Menu

Mode Gelap
Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat

News

Peredaran Sabu Kian Parah, Warga dan Aktivis Desak Kapolda Sumut Evaluasi Kapolres Labuhan Batu

badge-check


					Peredaran Sabu Kian Parah, Warga dan Aktivis Desak Kapolda Sumut Evaluasi Kapolres Labuhan Batu Perbesar

Medan — harianpaparazzi.com | Massa dari Pimpinan Pusat Kesatuan Masyarakat Muda Mandiri Sumatera Utara (PP KM3 SU) mendatangi Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara pada (9/12/2025). Mereka mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mencopot Kapolres Labuhan Batu AKBP Choky Sentosa Meliala karena dinilai abai dalam menangani maraknya peredaran sabu.

Aksi tersebut muncul setelah masyarakat mengaku jenuh dengan semakin bebasnya para pengedar narkoba. Menurut mereka, peredaran sabu semakin tidak terkendali, bahkan diduga berlangsung tanpa penindakan tegas dari aparat di bawah komando Kapolres Labuhan Batu.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebut situasi itu sudah kelewatan. Ia menilai aparat seakan membiarkan peredaran sabu yang beroperasi pagi, siang, dan malam. Lebih miris lagi, salah satu lokasi peredaran berada tepat di samping TK Marhamah.

“Jaraknya hanya sekitar lima kilometer dari Mapolres, tapi polisi diduga diam saja. Seolah-olah sabu sudah legal,” ujarnya.

Di wilayah Padang Bulan, masyarakat mengidentifikasi tiga titik peredaran sabu yang diduga dikendalikan oleh beberapa inisial pelaku:

  1. Jalan Nenas, diduga dikendalikan oleh inisial Gus, berada di belakang bengkel Wak Medan.
  2. Depan Haji Toguan, diduga dikendalikan oleh inisial U dan D.
  3. Samping TK Marhamah, diduga dikendalikan oleh inisial J.

Seluruh lokasi tersebut disebut berada di bawah jaringan bandar besar berinisial RF dan seseorang yang disebut sebagai ish** b**t.

Ketua PP KM3 SU, Dika Afriansyah, meminta Polda Sumut segera menurunkan personel Direktorat Narkoba untuk menindak para pelaku. Ia juga mendesak evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Polres Labuhan Batu.

“Kami meminta agar Kapolres Labuhan Batu dicopot karena dianggap tidak mampu memberantas narkoba, yang jelas-jelas musuh negara,” tegas Dika.

Ia juga menambahkan bahwa Kapolres Labuhan Batu dan Kasat Narkoba Iwan Masyhuri perlu diperiksa karena diduga menerima aliran uang hasil peredaran narkoba. Menurutnya, situasi di Labuhan Batu kini sudah tidak kondusif dan berada dalam kondisi darurat narkoba.

Dengan desakan ini, massa berharap Polda Sumut bertindak cepat demi memulihkan keamanan dan memberantas jaringan sabu yang meresahkan masyarakat. (Ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Satresnarkoba Polres Batu Bara Dini Hari Berujung Penangkapan Dua Pemuda

30 Januari 2026 - 12:27 WIB

Dari Sumut ke Dunia Internasional, Febby Chintya Simanjuntak Bersinar di CYLC 2026

30 Januari 2026 - 11:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Dasar, Kejaksaan Negeri Batu Bara Gelar Jaksa Mengajar Bahasa Inggris

29 Januari 2026 - 11:39 WIB

FWK Ingatkan Pemerintah, Cabut 28 Izin Perusahaan, Tegakkan Hukum Bukan ‘Lip Service’

22 Januari 2026 - 11:48 WIB

Kolaborasi SMSI Batu Bara–Kejari: Sinergi Hukum dan Pengembangan SDM untuk Kemajuan Daerah

14 Januari 2026 - 16:00 WIB

Trending di News