Menu

Mode Gelap
BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional Diduga Ketua Kelompok Ternak Bukit Rata Jaya Jual 24 Ekor Sapi Bantuan DPR RI dan UPPO Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Bergerak Cepat, Kasus Langsung Terungkap APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar

Aceh

Dorong UMKM dan Pemuda Desa, PT PIM Serahkan 7 Booth Container untuk Gampong Keude Krueng Geukueh

badge-check


					Dorong UMKM dan Pemuda Desa, PT PIM Serahkan 7 Booth Container untuk Gampong Keude Krueng Geukueh Perbesar


Aceh Utara, Harianpaparazzi.com — PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Melalui inisiatif tersebut, PT PIM menyerahkan sebanyak tujuh unit booth container kepada Gampong Keude Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Selasa (15/7/2025).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Pgs. Vice President TJSL PT PIM, Jufri, yang turut didampingi oleh jajaran staf TJSL dan Humas perusahaan. Seremoni penyerahan dihadiri pula oleh Camat Dewantara Munawir, SSTP, M.Si, Kapolsek Dewantara Iptu M. Suherno, Danramil Dewantara Lettu Czi Jamidin, Geuchik Keude Krueng Geukueh Teuku Kamaruzzaman, Imum Mukim Krueng Geukueh Waled Abdullah Ahmad, serta tokoh ulama dan masyarakat setempat, Tgk. Samsul Bahri (Waled Samsul).

Menurut Jufri, program ini merupakan bagian dari Youth Entrepreneurship and Social (YES), sebuah inisiatif yang digagas untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan pemuda desa serta memperkuat sektor ekonomi masyarakat sekitar perusahaan.

“Program YES dirancang bukan sekadar memberi bantuan, tapi untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat. Kami melihat potensi besar di Keude Krueng Geukueh yang mayoritas warganya bergerak di sektor perdagangan,” ujar Jufri.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa booth container yang diberikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat usaha yang layak dan higienis, tetapi juga diharapkan mampu menata ulang kawasan perdagangan agar lebih rapi dan menarik bagi konsumen.

“Kami ingin menciptakan lingkungan usaha yang lebih tertata dan sehat. Tidak hanya membantu secara ekonomi, tapi juga meningkatkan citra gampong sebagai pusat aktivitas perdagangan yang modern,” tambahnya.

Geuchik Keude Krueng Geukueh, Teuku Kamaruzzaman, menyambut positif bantuan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas dukungan nyata PT PIM terhadap penguatan ekonomi lokal.

“Bantuan ini akan kami kelola melalui Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), dan akan dimanfaatkan untuk berbagai jenis usaha seperti kuliner, jasa, serta produk-produk UMKM warga. Ini adalah langkah awal menuju kemandirian ekonomi desa,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Imum Mukim Krueng Geukueh, Waled Abdullah Ahmad, menyebut bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat merupakan bentuk sinergi ideal dalam pembangunan gampong.

“Ini menunjukkan PT PIM tidak hanya hadir sebagai entitas bisnis, tetapi juga mitra pembangunan. Kami sangat mengapresiasi kehadiran mereka di tengah masyarakat,” ujarnya.

Camat Dewantara, Munawir, SSTP, M.Si, juga mengungkapkan apresiasinya terhadap langkah PT PIM yang dinilai konsisten menjalankan program TJSL secara tepat sasaran.

“Penyerahan booth container ini menjadi bukti bahwa perusahaan mampu berkontribusi secara konkret bagi pengembangan ekonomi desa. Kami berharap bantuan ini benar-benar bisa dimaksimalkan oleh masyarakat,” tutupnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rayakan Idul Adha 1447 H, Warga Dusun Buket Rata Punteut Sembelih 5 Ekor Lembu dan 5 Ekor Kambing

27 Mei 2026 - 14:45 WIB

Enam Bulan Pascabanjir, Korban Masih di Tenda, DPR RI dan Kemendagri Turun ke Aceh Tamiang

26 Mei 2026 - 14:43 WIB

SPS Aceh Gelar Doa Bersama untuk Ibunda Sekjen SPS Pusat Asmono Wikan

25 Mei 2026 - 21:47 WIB

BWS Dinilai Lambat, Petani Aceh Timur Terancam Gagal Tanam Lagi

24 Mei 2026 - 21:28 WIB

Mualem Bawa Isu Perdamaian Aceh Kembali ke Meja Nasional

24 Mei 2026 - 20:26 WIB

Trending di Aceh