Menu

Mode Gelap
APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi

News

Tingkatkan Kapasitas Digital UMKM Kuliner di Bekasi, Tim UNDIRA Gelar Pelatihan Konten Kreatif di Instagram dan TikTok

badge-check


					Tingkatkan Kapasitas Digital UMKM Kuliner di Bekasi, Tim UNDIRA Gelar Pelatihan Konten Kreatif di Instagram dan TikTok Perbesar

Bekasi, harianpaparazzi.com – Dalam upaya meningkatkan daya saing UMKM kuliner di era digital, tim dosen dari Universitas Dian Nusantara (Undira) Jakarta menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Enhancing the Digital Capacity of Local Culinary MSMEs Through Creative Content Training on Instagram and TikTok”, yang berlangsung di Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, (15/06/2025) lalu.

Pelatihan ini melibatkan 25 pelaku UMKM lokal di bidang makanan dan minuman yang mendapat pelatihan langsung mengenai strategi promosi digital menggunakan media sosial, khususnya Instagram dan TikTok.

Begitu pula, pelatihan ini dilaksanakan secara interaktif dengan pendekatan praktik langsung, termasuk penggunaan aplikasi CapCut untuk editing video dan Canva untuk desain konten promosi.

Ketua tim pelaksana, Muhamad Al Faruq Abdullah mengungkapkan, pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM dalam memperluas jangkauan pasar secara digital. 

“Kami melihat masih banyak pelaku UMKM yang memiliki produk bagus, namun kesulitan memasarkan secara online karena keterbatasan kemampuan membuat konten menarik. Pelatihan ini bertujuan membekali mereka dengan keterampilan praktis dan mudah diterapkan,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan konten yang kuat dan autentik dapat membuka peluang pasar lebih luas. 

“Dengan menguasai konten kreatif dan memahami algoritma media sosial, para pelaku UMKM bisa menjadi brand ambassador untuk produknya sendiri,” jelas Faruq.

Dalam kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperoleh materi teori, tetapi juga praktik langsung membuat video promosi, menyusun caption yang menarik, serta teknik penggunaan hashtag dan fitur-fitur terbaru di media sosial.

Hasilnya, lebih dari 80% peserta berhasil membuat dan mengunggah konten promosi di akun Instagram dan TikTok mereka.

Setelah pelatihan, tim juga membentuk grup WhatsApp sebagai wadah mentoring lanjutan. Beberapa peserta melaporkan adanya peningkatan interaksi dan pertanyaan calon konsumen usai mereka memposting konten promosi hasil pelatihan.

Pelatihan ini membuktikan bahwa pendekatan langsung dan partisipatif dalam literasi digital mampu meningkatkan kepercayaan diri dan kapasitas promosi UMKM secara signifikan.

Faruq berharap, kegiatan seperti ini dapat menjadi model pelatihan berkelanjutan di berbagai wilayah lain, dan didukung lebih luas oleh pemerintah maupun sektor swasta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KOTAK Bakar Semangat Wisudawan Universitas Mercu Buana Lewat Deretan Lagu Penuh Energi

15 Mei 2026 - 10:50 WIB

“Bamak Bakamanakan” Bikin Penonton Hening, Luka Pergeseran Adat Minang Naik ke Panggung

14 Mei 2026 - 18:44 WIB

Karya Tari “Ba Mamak Ba Kamanakan” Hadirkan Refleksi Hubungan Mamak dan Kemenakan

14 Mei 2026 - 06:53 WIB

Nahkoda Baru FORWAKA Medan Dilantik, Irfandi Dorong Hubungan Harmonis Pers dan APH

13 Mei 2026 - 17:33 WIB

54 Kilogram Sabu dan Ribuan Ekstasi Dimusnahkan, Polresta Deli Serdang Bongkar 150 Kasus Narkoba

12 Mei 2026 - 17:57 WIB

Trending di News