Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Aceh

Pengobatan Massal Pasca Banjir di Desa Lung Tuha Jambo Aye: Tim Medis Malaysia dan Aceh Utara Terjun ke Lapangan

badge-check


					Pengobatan Massal Pasca Banjir di Desa Lung Tuha Jambo Aye: Tim Medis Malaysia dan Aceh Utara Terjun ke Lapangan Perbesar

ACEH UTARA, Harianpaparazzi.com – Upaya penanganan kesehatan pasca banjir terus dilakukan di berbagai titik terdampak. Pada Rabu (3/12/2025), pengobatan massal digelar di Desa Lung Tuha, Kecamatan Jambo Aye, Aceh Utara, melibatkan kolaborasi lintas lembaga, baik dari dalam maupun luar negeri.

Tim medis dari NGO BSR Malaysia hadir langsung ke lokasi untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga yang mulai mengalami berbagai keluhan pasca banjir, seperti infeksi kulit, gangguan pernapasan, diare, serta penyakit akut lainnya yang rentan muncul saat masa pascabanjir.

Kegiatan ini turut didukung oleh tim kesehatan Aceh Utara, serta sejumlah pejabat dan tenaga medis dari rumah sakit daerah. Hadir di lokasi, Syafi’i, Wakil Direktur Umum RSU Jiwa Banda Aceh, yang memantau langsung jalannya pengobatan massal.

Selain itu, Saiful Amri, Kabid Keperawatan RSU Cut Meutia Aceh Utara, juga ikut turun bersama tim perawat untuk memastikan seluruh layanan kesehatan berjalan cepat dan efektif.

“Kami melihat banyak warga yang mulai mengeluh demam, batuk, gatal-gatal, dan kelelahan. Pengobatan massal ini penting untuk mencegah munculnya wabah penyakit pasca banjir,” ujar salah satu petugas medis di lokasi.

Warga Lung Tuha menyambut antusias kehadiran tim kesehatan tersebut. Dalam situasi sulit setelah tempat tinggal dan aktivitas terganggu banjir, pelayanan medis gratis ini dianggap sebagai bentuk perhatian yang sangat diperlukan.

Hingga sore hari, ratusan warga telah mendapatkan pelayanan pemeriksaan umum, pemberian obat, hingga konseling kesehatan terkait kebersihan lingkungan dan pencegahan penyakit.

Pemerintah daerah bersama NGO dan lembaga kesehatan berkomitmen untuk melanjutkan pelayanan serupa di desa-desa lain yang masih terdampak banjir di wilayah Aceh Utara.( Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejari Aceh Timur Dalami Dugaan Pengalihan Lahan dan Tidak Setor PAD oleh KSO PT Wajar Corpora

17 April 2026 - 21:20 WIB

Kapolda Aceh Terima Audiensi Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh

17 April 2026 - 15:12 WIB

Pembukaan Lahan Sawit Masif Picu Banjir, Petani Menjerit Menanggung Kerugian

16 April 2026 - 17:08 WIB

Janji Bantuan Mengalir, Petani Menjerit Gagal Tanam di Aceh Utara

16 April 2026 - 15:18 WIB

“Paktam” Harus Dievaluasi: Konten TikTok di Jam Dinas dan Informasi Keliru Ancam Citra Bupati Aceh Utara

11 April 2026 - 23:50 WIB

Trending di Aceh