DPO

8 April 2026 - 13:33 WIB

KINERJA INSPEKTORAT DINILAI LAMBAT DAN LEMAH, WARGA ATU GAJAH REJE GURU DESAK USUT DUGAAN KORUPSI MANTAN REJE

7 April 2026 - 17:01 WIB

Trending di Aceh