Menu

Mode Gelap
Empat Rumah di Sipoholon Hangus Terbakar, Wabup Taput Langsung Tinjau Lokasi Komisi C DPRD Taput Sikapi Keresahan Warga  Seputar Status Desil, BPJS Agar Lebih Cermat Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Pria di Biru-Biru, Sita Sabu 5,79 Gram PWI Bonapasogit Mekar, Edward Sinaga Pimpin PWI Toba dan Tumpal Sijabat Ketua PWI Samosir Empat Paket Sabu Disita, Sat Res Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Warga Pantai Labu Polres Taput Sita 112 Paket Ganja, 2 Kurir Turut Diamankan 

News

BKKBN: Program Bangga Kencana Wujudkan Generasi Berkualitas

badge-check

BKKBN: Program Bangga Kencana Wujudkan Generasi Berkualitas Perbesar

TANAH DATAR, harianpaparazzi.com — Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar Kegiatan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja TA 2024 di Provinsi Sumatera Barat.

Sosialisasi yang digelar bersama Komisi IX DPR RI ini berlangsung di Gedung Serbaguna Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar pada Rabu, 21 Agustus 2024.

Kepala Tim Advokasi, KIE, Humas, dan Hubungan Antar Lembaga Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat Rismiati mengatakan, program Bangga Kencana penting dilakukan untuk mewujudkan generasi berkualitas.

“Generasi berkualitas itu adalah anak yang sehat. Untuk mewujudkan itu, stunting menjadi tantangan terberat,” kata Rismiati dalam paparannya.

Menurut Rismiati, angka stunting di Sumatera Barat masih tinggi. Untuk itu, kata dia, BKKBN telah merumuskan 8 fungsi keluarga untuk menekan angka stunting.

“Fungsi keluarga itu adalah, agama, pendidikan, ekonomi, lingkungan, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan dan reproduksi. 8 fungsi keluarga ini penting diterapkan, agar lahir anak yang berkualitas,” terang Rismiati.

Lebih lanjut Rismiati menyebutkan upaya pencegahan dimulai dari calon pengantin dan mereka harus benar-benar paham, mulai saat hamil, memeriksakan kandungan, hingga konsumsi makanan bergizi.

“Jangan sampai terjadi pernikahan usia dini. Karena sistem reproduksi anak di bawah 20 tahun itu belum matang,” ujar dia.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Suir Syam menyampaikan bahwa perlu adanya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam penanganan stunting.

“Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja. Jika semua pihak berkolaborasi, pemenuhan gizi anak-anak stunting tidak mustahil dicapai,” kata Suir Syam.

Suir Syam menjelaskan bahwa cara paling efektif adalah dengan terus menyampaikan kepada masyarakat, lewat sosialisasi dan edukasi.

“Kita terus saling mengingatkan dan menyampaikan pentingnya pencegahan stunting dilakukan sejak dini,” katanya.

Kemudian kader-kader yang menjadi ujung tombak diharapkan tetap terus datang ke rumah-rumah untuk memberikan sosialisasi dan edukasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Analisis Kesejahteraan Keluarga DPMDPPKB Kabupaen Tanah Datar, Anita Rahmawati Annur, para kader, serta tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Di Momen 80 Tahun Deli Serdang dan Bhayangkara, Bupati Hadiahkan Ferry Kusnadi Penghargaan

2 Juli 2026 - 12:39 WIB

Assasin FC Hadirkan Turnamen Usia Dini, Saktiawan Sinaga Buka Jalan Lahirnya Bintang Baru Sepak Bola Sumut

2 Juli 2026 - 12:31 WIB

Tepat di HUT Bhayangkara ke-80, Polres Batu Bara Akan Dipimpin Kapolres Baru

1 Juli 2026 - 16:40 WIB

Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Pria di Biru-Biru, Sita Sabu 5,79 Gram

1 Juli 2026 - 08:43 WIB

Empat Paket Sabu Disita, Sat Res Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Warga Pantai Labu

26 Juni 2026 - 13:31 WIB

Trending di Kriminal