Menu

Otomatis
Breaking News

Aceh

Tim Ahli Cagar Budaya: Jangan Cepat Mengklaim Soal Temuan Makam Pahlawan Pang Lateh 

badge-check

Tim Ahli Cagar Budaya: Jangan Cepat Mengklaim Soal Temuan Makam Pahlawan Pang Lateh  Perbesar

Aceh Utara, harianpaparazzi.comTim Ahli pendaftaran Cagar Budaya Sarjan, S.Pd.,M.Kom, meminta LSM Ikatan pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Aceh Utara jangan tergesa-gesa menyatakan menemukan Makam Pahlawan Pang Lateh, Karena yang berhak menyatakan itu sah atau bukan adalah Pemerintah dan Tim Ahli Cagar Budaya.

Hal tersebut disampaikan Pamong Budaya sekaligus Tim Ahli Pendaftaran Cagar Budaya pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Sarjan, S.Pd.,M.Kom, kepada harianpaparazzi.com, Minggu (18/08) terkait dengan ditemukannya makam Pahlawan Pang Lateh di desa Alue Buya Kecamatan Baktiya.

Diakuinya, pihaknya telah turun ke lokasi dimaksud, kuburan tersebut diduga tidak asli lagi, salah satunya yakni material semen digunakan masih baru. Seharusnya kalau makam bernilai sejarah, apapun bentuknya tidak dibenarkan dipugar. Kalaupun dipugar, maka kuburan itu dinyatakan tidak layak untuk didaftarkan sebagai cagar budaya sejarah.

Selain itu, ciri lainnya, harus ada, 35 persen bukti menunjukkan bahwa kuburan tersebut makam pahlawan, salah satunya batu nisan, dan benda peninggalan yang ada disekitarnya.

“Nah saya sudah mendapatkan laporan ini dan kami juga sudah melaporkan ini kepada pimpinan dan rencana dalam waktu dekat ini kami akan membentuk tim sebanyak 5 orang salah satunya tim ahli sejarah dari Provinsi, untuk membuktikan itu semua,” katanya.

Soal ada pihak yang mengakui dari keturunan Pang Lateh, hal ini juga akan kita pelajari nantinya, karena kita perlu menggali silsilah keturunan beliau. Karena menurut Sarjan, begitu minim catatan sejarah Pang Lateh yang ditemukan. 

Karena selama ini situs cagar budaya sejarah makam Pang Lateh secara resmi yang diakui pemerintah yakni makam yang ada di kota Lhoksukon dan Makam beliau bersebelahan dengan makam Pang Nanggroe.

Sementara itu Ketua IPSM Aceh Utara Mukhtaruddin mengatakan, untuk membuktikan kebenaran makam Pang Lateh, hal ini telah diteliti selama 3 tahun oleh seseorang yang juga penulis Buku Sejaran Makam Cut Mutia dari kalangan pihak IPSM.

Lanjut Mukhtaruddin menurut kisahnyanya Pang Lateh meninggal 1910 di Paya cicem Matang Raya Barat, saat berperang dengan Belanda. Saat kontak tembak dengan penjajah akhirnya Almarhum Syahid, dan jasad pahlawan tersebut terdiri beberapa bagian. 

“Seperti yang disampaikan saksi mata secara turun temurun, usai kontak tembak, tubuh Pang Lateh dipotong dua bagian oleh belanda, kepala belau di arak ke Kota Lhoksukon, dan sampai sekarang yang dikubur di makam di Kota Lhoksukon itu hanya bagian kepala Pang Lateh, sedangkan badannya dikubur di desa Alue Buya.” 

Diakui, pada nisan tersebut, tertulis Tengku Lateh, dan belum dipugar sama sekali. Namun dalam Keterangan Ketua IPSM, pihak keluarga tidak mengizinkan bila anggota tubuh Pang Lateh disatukan.

Oleh Karena itu pihaknya meminta kepada Pemerintah pusat dan Daerah menyediakan anggaran 1 koma 2 miliar, guna membangun jalan menuju ke makam tersebut dan juga berbagai sarana fisik lainya.

Tambahnya, mencuatnya hal ini ke tengah masyarakat karena, di saat pihaknya tengah menyusun buku sejarah tentang Cut Mutia, dan berhasil menemukan silsilah Cut Mutia, Kemudian berlanjut ke sisilah Pang Nanggroe. Selanjutnya ekspedisi penggalian sejarah ini berlanjut ke Sejarah Pang Lateh. Bahkan Pihaknya tidak lama lagi pihaknya juga mengungkap makam Tengku Mata’i yang diduga berada di desa Samarkilang. (Firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

PNL Raih 12 Medali di PORSENI XV, Prestasi Jadi Modal Pembinaan

10 Agu 2026 - 22:42 WIB

PNL Raih 12 Medali di PORSENI XV, Prestasi Jadi Modal Pembinaan

Quick Response, Brimob Aceh Bersama TNI Dan Damkar Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Lhokseumawe

10 Agu 2026 - 19:20 WIB

Quick Response, Brimob Aceh Bersama TNI Dan Damkar Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Lhokseumawe

Isu Kapolresta Banda Aceh dan Kasat Resnarkoba Diamankan Propam, Terkait Pesta Narkoba

9 Agu 2026 - 12:43 WIB

Isu Kapolresta Banda Aceh dan Kasat Resnarkoba Diamankan Propam, Terkait Pesta Narkoba

Brimob Batalyon B Pelopor Ajak Warga Pasang Bendera Merah Putih Semarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke-81.

6 Agu 2026 - 11:51 WIB

Brimob Batalyon B Pelopor Ajak Warga Pasang Bendera Merah Putih Semarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke-81.

DWP PNL Menyapa dari Hati: Menjaga Senyum, Menyalakan Harapan Anak Negeri

31 Jul 2026 - 09:03 WIB

DWP PNL Menyapa dari Hati: Menjaga Senyum, Menyalakan Harapan Anak Negeri
Trending di Aceh