Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

BKKBN: Program Bangga Kencana Wujudkan Generasi Berkualitas

badge-check

BKKBN: Program Bangga Kencana Wujudkan Generasi Berkualitas Perbesar

TANAH DATAR, harianpaparazzi.com — Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar Kegiatan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja TA 2024 di Provinsi Sumatera Barat.

Sosialisasi yang digelar bersama Komisi IX DPR RI ini berlangsung di Gedung Serbaguna Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar pada Rabu, 21 Agustus 2024.

Kepala Tim Advokasi, KIE, Humas, dan Hubungan Antar Lembaga Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat Rismiati mengatakan, program Bangga Kencana penting dilakukan untuk mewujudkan generasi berkualitas.

“Generasi berkualitas itu adalah anak yang sehat. Untuk mewujudkan itu, stunting menjadi tantangan terberat,” kata Rismiati dalam paparannya.

Menurut Rismiati, angka stunting di Sumatera Barat masih tinggi. Untuk itu, kata dia, BKKBN telah merumuskan 8 fungsi keluarga untuk menekan angka stunting.

“Fungsi keluarga itu adalah, agama, pendidikan, ekonomi, lingkungan, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan dan reproduksi. 8 fungsi keluarga ini penting diterapkan, agar lahir anak yang berkualitas,” terang Rismiati.

Lebih lanjut Rismiati menyebutkan upaya pencegahan dimulai dari calon pengantin dan mereka harus benar-benar paham, mulai saat hamil, memeriksakan kandungan, hingga konsumsi makanan bergizi.

“Jangan sampai terjadi pernikahan usia dini. Karena sistem reproduksi anak di bawah 20 tahun itu belum matang,” ujar dia.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Suir Syam menyampaikan bahwa perlu adanya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam penanganan stunting.

“Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja. Jika semua pihak berkolaborasi, pemenuhan gizi anak-anak stunting tidak mustahil dicapai,” kata Suir Syam.

Suir Syam menjelaskan bahwa cara paling efektif adalah dengan terus menyampaikan kepada masyarakat, lewat sosialisasi dan edukasi.

“Kita terus saling mengingatkan dan menyampaikan pentingnya pencegahan stunting dilakukan sejak dini,” katanya.

Kemudian kader-kader yang menjadi ujung tombak diharapkan tetap terus datang ke rumah-rumah untuk memberikan sosialisasi dan edukasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Analisis Kesejahteraan Keluarga DPMDPPKB Kabupaen Tanah Datar, Anita Rahmawati Annur, para kader, serta tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

BLT Kesra Rp900 Ribu Oktober 2026 Cair? Begini Cara Cek Data Bansos

27 Okt 2026 - 08:17 WIB

BLT Kesra Rp900 Ribu Oktober 2026 Cair? Begini Cara Cek Data Bansos

Rendy Siap Nahkodai FWK DKI Jakarta, Usung Semangat Jurnalisme Kebangsaan

26 Okt 2026 - 12:53 WIB

Rendy Siap Nahkodai FWK DKI Jakarta, Usung Semangat Jurnalisme Kebangsaan

Rakernas FWK, Gubernur Lemhannas Ingatkan Pentingnya Pers Kritis, Independen Dalam Menyebarkan Nilai-nilai Kebangsaan

25 Okt 2026 - 08:07 WIB

Rakernas FWK, Gubernur Lemhannas Ingatkan Pentingnya Pers Kritis, Independen Dalam Menyebarkan Nilai-nilai Kebangsaan

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Antikritik

22 Okt 2026 - 09:27 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Antikritik

PLTU Banjarsari Mati Berbulan-bulan, CERI Desak PTBA Diaudit dan Manajemen Dievaluasi

20 Okt 2026 - 17:56 WIB

PLTU Banjarsari Mati Berbulan-bulan, CERI Desak PTBA Diaudit dan Manajemen Dievaluasi
Trending di News