Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Kebakaran Rumah Kayu di Lhokseumawe, 1 Meninggal Dunia dan 2 Luka Bakar

badge-check


					Kebakaran Rumah Kayu di Lhokseumawe, 1 Meninggal Dunia dan 2 Luka Bakar Perbesar

LHOKSEUMAWE – harianpaparazzi.com – Sebuah rumah kayu beratap rumbia dengan luas di Dusun B, Desa Cot Trieng, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe dilaporkan terbakar, Rabu (05/6/2024) sekira pukul 21.30 WIB.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, S.I.K melalui Kapolsek Muara Satu Iptu Syadli mengatakan, Saat itu suami korban Pemilik rumah, Safrizal (28 tahun) tidak berada dirumah. sementara korban istrinya dan anaknya yaitu Putri Irmanda (22 tahun), Muhammad Kinzi (5 bulan) dan Fida (2 tahun 5 bulan).

Lebih lanjut, menurut keterangan saksi, sebut Kapolsek, kebakaran tersebut terjadi ketika Putri Irmanda dan kedua anaknya berada di dalam rumah. Saat api mulai melanda, Putri Irmanda dan kedua anaknya terluka akibat luka bakar. Sayangnya, Fida meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Saat kejadian, Sebut Kapolsek, warga sekitar berusaha memadamkan api secara manual, namun upaya tersebut tidak berhasil dan api membesar dengan cepat. Pihak berwenang, termasuk petugas pemadam kebakaran dari Kota Lhokseumawe, juga kesulitan mencapai lokasi kebakaran karena akses jalan yang tidak memungkinkan.

Kedua korban luka bakar, Kata Kapolsek, Putri Irmanda dan Muhammad Kinzi, segera dilarikan ke Puskesmas Padang Sakti dan kemudian dirujuk ke RS Arun Lhokseumawe untuk perawatan medis intensif. Sementara itu, jenazah Fida ditemukan dalam keadaan hangus dan langsung dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.

Diduga, kebakaran tersebut disebabkan oleh penggunaan obat nyamuk bakar di dalam rumah. Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai 25 juta rupiah. Meskipun mengalami tragedi besar, pihak keluarga telah memilih untuk ikhlas dan menerima kejadian tersebut sebagai takdir, pungkasnya.(Rasyidin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kritik Keras Warga, Pemerintah Dinilai Lemah Tindak Penambangan Liar di Geureudong Pase

18 Februari 2026 - 22:56 WIB

PT Pembangunan Lhokseumawe Raih Opini WTP atas Laporan Keuangan 2025

18 Februari 2026 - 18:10 WIB

Harga Daging Meugang di Punteut Turun Dibanding Tahun Lalu, Warga Tetap Serbu Pasar Jelang Ramadhan

18 Februari 2026 - 12:45 WIB

Satpol PP dan WH Agara Razia Kedai Tuak, Empat Orang Perempuan Diamankan 

18 Februari 2026 - 09:00 WIB

Harapan Meugang untuk Korban Banjir, Pemerintah Siapkan Daging bagi 95 Ribu KK di Aceh Tamiang

15 Februari 2026 - 22:50 WIB

Trending di Aceh