Menu

Mode Gelap
Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan

Aceh

Puluhan Warga Langsa Mengaku Rugi Puluhan milyar Akibat Transaksi Emas

badge-check

Puluhan Warga Langsa Mengaku Rugi Puluhan milyar Akibat Transaksi Emas Perbesar

Langsa, Harianpaparazzi – Puluhan warga di Kota Langsa mengaku mengalami kerugian akibat transaksi emas yang mereka lakukan dengan seorang pria berinisial H.A., warga Kampung Daulat. Kasus ini mencuat setelah beberapa warga melapor ke pihak kepolisian dan menyampaikan kesaksian mereka kepada media.

Diduga Terlibat Tempahan dan Titipan Emas Bermasalah

Menurut penuturan Mahdi, salah seorang korban, transaksi tersebut meliputi tempahan emas dengan janji pengerjaan selama satu bulan, skema investasi dengan iming-iming keuntungan tinggi, serta penitipan emas mirip sistem gadai.

“Contohnya, ada warga yang menitipkan emas sebanyak 20 mayam dan menerima uang sekitar Rp10 juta. Namun, saat ingin menebusnya kembali, pihak yang menerima emas tidak bisa dihubungi lagi,” ujar Mahdi.

Sudah Dilaporkan ke Polisi, Korban Masih Menunggu Kejelasan

H.A. disebut sudah tidak diketahui keberadaannya sejak pertengahan 2022. Para korban mengaku telah menyampaikan laporan ke Polres Langsa, namun hingga kini belum memperoleh kejelasan terkait tindak lanjut proses hukumnya.

“Sampai sekarang belum ada informasi apakah laporan kami diproses, atau malah dihentikan. Masyarakat hanya ingin keadilan ditegakkan,” tambah Mahdi.

Pihak Terlapor Belum Dikonfirmasi

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak terlapor belum membuahkan hasil. Pihak keluarga maupun pengacara yang mewakili H.A. juga belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan tersebut.

Para korban berharap kasus ini segera mendapat perhatian dari pihak berwenang agar tidak terjadi kerugian serupa di kemudian hari.(Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Setahun Disidik, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Dokumen Pembayaran BLT Gampong Blang Majron Berakhir SP3, Temuan Audit Rp107,8 Juta Jadi Sorotan

25 Juli 2026 - 19:59 WIB

Tokoh Masyarakat Darul Ihsan Desak Pemerintah Segera Legalkan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

19 Juli 2026 - 19:16 WIB

Konflik Cot Girek Memasuki Titik Kritis, Nasib 500 Pekerja dan Perpanjangan HGU Berkejaran dengan Waktu

17 Juli 2026 - 22:52 WIB

Latih Kesiapsiagaan, PHE NSO Edukasi Anak Desa Kuala Cangkoi Tanggap Bencana

16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Sukseskan Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Sekolah TK Al Jabal Nur

16 Juli 2026 - 12:34 WIB

Trending di Aceh