Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Aceh

PHE NSO Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan, Siswa SMPN 6 Lhokseumawe Dilatih Kelola Sampah

badge-check

PHE NSO Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan, Siswa SMPN 6 Lhokseumawe Dilatih Kelola Sampah Perbesar

LHOKSEUMAWE, Harianpaparazzi.com – Pertamina Hulu Energi North Sumatra Offshore (PHE NSO) bersama Cendikia Foundation menggelar pelatihan limbah organik dan anorganik di SMPN 6 Lhokseumawe. Lewat program ini diharapkan bisa menggerakkan siswa/siswi dalam mengelola sampah secara efektif.

Field Manager (FM) PHE NSO, Rizki Kushardani mengatakan, melalui kegiatan aktivasi bank sampah siswa diajak untuk membangun kepedulian terhadap pengelolaan limbah di lingkungan sekitar. Dan, siswa dikenalkan potensi limbah rumah tangga yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomis sekaligus bermanfaat untuk lingkungan.

“Program ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas peserta didik agar lebih peduli terhadap lingkungan. Melalui program ini sekolah juga diharapkan bisa menjadi pusat edukasi lingkungan,” ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (3/6).

Sebanyak puluhan siswa yang mengikuti pelatihan mendapatkan berbagai materi seperti pemilahan, penerapan bank sampah hingga pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai tambah. Inisiatif program ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam kepedulian terhadap pengelolaan sampah.

Sebagai informasi, setiap hari produksi sampah organic maupun anorganik di Kota Lhokseumawe mencapai 110 ton. Jika diakumulasikan produksi sampah setiap bulannya mencapai 3.300 ton hingga 3.410 ton. Untuk menangani tingginya jumlah produksi sampah, Pemerintah Kota Lhokseumawe meluncurkan program Broh Jeut Kue Peng (Sampah Jadi Uang) dilengkapi mesin pengolahan sampah terbarukan berbasis circular economy.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe, Zulfikar Syarif memberikan apresiasi terhadap PHE NSO yang memiliki program sejalan dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Maka dari itu, ia berharap kegiatan serupa bisa kembali terlaksana pada sekolah lainnya.

“Program kegiatan ini sangat bagus karena menumbuhkan kesadaran kepedulian terhadap lingkungan dari sekolah. Saya mendukung program pengembangan bank sampah di sekolah,” katanya.

Ia menuturkan, melalui program ini, sekolah diharapkan menjadi garda terdepan dalam menanamkan karakter peduli lingkungan terhadap generasi muda dan warga sekitar. Jadi, ia siap bekerja sama untuk menerapkan program bank sampah di sekolah-sekolah lainnya.

Program ini terlaksana berkat kolaborasi multipihak antara lain Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe, Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe, Kecamatan Muara Satu, dan Keuchik Batuphat Timur. Kolaborasi multi stakeholder ini memberikan energi baru dalam menghadapi tantangan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Perubahan APBK 2026 Disetujui, DPRK Aceh Utara Desak Penagihan PI 10 Persen

27 Sep 2026 - 09:15 WIB

Perubahan APBK 2026 Disetujui, DPRK Aceh Utara Desak Penagihan PI 10 Persen

SPBU 14.244.497 di Aceh Tamiang Diduga Layani Pembelian Solar Menggunakan Jeriken

26 Sep 2026 - 12:32 WIB

SPBU 14.244.497 di Aceh Tamiang Diduga Layani Pembelian Solar Menggunakan Jeriken

Tiga Kendaraan Diduga Terkait “Ninja Sawit” Diserahkan Warga ke Polres Lhokseumawe

25 Sep 2026 - 19:03 WIB

Tiga Kendaraan Diduga Terkait “Ninja Sawit” Diserahkan Warga ke Polres Lhokseumawe

FPRMI Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh

24 Sep 2026 - 14:09 WIB

FPRMI Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh

Diduga Bakal Jadi Tersangka, Mantan Plt Dirut RSU Cut Meutia Diperiksa Kejari Terkait Dana BLUD

22 Sep 2026 - 20:14 WIB

Diduga Bakal Jadi Tersangka, Mantan Plt Dirut RSU Cut Meutia Diperiksa Kejari Terkait Dana BLUD
Trending di Aceh