Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Jaksa Masuk Sekolah, Kajari Aceh Tenggara Motivasi Pelajar dan Ingatkan Bahaya Narkoba

badge-check


Jaksa Masuk Sekolah, Kajari Aceh Tenggara Motivasi Pelajar dan Ingatkan Bahaya Narkoba Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara menggelar kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Ada empat sekolah setingkat menengah atas yang dikunjungi selama dua hari, Rabu-Kamis (05-06/02/2025). 

Keempat sekolah itu, yakni SMA Negeri 1 Kutacane, SMK Negeri 1 Kutacane, MAN 1 Kutacane dan SMAS Darul Iman Aceh Tenggara. 

Program JMS ini dipimpin Kajari Aceh Tenggara, Lilik Setiyawan SH MH. Turut di damping Kasi Intelijen, Dedi Maryadi, S.H,., yang jadi narasumber Kasubsi I Intelijen, Wahyu Fahreza, S.H., Staf Intelijen/calon jaksa, Adrefido Aditia, S.H.

Kajari dalam kesempatan itu memberikan motivasi kepada siswa-siswi. Kajari mengingatkan setiap pelajar mesti menggantungkan cita-cita yang tinggi. 

Dengan terus belajar, sehingga cita-cita dapat tercapai “Belajar, belajar dan belajar tuntut ilmu dengan baik, seperti kata pepatah tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina,” kata Kajari. 

Di tempat yang sama, Kasubsi I Intelijen, Wahyu Fahreza, S.H, mengatakan, Hal ini bertujuan untuk mencegah siswa siswi terhindar dari permasalahan hukum khususnya pada beberapa masalah yang sering terjadi di kalangan remaja. Ujar Wahyu Fahreza kepada harianpaparazzi.com, Jumat (07/02/2025) 

“Oleh karena itu materi yang diberikan pun seputar kehidupan siswa siswi/remaja yaitu mengenai kenakalan remaja, seperti bullying, merokok, penyalahgunaan narkoba, tawuran dan perkelahian. 

Karena siswa-siswi merupakan penerus bangsa, sehingga dianggap perlu untuk menanamkan nilai moral yang tidak didapatkan di bangku sekolah maka terbentuklah bibit-bibit unggul menuju era Indonesia emas tahun 2045,” Tegasnya. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Oknum Kepala SD Negeri 4 Baktiya Aceh Utara Diduga Jual Aset Renovasi, Guru Sertifikasi Diperas

2 Maret 2026 - 00:21 WIB

Wamen PAN-RB Datangi Aceh Tamiang, Menyasar PNS, P3K dan CPNS

24 Februari 2026 - 18:50 WIB

Rapim Polda Aceh 2026, Kapolda Aceh Tegaskan Komitmen Implementasi Arahan Presiden dan Kapolri

24 Februari 2026 - 18:48 WIB

Gunakan Surat Palsu Berkop DPRA, Sindikat Penipuan Proyek Rumah Duafa Rugikan Kontraktor Lebih dari Rp200 Juta —Yahdi Hasan Bantah Terlibat

24 Februari 2026 - 11:49 WIB

Bupati dan Plt Sekda Aceh Utara Bersilaturahmi dengan Kasubdit Tipikor Polda Aceh

23 Februari 2026 - 13:55 WIB

Trending di Aceh