Menu

Mode Gelap
Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon?

News

Peredaran Sabu Kian Parah, Warga dan Aktivis Desak Kapolda Sumut Evaluasi Kapolres Labuhan Batu

badge-check


					Peredaran Sabu Kian Parah, Warga dan Aktivis Desak Kapolda Sumut Evaluasi Kapolres Labuhan Batu Perbesar

Medan — harianpaparazzi.com | Massa dari Pimpinan Pusat Kesatuan Masyarakat Muda Mandiri Sumatera Utara (PP KM3 SU) mendatangi Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara pada (9/12/2025). Mereka mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mencopot Kapolres Labuhan Batu AKBP Choky Sentosa Meliala karena dinilai abai dalam menangani maraknya peredaran sabu.

Aksi tersebut muncul setelah masyarakat mengaku jenuh dengan semakin bebasnya para pengedar narkoba. Menurut mereka, peredaran sabu semakin tidak terkendali, bahkan diduga berlangsung tanpa penindakan tegas dari aparat di bawah komando Kapolres Labuhan Batu.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebut situasi itu sudah kelewatan. Ia menilai aparat seakan membiarkan peredaran sabu yang beroperasi pagi, siang, dan malam. Lebih miris lagi, salah satu lokasi peredaran berada tepat di samping TK Marhamah.

“Jaraknya hanya sekitar lima kilometer dari Mapolres, tapi polisi diduga diam saja. Seolah-olah sabu sudah legal,” ujarnya.

Di wilayah Padang Bulan, masyarakat mengidentifikasi tiga titik peredaran sabu yang diduga dikendalikan oleh beberapa inisial pelaku:

  1. Jalan Nenas, diduga dikendalikan oleh inisial Gus, berada di belakang bengkel Wak Medan.
  2. Depan Haji Toguan, diduga dikendalikan oleh inisial U dan D.
  3. Samping TK Marhamah, diduga dikendalikan oleh inisial J.

Seluruh lokasi tersebut disebut berada di bawah jaringan bandar besar berinisial RF dan seseorang yang disebut sebagai ish** b**t.

Ketua PP KM3 SU, Dika Afriansyah, meminta Polda Sumut segera menurunkan personel Direktorat Narkoba untuk menindak para pelaku. Ia juga mendesak evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Polres Labuhan Batu.

“Kami meminta agar Kapolres Labuhan Batu dicopot karena dianggap tidak mampu memberantas narkoba, yang jelas-jelas musuh negara,” tegas Dika.

Ia juga menambahkan bahwa Kapolres Labuhan Batu dan Kasat Narkoba Iwan Masyhuri perlu diperiksa karena diduga menerima aliran uang hasil peredaran narkoba. Menurutnya, situasi di Labuhan Batu kini sudah tidak kondusif dan berada dalam kondisi darurat narkoba.

Dengan desakan ini, massa berharap Polda Sumut bertindak cepat demi memulihkan keamanan dan memberantas jaringan sabu yang meresahkan masyarakat. (Ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi SMSI Batu Bara–Kejari: Sinergi Hukum dan Pengembangan SDM untuk Kemajuan Daerah

14 Januari 2026 - 16:00 WIB

Universitas Mercu Buana Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke 11 Desa Terdampak Banjir Bandang di Aceh

10 Januari 2026 - 17:36 WIB

Bupati Batu Bara Raih Anugerah Sahabat Pers Indonesia dari SMSI

8 Januari 2026 - 12:07 WIB

Informasi Penanganan Banjir Aceh Utara Tak Satu Pintu, Publik Bingung di Tengah Krisis Kemanusiaan

24 Desember 2025 - 19:57 WIB

Bantuan Tepat Sasaran Kodim 0208/Asahan Tuai Apresiasi dari Masyarakat Agam

22 Desember 2025 - 11:50 WIB

Trending di News