Menu

Mode Gelap
Intensitas Hujan Memuncak, Banjir Besar Kepung Lhokseumawe dan Sekitarnya Abrasi Lhok Puuk Masuki Fase Darurat: 38 Rumah Hilang, Ribuan Warga Terancam, Mualem Turun ke Lokasi, Politik Anggaran Mulai terlihat jelas Pencurian Rokok Lintas Provinsi Terbongkar Sindikat “Spesialis Gudang Nikotin” di Aceh – Sumut Misteri Penembakan Muhammad Nasir di Alue Lim: Utang Piutang dan Modus Terencana Pelaku Harga Emas di Aceh Utara “memanas” Miris, Bocah 13 Tahun Dirudapaksa Ayah Kandung di Dalam Rumah Sendiri

Aceh

Masyarakat Aceh Tenggara Keluhkan Kelangkaan Pertalite

badge-check


					Antrian Di SPBU Lawe Kihing Aceh Tenggara Perbesar

Antrian Di SPBU Lawe Kihing Aceh Tenggara

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Aceh Tenggara dalam beberapa hari terakhir diwarnai antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU maupun Pertashop.

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Solar, hingga Pertamax membuat masyarakat harus rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan pasokan.

Pertalite yang biasanya paling banyak dicari kini semakin sulit ditemukan. Kondisi ini memaksa warga beralih menggunakan Pertamax. Akibatnya, Pertashop yang sebelumnya sepi kini ikut dipadati pembeli.

Rusdi, warga Lawe Sumur, mengaku bingung dengan kelangkaan BBM yang mendadak terjadi. Meski harus antre panjang, ia tetap bertahan.

“Kami sudah beberapa hari kesulitan mencari Pertalite, terpaksa pakai Pertamax. Walaupun harus antre sampai berjam-jam, mau tidak mau dijalani. Yang penting kendaraan bisa jalan,” ujar Rusdi kepada harianpaparazzi.com, Jumat (03/10/2025).

Menurut Rusdi, antrean kali ini jauh lebih padat dibanding hari-hari biasanya. Banyak warga yang bergantung pada kendaraan untuk bekerja terpaksa ikut antre demi tidak kehilangan penghasilan.

“Kami berharap pemerintah segera mencari solusi. Kalau terus begini, masyarakat makin sulit. Pekerja harian yang butuh kendaraan jelas sangat terdampak,” tambahnya.

Pantauan harianpaparazzi.com di lapangan, antrean panjang tampak hampir di beberapa SPBU. Kendaraan mengular hingga ke badan jalan, sementara Pertashop dipadati warga yang bergantian mengisi Pertamax.

Meski kondisi ini melelahkan, masyarakat tetap bertahan. Bagi mereka, BBM bukan sekadar kebutuhan, melainkan penopang utama roda perekonomian sehari-hari. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mendagri Tito Tiba di Lhokseumawe, Wali Kota Sayuti Abubakar Paparkan Penanganan Terkini Pascabencana

30 November 2025 - 18:32 WIB

YARA Minta Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Aceh, Sumut & Sumbar

30 November 2025 - 15:47 WIB

Mualem: Pemerintah Aceh Maksimalkan Segala Upaya Tangani Banjir Besar yang Melanda Seluruh Aceh

30 November 2025 - 15:06 WIB

Heroik, TNI AU Satrad 102 dan Tim Medis RSU Cut Meutia Antarkan Jenazah Menembus Banjir Besar di Aceh Utara

29 November 2025 - 13:16 WIB

Tangki PGE Terbakar: Kerugian Rakyat Aceh, Petinggi PGE dan BPMA Harus Bertanggung Jawab!

25 November 2025 - 19:59 WIB

Trending di Aceh