Menu

Otomatis
Breaking News

Aceh

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Aceh Tengah, Sejumlah Desa Sempat Terisolir

badge-check

Salah satu jembatan darurat di wilayah Ketol Kabupaten Aceh Tengah kembali rusak akibat banjir bandang, di Aceh Tengah, Rabu (1/4/2026). Perbesar

Salah satu jembatan darurat di wilayah Ketol Kabupaten Aceh Tengah kembali rusak akibat banjir bandang, di Aceh Tengah, Rabu (1/4/2026).

BANDA ACEH, harianpaparazzi.com — Bencana banjir bandang dan tanah longsor kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Selasa (31/3/2026) sore.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, menyampaikan bahwa bencana ini terjadi di beberapa kecamatan dengan dampak cukup signifikan, terutama pada infrastruktur.

“Telah terjadi banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah kecamatan di Aceh Tengah,” ujarnya dalam laporan resmi, Rabu (1/4/2026).

Berdasarkan data dari petugas Pusdalops, wilayah terdampak meliputi Desa Sepakat di Kecamatan Celala, Desa Gele Pulo serta ruas Jalan Bintang–Simpang Kraf di Kecamatan Bintang. Selain itu, bencana juga terjadi di Desa Lumut dan kawasan jembatan Kala Ili di Kecamatan Linge, serta Desa Mendale dan Paya Kumbi di Kecamatan Kebayakan.

Kerusakan cukup parah dilaporkan terjadi di Kecamatan Ketol, di mana dua jembatan darurat yang sebelumnya dibangun pascabencana kembali rusak akibat terjangan banjir.

“Akibat banjir bandang ini, dua jembatan darurat yang dibangun saat bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu,” kata Bahron.

Dampak dari putusnya akses tersebut membuat sejumlah desa di Kecamatan Ketol kembali terisolasi. Meski demikian, hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi.

“Tidak ada korban jiwa, serta pengungsi akibat dari banjir bandang dan tanah longsor ini,” tegasnya.

Saat ini, tim dari BPBD Aceh Tengah terus melakukan upaya penanganan di lapangan. Sejumlah alat berat telah dikerahkan untuk mempercepat proses pemulihan akses, termasuk pembangunan kembali jembatan darurat.

“Saat ini, jalan Bintang Sp Kraf telah normal kembali. Sedangkan penanganan dua jembatan yang hanyut dan ambruk, sedang dilakukan mobilisasi alat berat guna pembuatan jembatan darurat,” demikian Bahron Bakti.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi. (ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kredit Belum Lunas, Motor Masih di Tangan, Kok Bisa Berujung Dugaan Penggelapan?

16 Agu 2026 - 19:31 WIB

Kredit Belum Lunas, Motor Masih di Tangan, Kok Bisa Berujung Dugaan Penggelapan?

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Batalyon B Pelopor Gelar Olahraga dan Aneka Lomba Bersama Bhayangkari dan Keluarga.

16 Agu 2026 - 18:43 WIB

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Batalyon B Pelopor Gelar Olahraga dan Aneka Lomba Bersama Bhayangkari dan Keluarga.

Bukan Dipotong! PUPR Lhokseumawe Ungkap Fakta Dana Rp9 Juta Bantuan Rumah Korban Bencana

16 Agu 2026 - 14:40 WIB

Bukan Dipotong! PUPR Lhokseumawe Ungkap Fakta Dana Rp9 Juta Bantuan Rumah Korban Bencana

Proyek di Desa Dayah Bluek Disorot: Tanpa Papan Informasi dan Rambu, Material Bekas Bongkaran Menutup Jalan

16 Agu 2026 - 08:53 WIB

Proyek di Desa Dayah Bluek Disorot: Tanpa Papan Informasi dan Rambu, Material Bekas Bongkaran Menutup Jalan

Tuntutan Ringan untuk Pelaku Penganiayaan Anak, Rasa Keadilan Dipertanyakan

15 Agu 2026 - 15:01 WIB

Tuntutan Ringan untuk Pelaku Penganiayaan Anak, Rasa Keadilan Dipertanyakan
Trending di Aceh