Menu

Mode Gelap
Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan

Aceh

Bustami akan Berpasangan dengan Tu Sop di Pilkada Aceh, 1.300 Ulama Pastikan Dukung

badge-check

Bustami akan Berpasangan dengan Tu Sop di Pilkada Aceh, 1.300 Ulama Pastikan Dukung Perbesar

Aceh Timur, harianpaparazzi.comH. Bustami Hamzah akan berpasangan dengan Tgk H. Muhammad Yusuf A.Wahab alias Tu Sop dalam pilkada Aceh tahun 2024. Pasangan ini dipastikan mendapat dukungan besar dari 1.300 Ulama di seluruh Aceh, setelah sebelumnya Tu Sop batal berpasangan dengan Muzakir Manaf alias Mualem dari Partai Aceh.

Sumber media ini menjelaskan, jauh- jauh hari ulama kharismatik Aceh H.Muhammad Ali alias Abu Paya Pasi telah merekomendasi Tu Sop untuk berpasangan dengan Mualem, namun tiba- tiba Partai Aceh lebih memilih Wakilnya Fadlullah atau Dek Fad dari Partai Gerindra.

Sehingga Abu Paya Pasi mencabut dukungannya kepada Partai Aceh sekaligus mundur dari tiga jabatannya yaitu sebagai Anggota tuha peut lembaga wali nanggroe (LWN), Penasehat Dewan Pimpinan Partai Aceh (DPA) Partai Aceh serta ketua umum Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA).

Keputusan pengunduran diri ini dituangkan dalam surat resmi yang ditandatangani oleh H. Muhammad Ali atau Abu Paya Pasi, tertanggal Sabtu (17/8/2024). 

“Saya merasa bahwa keputusan ini adalah langkah terbaik untuk semua pihak,” tulis Abu dalam surat tersebut.

Ketua Ikatan Alumni Dayah Paya Pasi, Zainuddin dalam keterangannya kepada harianpaparazzi.com mengungkapkan Abu Paya Pasi mundur karena merasa kecewa rekomendasi yang beliau sampaikan bersama para ulama dan cendekiawan dayah lainnya tidak diindahkan oleh Partai Aceh, terutama terkait calon Wakil Gubernur dan Bupati Aceh Timur.

“Abu mundur dari posisi tersebut agar keputusan yang diambil oleh Partai Aceh lebih mudah, tidak lagi tertahan dengan adanya Abu di sana. Jadi, siapa pun yang mau diangkat sebagai ketua atau wakil nantinya lebih mudah,” kata Zainuddin.

Mundurnya Abu Paya Pasi dari tiga jabatan tersebut bisa dipastikan berdampak turunnya perolehan suara Partai Aceh pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang.

Surat pengunduran diri yang ditandatangani H. Muhammad Ali atau Abu Paya Pasi. (ist)

Minta Tak memilih Partai Aceh 

Selain itu, Abu Paya Pasi juga menginstruksikan seluruh alumni Dayah Bustanul Huda Paya Pasi untuk keluar dari Partai Aceh. 

Instruksi ini disampaikan melalui pesan WhatsApp yang berisi imbauan agar para alumni tidak lagi terlibat atau mendukung Partai Aceh, MUNA, dan Lembaga Wali Nanggroe dalam bentuk apapun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tokoh Masyarakat Darul Ihsan Desak Pemerintah Segera Legalkan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

19 Juli 2026 - 19:16 WIB

Konflik Cot Girek Memasuki Titik Kritis, Nasib 500 Pekerja dan Perpanjangan HGU Berkejaran dengan Waktu

17 Juli 2026 - 22:52 WIB

Latih Kesiapsiagaan, PHE NSO Edukasi Anak Desa Kuala Cangkoi Tanggap Bencana

16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Sukseskan Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Sekolah TK Al Jabal Nur

16 Juli 2026 - 12:34 WIB

5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

14 Juli 2026 - 12:38 WIB

Trending di Aceh