Menu

Mode Gelap
APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi

Aceh

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Aceh Tengah, Sejumlah Desa Sempat Terisolir

badge-check


					Salah satu jembatan darurat di wilayah Ketol Kabupaten Aceh Tengah kembali rusak akibat banjir bandang, di Aceh Tengah, Rabu (1/4/2026). Perbesar

Salah satu jembatan darurat di wilayah Ketol Kabupaten Aceh Tengah kembali rusak akibat banjir bandang, di Aceh Tengah, Rabu (1/4/2026).

BANDA ACEH, harianpaparazzi.com — Bencana banjir bandang dan tanah longsor kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Selasa (31/3/2026) sore.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, menyampaikan bahwa bencana ini terjadi di beberapa kecamatan dengan dampak cukup signifikan, terutama pada infrastruktur.

“Telah terjadi banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah kecamatan di Aceh Tengah,” ujarnya dalam laporan resmi, Rabu (1/4/2026).

Berdasarkan data dari petugas Pusdalops, wilayah terdampak meliputi Desa Sepakat di Kecamatan Celala, Desa Gele Pulo serta ruas Jalan Bintang–Simpang Kraf di Kecamatan Bintang. Selain itu, bencana juga terjadi di Desa Lumut dan kawasan jembatan Kala Ili di Kecamatan Linge, serta Desa Mendale dan Paya Kumbi di Kecamatan Kebayakan.

Kerusakan cukup parah dilaporkan terjadi di Kecamatan Ketol, di mana dua jembatan darurat yang sebelumnya dibangun pascabencana kembali rusak akibat terjangan banjir.

“Akibat banjir bandang ini, dua jembatan darurat yang dibangun saat bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu,” kata Bahron.

Dampak dari putusnya akses tersebut membuat sejumlah desa di Kecamatan Ketol kembali terisolasi. Meski demikian, hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi.

“Tidak ada korban jiwa, serta pengungsi akibat dari banjir bandang dan tanah longsor ini,” tegasnya.

Saat ini, tim dari BPBD Aceh Tengah terus melakukan upaya penanganan di lapangan. Sejumlah alat berat telah dikerahkan untuk mempercepat proses pemulihan akses, termasuk pembangunan kembali jembatan darurat.

“Saat ini, jalan Bintang Sp Kraf telah normal kembali. Sedangkan penanganan dua jembatan yang hanyut dan ambruk, sedang dilakukan mobilisasi alat berat guna pembuatan jembatan darurat,” demikian Bahron Bakti.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi. (ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sekda Aceh Lantik Pejabat Baru, Gubernur Tekankan Percepatan Kinerja dan Penyusunan RKPA 2026

17 Mei 2026 - 17:23 WIB

Polda Aceh Klarifikasi Informasi Dugaan Penetapan Tersangka dalam Kasus Korupsi Beasiswa TA 2017

17 Mei 2026 - 16:08 WIB

Angin Barat Datang Lebih Dulu, Warga Lhok Puuk Menyelamatkan Hidup di Tengah Gelombang

16 Mei 2026 - 14:29 WIB

50 Huntara Bantuan PLN di Aceh Tamiang Tanpa WC, Warga Terpaksa Menumpang MCK Tetangga

15 Mei 2026 - 20:39 WIB

UMKM Korban Banjir Aceh Tamiang Dijanjikan Bantuan Tunai, Pemda Akui Ribuan Pedagang Terpaksa Berutang

14 Mei 2026 - 20:27 WIB

Trending di Aceh