Menu

Mode Gelap
BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap

Aceh

Pj Gubernur Aceh minta jangan ragu tetapkan status bencana darurat Lhok Puuk

badge-check

Pj Gubernur Aceh minta jangan ragu tetapkan status bencana darurat Lhok Puuk Perbesar


Harianpaparazzi.com, Lhoksukon – Pj Gubernur Aceh Dr.Syafrizal ZA, Msi meminta Pj Bupati Aceh Utara Dr. Secepatnya dan tidak jangan ragu mengambil keputusan menetapkan status desa Lhok Puuk menjadi darurat bencana alam, sesuai asas kedaruratan.

Menyahuti keinginan masyarakat desa Lhok Puuk, segera dinyatakan status darurat bencana, Pj Gubernur bersama Pj Bupati akan secepatnya duduk bersama membahas persoalan bencana tersebut kapan penetapan status darurat bencana diberlakukan.

“ jangan ragu ambil keputusan kalau ragu-ragu minta didampingi pihak kejaksaan atau BPKP supaya asas kecepatan bertindak didapat tanpa ada keragu-raguan.”

Hal tersebut disampaikan Pj Gubernur Syafrizal ZA, pada acara temu ramah dengan Pj Bupati Aceh Utara juga segenap kepala dinas, Badan dan Kantor Minggu (21/09) dipendopo Bupati.

Syafrizal dalam acara tersebut memotivasi langkah pemda , salah satunya karena pemda cepat tanggap dalam bertindak menyalurkan bantuan, maka itu sebuah prestasi dan mendapat aspresiasi di mata masyarakat. Walau pemerintah daerah harus mengakui, bantuan selama ini kepada korban bencana, belum sempurna.

Pj Bupati Dr. Drs. Mahyuzar, M.Si, menungkapkan dari hasil pantauan nya dilapangan, penanganan Bencana alam Lhok Puuk akan dibagi dalam beberapa bidang. Bidang Pertama kerusakan Infrastrur, baik sarana pemerintah dan rumah warga yang keduanya rusak akibat abrasi Purnama. Bidang ke 2, menangani persoalan hilangnya mata pencaharian nelayan tangkap dan nelayan darat. Bidang ke 3, menangani masalah pengungsian.

Saat ditanyai wartawan bagaimana akan masuknya musim penghujan saat angin tenggara kembali akan menerpa desa tersebut, Mahyuzar menjawab, hal ini akan dikonfrmasi ke pihak BMKG.

Soal adanya rencana akan direlokasi warga desa, Pj Bupati usai penyerahan bantuan menjelaskan, rencana itu akan dibicarakan kembali. Karena tidak mudah memindahkan mereka ke lokasi lain. Karena kalau mereka ditenpatkan jauh dari lokasi tempat mereka mencari mata pencahariannya ini akan menyusahkan mereka sendiri.

“makanya nanti kita bicarakan kembali, yang paling faham ini kan masyarakat setempat, jadi serba salah, semua kita libatkan, ini kita kawal ramai dan kondisi Lhok Puuk ini tidak mungkin kita biarkan terus begini,”

Sementara itu Plt Kadis PUPR Aceh Utara Ir.Jaffar,S.T. M.S.M menjelaskan, Bila tanggap darurat jadi diberlakukan dalam waktu dekat ini, maka pihaknya akan membahas langkah-langkah penanganan diperlukan dengan pihak Balai wilayah Sungai (BWS) propinsi Aceh bersama BPBD.

Terkait muncul informasi akan ada beragam penanganan Abrasi pantai, seperti tanggul penahan abrasi sama kemeringan (trapesium) dan tanggul pemcah ombak, hal ini menurut Jaffar akan dibahas kembali dan disepakati apa harus dilakukan.

“Jadi kami harus koordnasi dan mengambil peran dengan intensif, kalau pelaksanaan nanti ini sepenuhnya tugas dan fungsi pihak BPBD, karena kami hanya pendukung dalam hal dokumen dan kami akan menginventarisir kerusakan.”

Menurutnya, kapan akan dimulai pelaksanaan pembangunannya, hal ini BPBD yang mengatur skenario, bagaimana caranya dan dari mana anggarannya.

Akibat Pasang Purnama dengan ketinggian ombak 4 meter sejak sepekan ini , mengakibatkan 204 kk atau 780 jiwa, desa Lhok Puuk mengungsi ke Meunasah setempat. Total 38 unit rumah warga ambruk diterjang ombak, demikian pula sarana milik pemerintah ikut mengalami kerusakan berupa jalan satu-satunya dari desa Lhok Puuk ke ibukota kecamatan Seunuddon Terputu sepanjang 10 meter. Jalan ini merupakan satu-satunya jalan Kabupaten bahkan akses jalan sepajang 4 kilometer dari desa tetangga Matang Puntong hingga ke desa Ulee Rubek sulit dilalui. Selain itu sejumlah tiang listrik PLN roboh.(firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tokoh Masyarakat Darul Ihsan Desak Pemerintah Segera Legalkan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

19 Juli 2026 - 19:16 WIB

Konflik Cot Girek Memasuki Titik Kritis, Nasib 500 Pekerja dan Perpanjangan HGU Berkejaran dengan Waktu

17 Juli 2026 - 22:52 WIB

Latih Kesiapsiagaan, PHE NSO Edukasi Anak Desa Kuala Cangkoi Tanggap Bencana

16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Sukseskan Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Sekolah TK Al Jabal Nur

16 Juli 2026 - 12:34 WIB

5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

14 Juli 2026 - 12:38 WIB

Trending di Aceh