Menu

Mode Gelap
Perlintasan Simpang Durian Kembali Berduka, Pejalan Kaki Tewas Disambar Kereta Api Aceh Tengah Masuki Masa Transisi Pemulihan, Kerugian Pascabencana Tembus Rp6,9 Triliun BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional Diduga Ketua Kelompok Ternak Bukit Rata Jaya Jual 24 Ekor Sapi Bantuan DPR RI dan UPPO Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bergerak Cepat, Kasus Langsung Terungkap

Aceh

Puluhan Warga Langsa Mengaku Rugi Puluhan milyar Akibat Transaksi Emas

badge-check


					Puluhan Warga Langsa Mengaku Rugi Puluhan milyar Akibat Transaksi Emas Perbesar

Langsa, Harianpaparazzi – Puluhan warga di Kota Langsa mengaku mengalami kerugian akibat transaksi emas yang mereka lakukan dengan seorang pria berinisial H.A., warga Kampung Daulat. Kasus ini mencuat setelah beberapa warga melapor ke pihak kepolisian dan menyampaikan kesaksian mereka kepada media.

Diduga Terlibat Tempahan dan Titipan Emas Bermasalah

Menurut penuturan Mahdi, salah seorang korban, transaksi tersebut meliputi tempahan emas dengan janji pengerjaan selama satu bulan, skema investasi dengan iming-iming keuntungan tinggi, serta penitipan emas mirip sistem gadai.

“Contohnya, ada warga yang menitipkan emas sebanyak 20 mayam dan menerima uang sekitar Rp10 juta. Namun, saat ingin menebusnya kembali, pihak yang menerima emas tidak bisa dihubungi lagi,” ujar Mahdi.

Sudah Dilaporkan ke Polisi, Korban Masih Menunggu Kejelasan

H.A. disebut sudah tidak diketahui keberadaannya sejak pertengahan 2022. Para korban mengaku telah menyampaikan laporan ke Polres Langsa, namun hingga kini belum memperoleh kejelasan terkait tindak lanjut proses hukumnya.

“Sampai sekarang belum ada informasi apakah laporan kami diproses, atau malah dihentikan. Masyarakat hanya ingin keadilan ditegakkan,” tambah Mahdi.

Pihak Terlapor Belum Dikonfirmasi

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak terlapor belum membuahkan hasil. Pihak keluarga maupun pengacara yang mewakili H.A. juga belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan tersebut.

Para korban berharap kasus ini segera mendapat perhatian dari pihak berwenang agar tidak terjadi kerugian serupa di kemudian hari.(Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dalam Rangka Menyambut Milad UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, FEBI Gelar PKM Berkolaborasi dengan IAEB

7 Juni 2026 - 14:20 WIB

Data Bencana Simpang Siur, Camat Cot Girek Sebut Satu Korban Tewas, Pemkab Aceh Utara Masih Nihil Laporan Jiwa

6 Juni 2026 - 15:59 WIB

Korban Banjir Aceh Tamiang Menanti Realisasi Bantuan, Huntara dan Pemulihan Ekonomi Jadi Harapan Utama

5 Juni 2026 - 19:03 WIB

Satgas PPA Seret Dugaan Kejanggalan Kantor Bupati dan Gedung DPRK Aceh Timur ke Ranah Hukum

5 Juni 2026 - 18:56 WIB

3.373 KK Kehilangan Rumah, Pemulihan Aceh Tengah Masih Bergantung Perbaikan Infrastruktur

5 Juni 2026 - 16:24 WIB

Trending di Aceh