Menu

Mode Gelap
Komisi C DPRD Taput Sikapi Keresahan Warga  Seputar Status Desil, BPJS Agar Lebih Cermat Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap Pria di Biru-Biru, Sita Sabu 5,79 Gram PWI Bonapasogit Mekar, Edward Sinaga Pimpin PWI Toba dan Tumpal Sijabat Ketua PWI Samosir Empat Paket Sabu Disita, Sat Res Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Warga Pantai Labu Polres Taput Sita 112 Paket Ganja, 2 Kurir Turut Diamankan  Kejari Batu Bara Bongkar Kasus Proyek Jalan Rp43 Miliar, 12 Terdakwa Dituntut, Negara Rugi Rp6 Miliar

Aceh

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Aceh Tengah, Sejumlah Desa Sempat Terisolir

badge-check


					Salah satu jembatan darurat di wilayah Ketol Kabupaten Aceh Tengah kembali rusak akibat banjir bandang, di Aceh Tengah, Rabu (1/4/2026). Perbesar

Salah satu jembatan darurat di wilayah Ketol Kabupaten Aceh Tengah kembali rusak akibat banjir bandang, di Aceh Tengah, Rabu (1/4/2026).

BANDA ACEH, harianpaparazzi.com — Bencana banjir bandang dan tanah longsor kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Selasa (31/3/2026) sore.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, menyampaikan bahwa bencana ini terjadi di beberapa kecamatan dengan dampak cukup signifikan, terutama pada infrastruktur.

“Telah terjadi banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah kecamatan di Aceh Tengah,” ujarnya dalam laporan resmi, Rabu (1/4/2026).

Berdasarkan data dari petugas Pusdalops, wilayah terdampak meliputi Desa Sepakat di Kecamatan Celala, Desa Gele Pulo serta ruas Jalan Bintang–Simpang Kraf di Kecamatan Bintang. Selain itu, bencana juga terjadi di Desa Lumut dan kawasan jembatan Kala Ili di Kecamatan Linge, serta Desa Mendale dan Paya Kumbi di Kecamatan Kebayakan.

Kerusakan cukup parah dilaporkan terjadi di Kecamatan Ketol, di mana dua jembatan darurat yang sebelumnya dibangun pascabencana kembali rusak akibat terjangan banjir.

“Akibat banjir bandang ini, dua jembatan darurat yang dibangun saat bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu,” kata Bahron.

Dampak dari putusnya akses tersebut membuat sejumlah desa di Kecamatan Ketol kembali terisolasi. Meski demikian, hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi.

“Tidak ada korban jiwa, serta pengungsi akibat dari banjir bandang dan tanah longsor ini,” tegasnya.

Saat ini, tim dari BPBD Aceh Tengah terus melakukan upaya penanganan di lapangan. Sejumlah alat berat telah dikerahkan untuk mempercepat proses pemulihan akses, termasuk pembangunan kembali jembatan darurat.

“Saat ini, jalan Bintang Sp Kraf telah normal kembali. Sedangkan penanganan dua jembatan yang hanyut dan ambruk, sedang dilakukan mobilisasi alat berat guna pembuatan jembatan darurat,” demikian Bahron Bakti.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi. (ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua PC 0113 FKPPI Kota Lhokseumawe Serahkan Bibit Mangga kepada Polres Lhokseumawe dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

30 Juni 2026 - 22:57 WIB

Danone Indonesia Bangun Sumur Bor untuk RSUD Cut Meutia, Dukung Ketersediaan Air Bersih di Aceh Utara

24 Juni 2026 - 10:14 WIB

Camat Idi Rayeuk Belum Beri Klarifikasi Terkait Dugaan Pengumpulan Dana Peringatan 1 Muharram

23 Juni 2026 - 08:37 WIB

Kabar Pemutusan Kontrak KSO Sudah Beredar, Mengapa Surat Resmi Masih Belum Terbit?

20 Juni 2026 - 22:55 WIB

Bantuan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir Rp1 Triliun Mulai Disalurkan, 99 Ribu Jiwa Terima Jadup

19 Juni 2026 - 19:16 WIB

Trending di Aceh