Menu

Otomatis
Breaking News

Advertorial

Perkuat Transformasi Digital, Bupati Aceh Utara Jalin Sinergi dengan Wamenkomdigi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

badge-check

Perkuat Transformasi Digital, Bupati Aceh Utara Jalin Sinergi dengan Wamenkomdigi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik Perbesar

JAKARTA, Harianpaparazzi.com — Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayah Wa, melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, dalam rangka memperkuat ekosistem transformasi digital di Kabupaten Aceh Utara, Rabu (24/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam mempercepat implementasi pemerintahan digital guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat hingga ke tingkat gampong.

Dalam kesempatan itu, Ayah Wa meminta dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk memperkuat Digital Public Infrastructure (DPI), meningkatkan interoperabilitas sistem antarlembaga, serta mendorong pemanfaatan identitas digital sebagai fondasi pelayanan publik yang terintegrasi dan inklusif.

“Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital akan semakin memperkuat ekosistem transformasi digital. Berbagai program, mulai dari layanan publik berbasis daring, portal pengaduan masyarakat, hingga penguatan literasi digital akan terus kami optimalkan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Ayah Wa.

Selain penguatan sistem digital, Ayah Wa juga berharap Kementerian Komunikasi dan Digital dapat memberikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur telekomunikasi, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta mempercepat pengembangan program desa digital di Aceh Utara.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah gampong yang belum menikmati layanan telekomunikasi secara optimal akibat kondisi geografis maupun dampak bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Masih ada beberapa wilayah yang mengalami keterbatasan akses sinyal komunikasi atau blank spot. Karena itu, kami berharap adanya perhatian dan dukungan khusus dari Kementerian Komunikasi dan Digital agar masyarakat di wilayah tersebut dapat menikmati akses digital yang setara,” katanya.

Foto: Bupati AyahWa bersama dengan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria. (red)

Ayah Wa menambahkan, pengembangan platform digital tidak hanya akan meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat dalam memasarkan produk unggulan daerah melalui platform digital. Di sisi lain, sistem berbagi data (data sharing) dan interoperabilitas antarlembaga akan memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, akurat, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di sektor publik.

Menurutnya, transformasi digital bukan sekadar menghadirkan teknologi, melainkan memastikan setiap warga memperoleh pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan merata.

“Aceh Utara memiliki wilayah yang sangat luas dengan 852 gampong yang tersebar di 27 kecamatan. Karena itu, digitalisasi pemerintahan menjadi sebuah kebutuhan agar pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat, tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penerapan pemerintahan digital (Digital Government) akan menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Dengan adanya pemerintahan digital, masyarakat akan merasa lebih diperhatikan, didengar, dan memperoleh pelayanan yang lebih cepat serta lebih mudah diakses,” kata Ayah Wa.

Ia menilai bahwa masyarakat saat ini menginginkan layanan yang cepat, terintegrasi, dan tanpa hambatan. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara akan terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital guna mempercepat implementasi transformasi digital di daerah.

“Masyarakat menginginkan pelayanan yang cepat, seamless, dan terintegrasi. Ini menjadi tantangan sekaligus arah baru reformasi birokrasi digital yang akan terus kami dorong bersama Kementerian Komunikasi dan Digital demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi seluruh masyarakat Aceh Utara,” tutup Ayah Wa. ( Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Perjuangan Ayah Wa Berbuah Apresiasi, Mensos RI Puji Akurasi Data Bantuan Pascabencana Aceh Utara

24 Jul 2026 - 10:03 WIB

Perjuangan Ayah Wa Berbuah Apresiasi, Mensos RI Puji Akurasi Data Bantuan Pascabencana Aceh Utara

Sinergi Pemkab Aceh Utara dan Kemensos RI Percepat Pemulihan Pascabanjir serta Perluas Akses Pendidikan

23 Jul 2026 - 10:07 WIB

Sinergi Pemkab Aceh Utara dan Kemensos RI Percepat Pemulihan Pascabanjir serta Perluas Akses Pendidikan

Bupati Aceh Utara Dukung Muktamar Ulama 2026, Perkuat Syariat Islam Hadapi Tantangan Era Digital

18 Jul 2026 - 07:08 WIB

Bupati Aceh Utara Dukung Muktamar Ulama 2026, Perkuat Syariat Islam Hadapi Tantangan Era Digital

Komitmen Ayah Wa Pulihkan Layanan Kesehatan, Pemkab Aceh Utara Jemput Bantuan Alkes Modern dari Kemenkes RI

17 Jul 2026 - 08:39 WIB

Komitmen Ayah Wa Pulihkan Layanan Kesehatan, Pemkab Aceh Utara Jemput Bantuan Alkes Modern dari Kemenkes RI

Ayah Wa Kawal Langsung Bantuan 98.530 KK Korban Banjir Aceh Utara hingga ke Pemerintah Pusat

16 Jul 2026 - 12:02 WIB

Ayah Wa Kawal Langsung Bantuan 98.530 KK Korban Banjir Aceh Utara hingga ke Pemerintah Pusat
Trending di Advertorial