Menu

Mode Gelap
Perlintasan Simpang Durian Kembali Berduka, Pejalan Kaki Tewas Disambar Kereta Api Aceh Tengah Masuki Masa Transisi Pemulihan, Kerugian Pascabencana Tembus Rp6,9 Triliun BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional Diduga Ketua Kelompok Ternak Bukit Rata Jaya Jual 24 Ekor Sapi Bantuan DPR RI dan UPPO Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bergerak Cepat, Kasus Langsung Terungkap

Aceh

Istri Korban Pembunuhan Oknum TNI di Aceh Utara Komunikasi dengan Haji Uma via Video Call, Minta Pelaku di Hukum Berat

badge-check


					Istri Korban Pembunuhan Oknum TNI di Aceh Utara Komunikasi dengan Haji Uma via Video Call, Minta Pelaku di Hukum Berat Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi – Yeni Mulyani (35), istri almarhum Hasfiani alias Imam (37) korban
penembakan oleh oknum anggota TNI AL, berkomunikasi langsung dengan anggota DPD RI dapil Aceh, H. Sudirman Haji Uma, S.Sos melalui video call whatsaap.

Komunikasi tersebut berlangsung disela kunjungan Staf Penghubung Haji Uma di Kota Lhokseumawe, M. Indra Dermawan ke kediaman keluarga almarhum Hasfiani di Gampong Geulinggang, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (20/3/2025) malam.

Haji Uma mengutus Staf Penghubungnya untuk mengunjungi kediaman keluarga almarhum dan menyerahkan bantuan dari Haji Uma berupa sembako dan santunan bagi istri dan anak-anak almarhum korban.

Dalam komunikasi via video call dengan Haji Uma, istri korban meminta tersangka pembunuh suaminya dihukum setimpal dan seberat-beratnya atas perbuatannya. Yeni Mulyani juga meminta agar Haji Uma mengawal kasus ini sampai tuntas.

Proses komunikasi istri korban dengan Haji Uma yang tersambung melalui HP milik M. Indra Dermawan berlangsung penuh haru. Dengan isak tangis, Yeni yang ditemani 3 anaknya yang masih kecil mengadu nasib kepada Haji Uma. Bahkan yang menyedihkan, Yeni bercerita tentang 3 anaknya yang kerap bertanya kapan ayah mereka pulang.

Haji Uma sendiri bahkan sempat terdiam dan matanya berkaca mendengar cerita dari istri almarhum. Apalagi air mata Yeni terus mengalir saat menceritakan kepada Haji Uma.

Sepeninggal almarhum Hasifiani, Yeni kini harus menjadi tulang punggung keluarga untuk menafkahi tiga orang anaknya usai suaminya meninggal akibat penembakan yang dilakukan oknum TNI AL berinisial DI, anggota Lanal Lhokseumawe pada Jumat, 14 Maret 2025.

Menurut Yeni yang berprofesi sebagai Guru di sebuah Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Gampong Teungoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, korban meninggalkan 3 anak yang masih kecil. Ketiganya yakni Muhammad Arkan (9), Muhammad Rayyan (5) dan Shanum Azkiyyara (13 bulan).

Sementara itu, anggota DPD RI asal Aceh H. Sudirman Haji Uma berjanji kepada istri almarhum Hasfiani untuk mengawal kasus yang menimpa suaminya hingga tuntas. Haji Uma juga turut meminta maaf karena belum bisa berkunjung langsung karena ke kediaman korban.

“Saya meminta keluarga tabah dan sabar atas musibah ini. Saya berjanji mengawal kasus ini hingga tuntas dan pelaku dapat hukuman setimpal atas perbuatannya hingga terwujudnya keadilan bagi keluarga korban”, janji Haji Uma kepada istri korban.

Seperti diketahui, jasad dari Hasfiani alias Imam ditemukan di kawasan Gunung
Salak, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Senin (17/3/2025)

Almarhum di duga korban penembakan oleh oknum anggota TNI AL berinisial DI yang bertugas di Lanal Lhokseumawe pada Jumat, 14 Maret 2025 disekitar jalan Medan-Banda Aceh saat menemani pelaku melakukan test drive mobil Toyota Innaova BL 1539 HW.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dalam Rangka Menyambut Milad UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, FEBI Gelar PKM Berkolaborasi dengan IAEB

7 Juni 2026 - 14:20 WIB

Data Bencana Simpang Siur, Camat Cot Girek Sebut Satu Korban Tewas, Pemkab Aceh Utara Masih Nihil Laporan Jiwa

6 Juni 2026 - 15:59 WIB

Korban Banjir Aceh Tamiang Menanti Realisasi Bantuan, Huntara dan Pemulihan Ekonomi Jadi Harapan Utama

5 Juni 2026 - 19:03 WIB

Satgas PPA Seret Dugaan Kejanggalan Kantor Bupati dan Gedung DPRK Aceh Timur ke Ranah Hukum

5 Juni 2026 - 18:56 WIB

3.373 KK Kehilangan Rumah, Pemulihan Aceh Tengah Masih Bergantung Perbaikan Infrastruktur

5 Juni 2026 - 16:24 WIB

Trending di Aceh