Menu

Mode Gelap
BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap

Nasional

PWI-IPB Bahas Beasiswa S2 untuk Wartawan, Ada 10 Prodi Magister yang Ditawarkan

badge-check

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir didampingi unsur pengurusnya foto bersama dengan Dekan Sekolah Pascasarjana IPB,  Prof Yusli Wardiatno bersama unsur pimpinan lembaga pendidikan tinggi tersebut seusai pembahasan kerja sama program S2 untuk wartawan di Kampus IPB University Baranangsiang, Bogor, Selasa, 2 Juni 2026. (Dok PWI Pusat)
Perbesar

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir didampingi unsur pengurusnya foto bersama dengan Dekan Sekolah Pascasarjana IPB, Prof Yusli Wardiatno bersama unsur pimpinan lembaga pendidikan tinggi tersebut seusai pembahasan kerja sama program S2 untuk wartawan di Kampus IPB University Baranangsiang, Bogor, Selasa, 2 Juni 2026. (Dok PWI Pusat)

JAKARTA, Harianpaparazzi.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) merancang program beasiswa strata dua (S2) untuk wartawan.

Program itu disiapkan untuk membuka akses pendidikan pascasarjana sekaligus memperkuat kompetensi dan profesionalisme insan pers.

“Kerja sama ini sangat baik untuk mengembangkan keilmuan dan kapasitas wartawan. Namun, perlu ada rapat teknis lanjutan yang lebih mendalam agar seluruh mekanisme dapat disusun dengan baik dan menghindari berbagai kendala yang tidak diinginkan di kemudian hari,” kata Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir saat pertemuan kerja sama di Kampus IPB University Baranangsiang, Bogor, Selasa, 2 Juni 2026.

Pada pertemuan itu, Ketua Umum PWI Pusat didampingi Sekretaris Jenderal, M. Selamet Susanto; Anggota Dewan Pakar, Yulian Warman; Wakil Sekretaris Jenderal, Kadirah; Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Sarwani; Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Zarman Syah; Ketua Komisi Pendidikan dan Pelatihan,
Jufri Al Katiri; Humas PWI Pusat, Mercys Charles Loho, dan Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi.

Rombongan PWI Pusat diterima Dekan Sekolah Pascasarjana IPB, Prof Yusli Wardiatno bersama jajaran pimpinan lembaga pendidikan tersebut.

Kedua pihak membahas rancangan kerja sama yang akan ditindaklanjuti secara teknis.

Akhmad Munir mengatakan program beasiswa bagi wartawan perlu dirancang secara matang. Dia menilai rancangan itu harus tepat sasaran dan dapat berjalan berkelanjutan.

Dia menyebut tantangan utama wartawan untuk melanjutkan pendidikan adalah tingginya aktivitas profesi dan keterbatasan biaya pendidikan. Karena itu, skema program diminta fleksibel dan realistis.

Menurutnya, sejumlah alternatif pembiayaan masih akan dibahas lebih lanjut. Opsi itu meliputi kemungkinan sinergi dengan program LPDP, skema pembiayaan parsial, bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga bentuk dukungan pendidikan lainnya.

“Yang terpenting adalah membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi wartawan. Bentuk dukungannya bisa beragam, tidak harus menanggung seluruh biaya pendidikan, tetapi dapat berupa bantuan parsial maupun dukungan UKT yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan program,” ujarnya.

Munir menambahkan program tersebut nantinya menjadi bagian dari pengembangan kompetensi anggota PWI. Program ini juga diarahkan untuk memperkuat kemitraan organisasi dengan perguruan tinggi.

10 Prodi Magister

Dekan Sekolah Pascasarjana IPB, Prof Yusli Wardiatno menyatakan pihaknya berkomitmen mendukung peningkatan kualitas SDM nasional. Dia menyebut insan pers memiliki peran strategis dalam pembangunan dan penyebaran informasi publik.

“Rencana kerja sama dengan PWI adalah langkah positif untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi wartawan serta memperkuat kapasitas akademik dan profesionalisme mereka,” ucap Yusli.

Yusli memaparkan sedikitnya 10 program studi (Prodi) magister yang berpotensi menjadi pilihan wartawan peserta program beasiswa.

Program itu mencakup Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan, Komunikasi Digital dan Media, Manajemen Pembangunan Daerah, Ilmu Manajemen hingga Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan.

Program studi tersebut dinilai relevan dengan tantangan profesi wartawan di era digital. Bidang yang ditawarkan mencakup komunikasi, ekonomi, lingkungan hidup, pembangunan daerah, dan bisnis.

PWI dan IPB sepakat menindaklanjuti hasil pertemuan melalui pembahasan teknis lanjutan. Pembahasan itu akan mencakup nota kesepahaman (MoU), skema pembiayaan, kriteria peserta, serta bentuk dukungan pendidikan yang dapat dijalankan secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dua Mahasiswa JTM PNL Raih Juara I pada National Welding Competition 2026 di PPNS Surabaya

17 Juli 2026 - 11:19 WIB

Klaim Bobby Nasution Dipertanyakan, Pengamat: Keberhasilan Diukur dari Hasil, Bukan Siapa yang Memulai

3 Juli 2026 - 13:55 WIB

Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit

13 Juni 2026 - 14:30 WIB

Wisuda di JCC, Haji Uma Raih Gelar Magister Ilmu Politik, Putranya Lulus Sarjana Ilmu Komunikasi

1 Juni 2026 - 16:22 WIB

Mercu Buana Kukuhkan Dua Guru Besar Perempuan di Hari Kartini

22 April 2026 - 18:50 WIB

Trending di Nasional