Menu

Mode Gelap
Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit Oknum Pendeta Ditahan Polres Taput Diduga Pelaku Pedofilia Restrukturisasi Pengurus PWI Batu Bara, Perkuat Fondasi Organisasi untuk Tingkatkan Kualitas Pers

Aceh

Diduga Komplotan Penipu Berkedok Program Rumah Duafa Berkeliaran di Lhokseumawe, Sejumlah Kontraktor Mengaku Jadi Korban

badge-check


					Diduga Komplotan Penipu Berkedok Program Rumah Duafa Berkeliaran di Lhokseumawe, Sejumlah Kontraktor Mengaku Jadi Korban Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi.com — Sejumlah kontraktor di Kota Lhokseumawe mengaku menjadi korban dugaan penipuan yang mengatasnamakan program pembangunan rumah bagi kaum duafa. Komplotan tersebut diduga menjalankan aksinya dengan modus menawarkan proyek pembangunan rumah bantuan kepada para kontraktor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber, komplotan tersebut diduga dipimpin oleh seseorang berinisial Z. Pelaku disebut-sebut melakukan pendekatan kepada para kontraktor dengan cara melobi dan menjanjikan proyek pembangunan rumah duafa dalam jumlah tertentu.

Setelah para kontraktor tertarik untuk ikut serta dalam proyek tersebut, para pelaku kemudian meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan, mulai dari biaya administrasi, pengurusan berkas, hingga operasional kegiatan.

Salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa uang yang dikumpulkan dari para kontraktor diduga disetorkan kepada pimpinan kelompok tersebut.

“Awalnya dijanjikan proyek pembangunan rumah duafa. Setelah itu diminta sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi dan operasional. Belakangan baru diketahui diduga ini bagian dari modus penipuan,” ujar sumber tersebut.

Hingga saat ini, jumlah kontraktor yang diduga menjadi korban serta total kerugian yang dialami masih dalam proses pendataan. Beberapa korban disebut tengah mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum.

Para korban diimbau segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lhokseumawe agar kasus ini dapat diproses secara hukum dan tidak menimbulkan korban lain.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penipuan berkedok program rumah duafa tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena program bantuan rumah bagi kaum duafa selama ini identik dengan kegiatan sosial dan kemanusiaan. Jika dugaan ini terbukti, maka tindakan tersebut dinilai mencederai kepercayaan masyarakat terhadap program sosial yang seharusnya membantu warga kurang mampu.

(Tri Nugroho Panggabean)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Pelestarian Ekosistem, PHE NSO Tanam Ratusan Mangrove dan Tebar 700 Bibit Kepiting

18 Juni 2026 - 14:58 WIB

Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana

17 Juni 2026 - 14:43 WIB

DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal

15 Juni 2026 - 19:20 WIB

Kepala Desa Suka Damai Bantah Pernah Ancam dan Warga dan Tebang Tanaman

15 Juni 2026 - 19:14 WIB

Satgas PPA Kecam Dugaan Penganiayaan Konsumen oleh Oknum Kolektor FIF di Aceh Utara

14 Juni 2026 - 18:14 WIB

Trending di Aceh