Menu

Mode Gelap
Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah

Aceh

Oknum TNI AL Diduga Bunuh Pengusaha Mobil Rental Krueng Geukueh, Mayat Dibuang ke Gunung Salak

badge-check


					Oknum TNI AL Diduga Bunuh Pengusaha Mobil Rental Krueng Geukueh, Mayat Dibuang ke Gunung Salak Perbesar

Aceh Utara, HARIANPAPARAZZI – Warga dikejutkan dengan penemuan mayat dalam karung di kawasan Gunung Salak, Kabupaten Aceh Utara. Jenazah yang dievakuasi oleh petugas kesehatan, dibantu personel Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), diduga kuat merupakan korban perampokan mobil yang sebelumnya dilaporkan hilang di Krueng Geukueh.

Korban diketahui menghilang saat melakukan transaksi jual beli mobil Toyota Innova. Berdasarkan informasi yang beredar, calon pembeli meminta tes drive sebelum akhirnya membawa kabur kendaraan bersama korban. Beberapa saksi juga mengaku sempat mendengar suara tembakan sebelum mobil dilarikan.

Komandan Lanal Lhokseumawe, Kolonel Laut (P) Andi Susanto, membenarkan bahwa kasus ini melibatkan seorang anggota TNI AL berinisial DI berpangkat Klasi Dua. Pelaku kini telah diamankan di tahanan Pomal untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Memang benar telah terjadi dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh anggota Lanal Lhokseumawe atas inisial Kld DI. Terduga tersangka saat ini telah diamankan di tahanan Pomal untuk proses lebih lanjut oleh personel Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal),” ujar Kolonel Andi.

Ia menegaskan bahwa TNI AL akan menangani kasus ini secara transparan dan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku.

“Sesuai arahan pimpinan TNI AL, proses hukum ini akan disampaikan secara terbuka dan tidak ada yang kami tutupi. Kami berjanji bahwa terduga pelaku nantinya akan diberikan sanksi dan hukuman seberat-beratnya sesuai perbuatan yang dilakukan,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf kepada keluarga korban. “Kami atas nama institusi TNI AL mengucapkan belasungkawa dan permohonan maaf kepada pihak keluarga atas kejadian ini,” tambahnya.

Saat ini, jasad korban masih menjalani visum et repertum di Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM) Aceh Utara. Kabag TU RSUCM, Jalaluddin, membenarkan bahwa jenazah telah berada di rumah sakit untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Kasus ini terus didalami untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian.

Laporan : HAIQAL ALFIKRI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanggul Krueng Peuto Bobol, Ribuan Warga Desa Kumbang Terancam Mengungsi

8 Januari 2026 - 19:47 WIB

Bupati Salim Fakhry Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I tahun 2026

8 Januari 2026 - 19:01 WIB

Dinilai Cari Panggung, Ketua IPMAT Banda Aceh Dikritik soal Tudingan Penanganan Bencana di Aceh Tenggara Lamban

7 Januari 2026 - 20:42 WIB

Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

7 Januari 2026 - 16:12 WIB

Salim Fakhry Zoom Meeting dengan Presiden Prabowo dan Menteri Pertanian

7 Januari 2026 - 14:46 WIB

Trending di Aceh