Menu

Mode Gelap
Jebol Pasca Bencana 2025, Tanggul Sungai Sigeaon di Siualuompu Taput Belum Diperbaiki Jufri Sitompul Terpilih Jadi Ketua PKB Taput: Memperkuat Struktur Menghadapi Pemilu Legislatif Operasi Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Ungkap Kasus Ganja di Kecamatan Galang Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

News

Kemendagri Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif Berbasis Digital untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

badge-check

Kemendagri Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif Berbasis Digital untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Perbesar

JAKARTA, harianpaparazzi.com — Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kemendagri mendorong pengembangan ekosistem ekonomi kreatif berbasis digital sebagai upaya strategis memperkuat ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan oleh Direktur SUPD III Ditjen Bina Bangda Kemendagri, TB. Chaerul Dwi Sapta, yang menilai sektor ekonomi kreatif mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong inovasi di berbagai daerah.

Dalam workshop bertema “Deseminasi Desain Kebijakan Ekosistem Ekonomi Kreatif Berbasis Digital” yang diselenggarakan secara daring, TB. Chaerul menyoroti kontribusi signifikan ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional.

Pada 2023, sektor ini menyumbang PDB senilai Rp1.414,77 triliun, dengan nilai ekspor mencapai 23,96 miliar USD, serta menyerap tenaga kerja hingga 24,92 juta orang.

“Ekonomi kreatif adalah sektor dinamis yang memanfaatkan kreativitas dan inovasi sebagai fondasinya. Transformasi digital akan menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing sektor ini, terutama agar produk ekonomi kreatif Indonesia dapat lebih kompetitif di pasar global,” kata TB. Chaerul dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (13/11/2024).

Meski potensinya besar, pengembangan ekonomi kreatif di tingkat daerah masih menghadapi tantangan signifikan, terutama karena pendekatan yang terfragmentasi. Menurut TB. Chaerul, perlu penguatan keterhubungan antara proses kreasi, produksi, distribusi, hingga konsumsi dan konservasi membuat ekosistem ekonomi kreatif belum berjalan optimal.

“Tantangan utama adalah perlunya integrasi dalam ekosistem ekonomi kreatif di daerah, sehingga proses-proses penting dalam rantai nilai tidak saling mendukung satu sama lain,” ujar Chaerul.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, digitalisasi menjadi solusi yang vital. Melalui transformasi digital, pelaku ekonomi kreatif dapat mengalihkan aktivitas bisnis berbasis analog ke ranah digital, yang dapat mempercepat proses produksi dan distribusi.

Transformasi digital membuka akses pasar yang lebih luas melalui platform e-commerce, media sosial, dan layanan streaming, memungkinkan produk-produk kreatif lokal menembus pasar global.

“Dengan digitalisasi, pelaku ekonomi kreatif dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produk, serta memperluas jangkauan pasar hingga ke luar negeri. Ini adalah langkah penting untuk menciptakan ekonomi yang berdaya saing,” tambah TB. Chaerul.

Ia juga menambahkan bahwa ekonomi kreatif menjadi perhatian utama pemerintah dalam upaya mencapai target Indonesia Emas 2045. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dan mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pemerintah menegaskan komitmennya untuk mengembangkan sektor ini dengan fokus pada peningkatan daya saing sumber daya manusia (SDM), penguatan usaha kreatif berbasis digital, serta mendorong transformasi digital yang terintegrasi.

Dengan upaya tersebut, pemerintah berharap sektor ekonomi kreatif dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pj Sekdaprovsu: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Prestasi dan Persatuan, DHD 45 Sumut Semarakkan HUT RI

4 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Kasat Narkoba Polres Batu Bara Tunjukkan Kepedulian pada Wartawan Olahraga Lewat Bantuan Bola untuk Sinergi SC

1 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Peredaran Sabu di Deli Serdang Kembali Terungkap, Polisi Amankan Pelaku Beserta Barang Bukti

1 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Marwah yang Dinegosiasikan: Hipokrasi
Institusional dalam Tubuh PWI

31 Juli 2026 - 18:56 WIB

Asrul Hamdani Damanik Bertekad Bangun HIPMI Batu Bara yang Inklusif dan Menjadi Rumah Besar Pengusaha Muda

30 Juli 2026 - 20:35 WIB

Trending di News