Menu

Mode Gelap
Intensitas Hujan Memuncak, Banjir Besar Kepung Lhokseumawe dan Sekitarnya Abrasi Lhok Puuk Masuki Fase Darurat: 38 Rumah Hilang, Ribuan Warga Terancam, Mualem Turun ke Lokasi, Politik Anggaran Mulai terlihat jelas Pencurian Rokok Lintas Provinsi Terbongkar Sindikat “Spesialis Gudang Nikotin” di Aceh – Sumut Misteri Penembakan Muhammad Nasir di Alue Lim: Utang Piutang dan Modus Terencana Pelaku Harga Emas di Aceh Utara “memanas” Miris, Bocah 13 Tahun Dirudapaksa Ayah Kandung di Dalam Rumah Sendiri

Aceh

Anggota DPRA Kecam Tindakan Oknum TNI AL yang Tewaskan Warga Sipil di Aceh Utara

badge-check


					Anggota DPRA Kecam Tindakan Oknum TNI AL yang Tewaskan Warga Sipil di Aceh Utara Perbesar

Banda Aceh, harianpaparazzi.com – Tgk Sarjani, politisi Partai Aceh yang juga anggota DPRA Komisi VII, mengecam keras tindakan penembakan yang dilakukan oleh oknum TNI Angkatan Laut (AL) yang menewaskan Hasfiani alias Imam, seorang agen mobil berusia 35 tahun asal Gampong Uteun Geulinggang, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

Imam ditemukan tewas setelah ditembak oleh KLD ETA Dede Irawan, yang diketahui merupakan oknum anggota TNI AL Lanal Lhokseumawe pada Senin (17/03/2025).

Dalam pernyataannya kepada awak media, Tgk Sarjani, yang lebih dikenal dengan sebutan Imum Jon dan merupakan mantan anggota GAM Wilayah Pasee, meminta agar pihak berwenang segera memberikan sikap tegas terhadap oknum TNI AL Lanal Lhokseumawe yang telah menembak warga sipil.

“Saya mengecam keras tindakan kekerasan oleh oknum TNI AL dan mendesak pihak berwenang serta untuk mengusut tuntas kasus ini. Keberanian mereka menembak warga sipil tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apapun,” tegas Imum Jon. 

Ia juga menekankan pentingnya keadilan bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan.

“Sungguh biadab dan sadis perlakuan oknum TNI AL Lanal Lhokseumawe yang telah membunuh warga sipil dengan senjatanya. Kami meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk segera memecat oknum tersebut dan menghukum seberat-beratnya. Jika perlu, hukumannya sesuai dengan hukum Islam, yaitu pembunuh dihukum mati,” tegasnya.

Kasus ini telah menarik perhatian luas dari masyarakat yang berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan transparansi dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.

Imum Jon meminta seluruh elemen untuk mengawasi kasus ini hingga tuntas agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Ia menegaskan agar tidak ada oknum yang menggunakan senjata untuk membunuh rakyat, yang seharusnya dijaga dan dilindungi, melainkan untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan rakyat.

Di akhir pernyataannya, Imum Jon menyampaikan ungkapan turut berduka cita.

“Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menempatkan almarhum di tempat yang terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” kata Imum Jon. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mendagri Tito Tiba di Lhokseumawe, Wali Kota Sayuti Abubakar Paparkan Penanganan Terkini Pascabencana

30 November 2025 - 18:32 WIB

YARA Minta Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Aceh, Sumut & Sumbar

30 November 2025 - 15:47 WIB

Mualem: Pemerintah Aceh Maksimalkan Segala Upaya Tangani Banjir Besar yang Melanda Seluruh Aceh

30 November 2025 - 15:06 WIB

Heroik, TNI AU Satrad 102 dan Tim Medis RSU Cut Meutia Antarkan Jenazah Menembus Banjir Besar di Aceh Utara

29 November 2025 - 13:16 WIB

Tangki PGE Terbakar: Kerugian Rakyat Aceh, Petinggi PGE dan BPMA Harus Bertanggung Jawab!

25 November 2025 - 19:59 WIB

Trending di Aceh