Menu

Mode Gelap
RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah Empat Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ditahan di Rutan Militer Berkeamanan Tinggi

Aceh

Diduga Komplotan Penipu Berkedok Program Rumah Duafa Berkeliaran di Lhokseumawe, Sejumlah Kontraktor Mengaku Jadi Korban

badge-check


					Diduga Komplotan Penipu Berkedok Program Rumah Duafa Berkeliaran di Lhokseumawe, Sejumlah Kontraktor Mengaku Jadi Korban Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi.com — Sejumlah kontraktor di Kota Lhokseumawe mengaku menjadi korban dugaan penipuan yang mengatasnamakan program pembangunan rumah bagi kaum duafa. Komplotan tersebut diduga menjalankan aksinya dengan modus menawarkan proyek pembangunan rumah bantuan kepada para kontraktor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber, komplotan tersebut diduga dipimpin oleh seseorang berinisial Z. Pelaku disebut-sebut melakukan pendekatan kepada para kontraktor dengan cara melobi dan menjanjikan proyek pembangunan rumah duafa dalam jumlah tertentu.

Setelah para kontraktor tertarik untuk ikut serta dalam proyek tersebut, para pelaku kemudian meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan, mulai dari biaya administrasi, pengurusan berkas, hingga operasional kegiatan.

Salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa uang yang dikumpulkan dari para kontraktor diduga disetorkan kepada pimpinan kelompok tersebut.

“Awalnya dijanjikan proyek pembangunan rumah duafa. Setelah itu diminta sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi dan operasional. Belakangan baru diketahui diduga ini bagian dari modus penipuan,” ujar sumber tersebut.

Hingga saat ini, jumlah kontraktor yang diduga menjadi korban serta total kerugian yang dialami masih dalam proses pendataan. Beberapa korban disebut tengah mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum.

Para korban diimbau segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lhokseumawe agar kasus ini dapat diproses secara hukum dan tidak menimbulkan korban lain.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penipuan berkedok program rumah duafa tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena program bantuan rumah bagi kaum duafa selama ini identik dengan kegiatan sosial dan kemanusiaan. Jika dugaan ini terbukti, maka tindakan tersebut dinilai mencederai kepercayaan masyarakat terhadap program sosial yang seharusnya membantu warga kurang mampu.

(Tri Nugroho Panggabean)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Paktam” Harus Dievaluasi: Konten TikTok di Jam Dinas dan Informasi Keliru Ancam Citra Bupati Aceh Utara

11 April 2026 - 23:50 WIB

Mahasiswa Laporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penghasutan

10 April 2026 - 21:55 WIB

RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara

10 April 2026 - 13:54 WIB

Polres Lhokseumawe Gagalkan Transaksi Sabu 1,5 Kg, Satu Pelaku Ditangkap Tiga DPO

8 April 2026 - 13:33 WIB

KINERJA INSPEKTORAT DINILAI LAMBAT DAN LEMAH, WARGA ATU GAJAH REJE GURU DESAK USUT DUGAAN KORUPSI MANTAN REJE

7 April 2026 - 17:01 WIB

Trending di Aceh