Menu

Mode Gelap
Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit Oknum Pendeta Ditahan Polres Taput Diduga Pelaku Pedofilia Restrukturisasi Pengurus PWI Batu Bara, Perkuat Fondasi Organisasi untuk Tingkatkan Kualitas Pers

Aceh

Jembatan Gantung Peninggalan Exxon di Aceh Utara Rusak Parah, Warga Minta PUPR Segera Bertindak

badge-check


					Jembatan Gantung Peninggalan Exxon di Aceh Utara Rusak Parah, Warga Minta PUPR Segera Bertindak Perbesar

Aceh Utara, Harianpaparazzi.com – Jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Tanah Luas dan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara, kini kondisinya kian memprihatinkan. Dibangun puluhan tahun lalu oleh ExxonMobil, jembatan yang berada di Gampong Serba Jaman Baroh dan menghubungkan Gampong Tumpok Barat itu mengalami kerusakan parah pada lantai papan, kabel penyangga, dan besi penopang.

Geuchik Gampong Serba Jaman Baroh, Yasin, mengatakan kerusakan tersebut semakin parah sejak 11 Agustus 2025. Akibatnya, anak-anak tak lagi dapat mengaji di gampong sebelah, sementara warga harus memutar jauh untuk melintas.

“Sudah berulang kali kami ajukan permohonan perbaikan, tapi belum ada tindak lanjut. Sementara jembatan ini sangat dibutuhkan warga,” ujar Yasin, Senin (11/8).

Warga berharap Dinas PUPR Aceh Utara segera turun tangan memperbaiki jembatan tersebut. Menurut mereka, jembatan ini adalah jalur vital yang menjadi penghubung antarwilayah, sehingga keselamatan pengguna harus menjadi prioritas.

“Jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Upaya konfirmasi wartawan ke Kepala Dinas PUPR Aceh Utara sempat dilakukan, namun yang bersangkutan meminta untuk menunggu hingga sidang paripurna di Gedung DPRK selesai. Hingga berita ini dipublikasikan, konfirmasi resmi dari Dinas PUPR masih sulit diperoleh.(tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kabar Pemutusan Kontrak KSO Sudah Beredar, Mengapa Surat Resmi Masih Belum Terbit?

20 Juni 2026 - 22:55 WIB

Bantuan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir Rp1 Triliun Mulai Disalurkan, 99 Ribu Jiwa Terima Jadup

19 Juni 2026 - 19:16 WIB

Dukung Pelestarian Ekosistem, PHE NSO Tanam Ratusan Mangrove dan Tebar 700 Bibit Kepiting

18 Juni 2026 - 14:58 WIB

Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana

17 Juni 2026 - 14:43 WIB

DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal

15 Juni 2026 - 19:20 WIB

Trending di Aceh