Menu

Mode Gelap
Jufri Sitompul Terpilih Jadi Ketua PKB Taput: Memperkuat Struktur Menghadapi Pemilu Legislatif Operasi Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Ungkap Kasus Ganja di Kecamatan Galang Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola

Aceh

Kepala Desa Suka Damai Bantah Pernah Ancam dan Warga dan Tebang Tanaman

badge-check

Kepala Desa Suka Damai Bantah Pernah Ancam dan Warga dan Tebang Tanaman Perbesar

Aceh Timur, Harianpaparazzi.com – Terkait adanya dugaan laporan pengacaman, penebangan tanaman dan pengancaman serta pembakaran gubuk di Kavling nomor 54 Desa Suka Damai, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur.
Seperti yang dilapor Abdul Wahab yang mengaku sebagai korban.

Kepala Desa Suka Damai Tiansyah membantah dengan tegas hal tersebut dan harus meluruskan informasi yang pernah dilansir di sebuah media online.

“Demi Allah saya bersumpah tidak pernah melakukan pengancaman, apalagi Abdul Wahab adalah warga desa saya sendiri, walaupun pun ia baru 2 tahun 6 bulan berdomisili. Dan saya juga tidak pernah menjemput atau memanggil Abdul Wahab,” kata Tiansyah dalam keterangan tertulis. Senin 15 Juni 2026.

Tiainsyah juga menjelaskan bahwa pada tanggal 4 Juni 2026, sekitar 15.15 WIB. “Hari itu saya diminta hadir oleh masyarakat untuk meluruskan sangketa batas tanah. Namun upaya mediasi tidak berhasil. Awalnya ada laporan dari warga, bahwa Abdul Wahab telah menanami tanaman di lahan orang lain sehingga terjadi perselisihan, lahan milik orang lain diantaranya, milik S, Rijal dan milik Wakleng, makanya datang saya datang untuk meluruskan atau mediasi, namun tidak berhasil” ungkap Tiainsyah.

Terkait masalah pembakaran gubuk dan penebangan tanaman, Tiainsyah juga mengatakan bahwa hal tersebut diluar sepengetahuan dirinya. “Saya baru mengetahui hal tersebut pada Juml’at malam, itupun di kasih tahu oleh kanitres Pante Bidari,” katanya.

Oleh karena itu. Sebagai Kepala Desa Suka Damai Tiainsyah merasa perlu meluruskan informasi yang telah beredar di sebuah media online. Agar publik tahu kejadian yang sebenarnya dan tidak terjadi fitnah, demikian, kata Kepala Desa Suka Damai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Abdul wahab

    Kalau saya menanami lahan milik S,rijal dan wak leng tentu logikanya saya sdh cek cok dari dulu knp baru skrg masalah timbul ketika pohon sdh besar besar dan yg kedua kecuali dgn S yg tdk pernah saya kenal hampir setiap hari kami bersama sama rizal dan wak leng sll di kebun tapi tdk pernah sekalipun ada cek cok.

Sudah ditampilkan semua
Baca Lainnya

DWP PNL Menyapa dari Hati: Menjaga Senyum, Menyalakan Harapan Anak Negeri

31 Juli 2026 - 09:03 WIB

JMSI Nilai Safrizal Berhasil Pimpin PRR Aceh di Masa Darurat dan Pemulihan: Minta Fokus Penuh pada Fase Rekonstruksi

30 Juli 2026 - 18:08 WIB

MAA Aceh Utara Lahirkan Pemuda Pelopor dan Duta Adat, Warisan Indatu Bersemi di Tangan Generasi Muda

30 Juli 2026 - 00:33 WIB

Muhammad Imam Abiyyu Persembahkan Dua Medali Perak untuk PNL di Ajang PORSENI XV

27 Juli 2026 - 23:30 WIB

Setahun Disidik, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Dokumen Pembayaran BLT Gampong Blang Majron Berakhir SP3, Temuan Audit Rp107,8 Juta Jadi Sorotan

25 Juli 2026 - 19:59 WIB

Trending di Aceh