Menu

Mode Gelap
BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap

Headline

Intensitas Hujan Memuncak, Banjir Besar Kepung Lhokseumawe dan Sekitarnya

badge-check

Intensitas Hujan Memuncak, Banjir Besar Kepung Lhokseumawe dan Sekitarnya Perbesar

Lhokseumawe | Harianpaparazzi.com — Hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Kota Lhokseumawe dan sekitarnya sejak Jumat, 21 November 2025, kembali memuncak pada Selasa pagi (25/11). Hingga berita ini diterbitkan, intensitas hujan masih sangat tinggi dan menyebabkan banjir meluas di sejumlah titik, termasuk kawasan pemukiman dan pusat kota.

Sejumlah wilayah seperti Cot Girek, Meunasah Manyang Kandang dan sekitarnya menjadi lokasi yang terdampak. Di daerah itu, ketinggian air dilaporkan mencapai sepinggang orang dewasa di beberapa titik, merendam rumah warga dan memaksa sebagian penduduk mengevakuasi barang berharga mereka ke tempat yang lebih tinggi.

Tak hanya kawasan pemukiman, akses utama di wilayah perkotaan Lhokseumawe turut lumpuh. Genangan tinggi juga terjadi di jalan nasional depan Politeknik Negeri Lhokseumawe, yang menyebabkan arus lalu lintas macet parah hingga tidak dapat dilalui kendaraan kecil. Beberapa pengendara terpaksa memutar arah sementara sebagian lainnya terjebak dalam antrean panjang akibat derasnya aliran air yang menutupi badan jalan.

Genangan air juga terlihat di ruas-ruas jalan utama lainnya, beberapa pertokoan, serta perumahan warga. Aktivitas masyarakat terpantau sangat terbatas akibat arus air yang deras dan tingginya curah hujan.

Menurut informasi terbaru dari BMKG, curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat diperkirakan masih akan berlangsung hingga 24 jam ke depan. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi banjir susulan, tanah longsor di beberapa titik rawan, serta imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap peningkatan debit sungai.

Warga berharap pemerintah bergerak cepat melakukan penanganan darurat, termasuk membuka akses evakuasi, menyediakan posko bantuan, serta memastikan saluran air dan drainase berfungsi untuk menurunkan ketinggian air.

Situasi di lapangan masih berkembang. Tim gabungan BPBD, TNI–Polri, dan relawan terus melakukan pemantauan serta evakuasi di lokasi-lokasi yang terdampak paling parah.

Redaksi akan terus memperbarui informasi apabila terdapat perkembangan terbaru. (Dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah

10 Juli 2026 - 18:34 WIB

Buntut SP3 Pencurian Kayu Pinus di Lahan SHM Dikecam, Kapolres Taput: Tidak Terpenuhi  Unsur Pidana

10 Juni 2026 - 10:49 WIB

Bus Aceh Tujuan Pekanbaru Dilempari Batu di Labura, Balita dan Ibunya Selamat dari Bahaya

7 Juni 2026 - 18:36 WIB

Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional

24 Mei 2026 - 20:26 WIB

Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar

30 April 2026 - 11:16 WIB

Trending di Aceh