Menu

Mode Gelap
Polres Taput Sita 112 Paket Ganja, 2 Kurir Turut Diamankan  Kejari Batu Bara Bongkar Kasus Proyek Jalan Rp43 Miliar, 12 Terdakwa Dituntut, Negara Rugi Rp6 Miliar Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit

Aceh

Kecelakaan Kerja, Basarnas Aceh Evakuasi 1 Orang Crew Kapal Tanker MV. Ocean Virginia Berbendera Panama

badge-check


					Kecelakaan Kerja, Basarnas Aceh Evakuasi 1 Orang Crew Kapal Tanker MV. Ocean Virginia Berbendera Panama Perbesar

Banda Aceh – Harianpaparazzi.com I Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banda Aceh melakukan Medical Evakuasi (Medevac) terhadap 1 orang Crew Kapal Tanker MV. Ocean Virginia di Perairan Selat Benggala pada Jum’at, (24/05/2024).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh Al Hussain kepada media ini mengatakan, “Pada Kamis, 16 Mei 2024, sekitar pukul 11.35 WIB, Kapal MT. Ocean Virginia melakukan pelayaran dari Port Kandla (India) menuju Port Incheon (Korea Selatan),” katanya.

“Ditengah pelayaran, Jum’at (24/5), seorang crew kapal mengalami luka pada ketiga jarinya akibat kecelakaan kerja, sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut,” sebutnya.

Adapun 1 Crew Kapal Tanker yang berbendera Panama tersebut yaitu Mr. JYM Cabardo Del Socorro (53) berjenis kelamin pria dan berpaspor Filipina.

Lebih lanjut Al Hussain menjelaskan, setelah menerima informasi dari Agen Kapal tentang permintaan Medevac MV. Ocean Virginia, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh memberangkatkan Tim Rescue Basarnas bersama Potensi SAR dari Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh menggunakan KN. SAR Kresna 232 menuju titik evakuasi.

“Sesampainya dititik evakuasi, Tim SAR Gabungan kemudian melakukan evakuasi terhadap korban dan berhasil dengan selamat,” ungkapnya.

“Dari Hasil Pemeriksaan Balai Karantina Kesehatan Kelas I Banda Aceh bahwa Korban mengalami Cidera Tangan bagian kiri pada bagian ruas jari. Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Pelabuhan Ulele Banda Aceh,” sebutnya

“Pukul 16.30 WIB, KN SAR Kresna bersama Tim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, Selanjutnya korban diserahkan kepada Pihak Balai Karantina Kesehatan Kelas I Banda Aceh untuk dievakuasi menuju RSUD Zainal Abidin guna pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.” Pungkasnya

Adapun unsur yang terlibat dalam Operasi Medevac Tim SAR Gabungan yaitu Basarnas Banda Aceh, Polsek Ulee Lheue, BKK Kelas I Banda Aceh, Pos AL Lampulo, Agen Kapal, Satgas SAR, Orari, Rapi serta sejumlah awak Media. (ZUL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Danone Indonesia Bangun Sumur Bor untuk RSUD Cut Meutia, Dukung Ketersediaan Air Bersih di Aceh Utara

24 Juni 2026 - 10:14 WIB

Camat Idi Rayeuk Belum Beri Klarifikasi Terkait Dugaan Pengumpulan Dana Peringatan 1 Muharram

23 Juni 2026 - 08:37 WIB

Kabar Pemutusan Kontrak KSO Sudah Beredar, Mengapa Surat Resmi Masih Belum Terbit?

20 Juni 2026 - 22:55 WIB

Bantuan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir Rp1 Triliun Mulai Disalurkan, 99 Ribu Jiwa Terima Jadup

19 Juni 2026 - 19:16 WIB

Dukung Pelestarian Ekosistem, PHE NSO Tanam Ratusan Mangrove dan Tebar 700 Bibit Kepiting

18 Juni 2026 - 14:58 WIB

Trending di Aceh