Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Cegah Abuse of Power, Tito Karnavian Minta Polri Perkuat Sistem Pengawasan Internal

badge-check

Cegah Abuse of Power, Tito Karnavian Minta Polri Perkuat Sistem Pengawasan Internal Perbesar

Jakarta, harianpaparazzi.com – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan pentingnya penguatan sistem pengawasan internal di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mencegah penyalahgunaan wewenang atau abuse of power. Hal itu disampaikan Tito saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Kompolnas di Ancol Jakarta, Selasa (16/7/2025).

Menurut Tito, Polri merupakan institusi yang sangat besar dan memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan jumlah personel lebih dari 464 ribu yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, maka diperlukan sistem pengawasan yang kuat, menyeluruh, dan berkelanjutan.

“Polri adalah institusi besar dengan tugas berat. Dalam struktur sebesar itu, potensi terjadinya abuse of power pasti ada. Maka dari itu, pengawasan harus diperkuat, terutama dari internal,” ujar Tito dalam sambutannya.

Tito menekankan, pengawasan tidak hanya dilakukan oleh Irwasum dan Divisi Propam Polri sebagai pengawas internal, tetapi juga melibatkan lembaga eksternal seperti Kompolnas, Ombudsman, hingga masyarakat sipil.

Ia menyebut bahwa media sosial kini juga menjadi kanal penting dalam fungsi kontrol publik terhadap kinerja aparat kepolisian. Kritik, laporan, dan viralnya sebuah kasus bisa menjadi alarm dini untuk melakukan evaluasi terhadap personel Polri.

“Zaman sekarang masyarakat bisa langsung mengawasi lewat media sosial. Ini bentuk pengawasan yang tidak boleh diabaikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Tito mendorong agar pengawasan dilakukan secara proaktif dan tidak sekadar menunggu laporan. Menurutnya, sistem pengawasan yang baik adalah yang mampu mendeteksi potensi pelanggaran sejak dini dan melakukan pencegahan sebelum terjadi masalah yang lebih besar.

Rapat koordinasi ini juga dijadikan momentum untuk menyamakan visi antara Kompolnas dengan pengawas internal Polri dalam rangka memperkuat pengawasan di semua lini.

Tito berharap, dengan sistem pengawasan yang solid, Polri dapat terus menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik. Menurutnya, masyarakat hanya akan percaya pada lembaga penegak hukum yang transparan, akuntabel, dan mau dikoreksi.

“Pengawasan yang efektif akan menciptakan budaya organisasi yang sehat dan memperkuat legitimasi Polri di mata masyarakat,” pungkas Tito.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tata Kelola Wali Nanggroe Jadi Perhatian dalam Evaluasi Kekhususan Aceh

30 Sep 2026 - 21:36 WIB

Tata Kelola Wali Nanggroe Jadi Perhatian dalam Evaluasi Kekhususan Aceh

TNI AL Sabet Penghargaan Ganda Pemprov Kepri

25 Sep 2026 - 17:57 WIB

TNI AL Sabet Penghargaan Ganda Pemprov Kepri

Meski Telah Kantongi Putusan Bebas MA, Rido Panjaitan Masih Mendekam di Rutan dan Keluarga Ajukan Penangguhan ke Ketua PN Medan

25 Sep 2026 - 14:08 WIB

Meski Telah Kantongi Putusan Bebas MA, Rido Panjaitan Masih Mendekam di Rutan dan Keluarga Ajukan Penangguhan ke Ketua PN Medan

Polres Taput Tetapkan RBS Tersangka Cabul Terhadap Putri Kandung

23 Sep 2026 - 15:05 WIB

Polres Taput Tetapkan RBS Tersangka Cabul Terhadap Putri Kandung

Putusan Kasasi Mahkamah Agung Tegaskan Kasus Bimtek Guru Batu Bara 2024 Bukan Korupsi, Rido Panjaitan Resmi Bebas

23 Sep 2026 - 08:11 WIB

Putusan Kasasi Mahkamah Agung Tegaskan Kasus Bimtek Guru Batu Bara 2024 Bukan Korupsi, Rido Panjaitan Resmi Bebas
Trending di News