Tarutung, harianpaparazzi.com – Kunci menciptakan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif tidak cukup hanya penegakan hukum, tetapi perlu kehadiran polisi di tengah masyarakat, pencegahan dini, pelayanan yang baik serta sinergi dengan berbagai elemen menjadi.
Hal itu dikatakan Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ferry Mulyana Sunarya saat menerima kunjungan silaturahmi PWI Bonapasogit di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres didampingi Kasi Humas Aiptu Walpon Baringbing, menegaskan, ke depan hubungan dan sinergi antara Polri dan insan pers, khususnya PWI Bonapasogit, diharapkan semakin baik.
Kata Ferry, pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi sekaligus menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas.
“Kita berharap sinergi antara Polri dan PWI semakin baik kedepannya,” ujarnya.
Ferry mengungkapkan kurang lebih dua pekan dipercaya memimpin, telah menginjak Polsek terjauh Garoga dan Pangaribuan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sebagaimana mestinya.
“Kita masih akan melakukan kunjungan ke Polsek-Polsek untuk melihat langsung bagaimana pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kecamatan Garoga, yang merupakan wilayah cukup jauh dari pusat pemerintahan kabupaten untuk menjaga tiga pilar.
Bagi Ferry, tugas kepolisian tidak semata-mata diukur dari berapa banyak kasus yang berhasil diungkap atau pelaku kejahatan yang ditangkap. Lebih jauh dari itu, keberhasilan polisi justru ketika potensi gangguan keamanan dapat dicegah sebelum menjadi persoalan.
“Suatu keberhasilan institusi Polri bukan melihat menangkap atau mengungkap kejahatan. Tetapi bagaimana kita melakukan upaya preventif,” imbuhnya.
Meski demikian, penegakan hukum tetap akan dilakukan apabila situasi memang mengharuskannya. Tindakan tegas, menurut Ferry, merupakan bagian dari tugas kepolisian ketika pendekatan persuasif maupun pencegahan tidak lagi cukup.
“Penegakan hukum dan tindakan tegas serta terukur akan kita lakukan bila diperlukan, namun tetap kita kedepankan justice kolaboratif,” kata Kapolres Taput.
Ketua PWI Bonapasogit Alfonso Situmorang didampingi sekretaris Darwin Manalu, bendahara Candra Sirait, wakil ketua Bongsu Sitompul dan sejumlah pengurus Robert Siregar, Janpiter Simorangkir dan Andoky Manalu menyampaikan apresiasi atas atensi sambutan Kapolres.
Selain memperkenalkan kepengurusan PWI Bonapasogit yang memiliki cakupan kerja jurnalistik di wilayah Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan, Alfonso berharap komunikasi dan sinergi dengan Polres Taput dapat terus diperkuat seperti yang telah terjalin selama ini.
“PWI Bonapasogit siap bersinergi dengan Polres Taput dalam berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.
Namun, Alfonso menegaskan bahwa dukungan terhadap tugas kepolisian tidak berarti menghilangkan fungsi pers sebagai kontrol sosial.
“Insan pers tetap menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, kritis dan berimbang. kolaborasi antara kepolisian dan pers justru dapat menjadi kekuatan dalam menciptakan suasana yang aman, kondusif serta memberikan informasi yang mencerdaskan masyarakat,” ujarnya. (Marudut/rel)






