Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Haji Uma Minta Rencana Pembangunan Empat Batalyon TNI di Aceh Dikaji Ulang

badge-check


Haji Uma Minta Rencana Pembangunan Empat Batalyon TNI di Aceh Dikaji Ulang Perbesar

Jakarta, Harianpaparazzi – Anggota DPD RI dapil Aceh, H. Sudirman Haji Uma, S.Sos meminta agar Kementerian Pertahanan mengkaji ulang rencana penambahan empat batalyon TNI di wilayah teritorial Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda.

Hal itu disampaikan Haji Uma menyikapi audiensi para pelaksana Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan dengan Pangdam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal di di Balee Sanggamara Makodam Iskandar Muda, pada Jumat, 25 April 2025.

“Kita menerima banyak masukan aspirasi dari masyarakat serta menyikapi reaksi masyarakat sipil Aceh. Maka dalam hal ini, kita meminta agar rencana pembangunan batalyon baru di Aceh dikaji ulang”, ujar Haji Uma, Rabu (30/4/2025).

Haji Uma menambahkan, Aceh merupakan daerah berstatus otonomi khusus hasil dari perjanjian perdamaian antara Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Karena itu, rencana pembangunan batalyon yang berpotensi penambahan personil TNI di Aceh harus memperhatikan sejumlah aspek dan ketentuan, utamanya MoU Helsinki.

Lebih lanjut Haji Uma juga menilai bahwa penambahan batalyon bukan merupakan kebutuhan saat ini. Mengingat, kondisi keamanan Aceh yang semakin kondusif dan damai. Untuk itu, dirinya menilai jika penguatan pembinaan wilayah dan peran TNI dalam mendukung pembangunan di Aceh lebih menjadi prioritas utama.

“Kondisi Aceh saat ini sangat kondusif dan potensi damai yang semakin kuat. Karena itu, penambahan batalyon bukan prioritas. Pemguatan pembinaan wilayah dan upaya peningkatan peran serta kontribusi TNI di wilayah teritorial Kodam Iskandar Muda dalam pembangunan Aceh lebih menjadi prioritas saat ini”, tutup Haji Uma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejari Tunggu Hasil Audit, Warga Riseh Baroh Minta Pemeriksaan Dana 2021–2025

3 Maret 2026 - 01:12 WIB

Kapolda Aceh Hadiri Rakor Lintas Sektoral Dipimpin Kapolri Terkait Kesiapan Operasi Ketupat 2026

2 Maret 2026 - 19:50 WIB

Danpas 1 Brimob Pelopor Dampingi Bupati Aceh Tamiang Lepas Taruna Latsitardanus ke-46 Tahun 2026

2 Maret 2026 - 00:21 WIB

Wamen PAN-RB Datangi Aceh Tamiang, Menyasar PNS, P3K dan CPNS

24 Februari 2026 - 18:50 WIB

Rapim Polda Aceh 2026, Kapolda Aceh Tegaskan Komitmen Implementasi Arahan Presiden dan Kapolri

24 Februari 2026 - 18:48 WIB

Trending di Aceh