Aceh Utara, Harianpaparazzi.com — Dugaan permintaan uang dalam proses pengurusan kamar pasien mencuat di RSUD Cut Meutia, Aceh Utara. Uang sebesar Rp300 ribu disebut diminta oleh seorang petugas keamanan (satpam) kepada keluarga pasien yang masuk melalui Unit Gawat Darurat (UGD).
Berdasarkan informasi yang diterima, pasien tersebut dibawa ke UGD untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah mendapat pelayanan, keluarga pasien disebut diberi tahu bahwa kamar perawatan sedang penuh.
Dalam kondisi tersebut, seorang satpam diduga meminta uang Rp300 ribu dengan alasan untuk membantu pengurusan kamar pasien.
Informasi ini masih berupa dugaan dan perlu diklarifikasi untuk memastikan kronologi, identitas petugas yang bersangkutan, serta apakah permintaan uang tersebut memiliki dasar atau merupakan kebijakan resmi rumah sakit.
Jika benar terjadi, pihak manajemen RSUD Cut Meutia perlu memberikan penjelasan mengenai prosedur pengurusan kamar pasien dan ketentuan terkait biaya yang dibebankan kepada pasien atau keluarga.
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari manajemen RSUD Cut Meutia maupun petugas keamanan yang disebut dalam informasi tersebut.
Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak RSUD Cut Meutia serta pihak terkait untuk memberikan penjelasan secara berimbang. (Tri Nugroho Panggabean)






