Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Aceh

Bantuan Dijanjikan, Warga Menunggu: Korban Banjir Aceh Utara Masih Menjerit

badge-check

Bantuan Dijanjikan, Warga Menunggu: Korban Banjir Aceh Utara Masih Menjerit Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi.com – Korban banjir di Kabupaten Aceh Utara hingga kini masih menjerit menunggu bantuan, meski data penerima disebut telah lama rampung.

Di lapangan, kebutuhan hidup warga kian mendesak. Bantuan yang dijanjikan berupa uang jadup sebesar 15 ribu rupiah per kepala keluarga, bantuan perabot 3 juta rupiah, serta dana pemulihan ekonomi 5 juta rupiah, belum juga dirasakan masyarakat. Padahal, ratusan kepala keluarga telah masuk dalam kategori terdampak, baik rusak ringan, sedang hingga berat. Sebagian warga bahkan masih bertahan di hunian sementara, dengan kondisi ekonomi yang belum pulih sejak banjir melanda beberapa bulan lalu.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pencairan bantuan masih menunggu penyelesaian verifikasi secara menyeluruh di seluruh kecamatan. Sementara itu, pihak desa berharap pemerintah dapat mendahulukan wilayah yang datanya telah selesai lebih dulu. Harapan ini muncul karena proses verifikasi awal oleh BNPB disebut telah diserahkan sejak 10 Maret, namun hingga kini belum diikuti dengan realisasi bantuan.

Foto: Plt Geuchik Ulee Rubek Timu kecamatan Seunuddon Sufrizal, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai lambat nya penyaluran bantuan kepada korban banjir.

Plt Geuchik Ulee Rubek Timur, Sufrizal, Jumat (21/03), mengatakan hingga saat ini bantuan belum juga disalurkan dan belum ada kepastian waktu pencairan. Ia menyebut, data korban banjir bahkan telah disampaikan sejak Desember 2025. “Kami sudah menyerahkan hasil verval, termasuk data rumah rusak dan sektor lainnya. Namun sampai sekarang belum ada kejelasan, apakah kendalanya di tingkat kecamatan atau kabupaten,” ujarnya. Kondisi ini membuat warga terus menunggu, di tengah kebutuhan yang tak lagi bisa ditunda. (FIRDAUS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Diduga Tak Transparan, Pengelolaan Dana CSR PT PLN Tahun 2025 Diminta Ditelusuri

11 Okt 2026 - 10:38 WIB

Diduga Tak Transparan, Pengelolaan Dana CSR PT PLN Tahun 2025 Diminta Ditelusuri

Hujan Deras Picu Genangan di Gampong Selebu Aceh Tamiang, Ketinggian Air Capai Betis Orang Dewasa

11 Okt 2026 - 09:23 WIB

Hujan Deras Picu Genangan di Gampong Selebu Aceh Tamiang, Ketinggian Air Capai Betis Orang Dewasa

Rumah Bantuan Diduga Mangkrak Sejak 2025, Ke Mana Ujung Program Pemerintah Aceh?

9 Okt 2026 - 18:01 WIB

Rumah Bantuan Diduga Mangkrak Sejak 2025, Ke Mana Ujung Program Pemerintah Aceh?

Lantik 48 Keuchik, Wali Kota Lhokseumawe Instruksikan Perang terhadap Narkoba dan Judi Online

9 Okt 2026 - 15:38 WIB

Lantik 48 Keuchik, Wali Kota Lhokseumawe Instruksikan Perang terhadap Narkoba dan Judi Online

PNL Dorong Mahasiswa Ubah Ide Menjadi Inovasi Bernilai Ekonomi melalui Workshop PKM

7 Okt 2026 - 21:26 WIB

PNL Dorong Mahasiswa Ubah Ide Menjadi Inovasi Bernilai Ekonomi melalui Workshop PKM
Trending di Aceh