Menu

Mode Gelap
Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit Oknum Pendeta Ditahan Polres Taput Diduga Pelaku Pedofilia Restrukturisasi Pengurus PWI Batu Bara, Perkuat Fondasi Organisasi untuk Tingkatkan Kualitas Pers 11 Ribu Hektar Kebun Kopi Gayo Hancur, Hampir 20 Ribu Petani Aceh Tengah Menunggu Bantuan Komisi Informasi Aceh Desak Sekolah Transparan Umumkan Informasi Penerimaan Siswa Baru SMP dan SMA

Aceh

Tanggul Krueng Peuto Bobol, Ribuan Warga Desa Kumbang Terancam Mengungsi

badge-check


					Tanggul Krueng Peuto Bobol, Ribuan Warga Desa Kumbang Terancam Mengungsi Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi.com – Ribuan warga Desa Kumbang, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, dilanda kecemasan akibat jebolnya tanggul Sungai Krueng Peuto di lima titik. Air banjir terus menggenangi rumah dan permukiman, membuat warga bersiap mengungsi ke meunasah dan masjid, Kamis (8/1/2026).

Pantauan di lapangan menunjukkan, ketinggian air bervariasi mulai dari sekitar setengah meter hingga mencapai dua meter di sejumlah titik rendah. Warga terlihat sibuk menyelamatkan diri dan barang berharga, sementara anak-anak serta lansia dievakuasi secara mandiri ke tempat yang lebih aman.

Jalan utama Desa Kumbang yang menghubungkan Kecamatan Lhoksukon dengan Cot Girek tidak dapat dilalui kendaraan. Akses terputus dan diperkirakan ribuan kepala keluarga terjebak banjir tanpa jalur evakuasi memadai.

Banjir dipicu jebolnya tanggul Sungai Krueng Peuto sepanjang kurang lebih 30 meter. Kondisi tanggul yang rusak masih terus melebar dan memperparah luapan air hujan kiriman dari kawasan perbukitan Kabupaten Bener Meriah.

Warga menyebut, kejadian ini bukan yang pertama. Hampir setiap musim hujan, tanggul kembali jebol dan menyebabkan banjir meluas. Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin apatis dan kecewa karena tanggul di sepanjang sungai dinilai sudah tidak lagi mampu menahan debit air.

“Kami sudah terbiasa banjir, tapi kali ini air cepat naik. Kami selamatkan diri sendiri,” ujar seorang warga.

Di tengah kondisi darurat, warga mengaku belum melihat proses evakuasi yang dilakukan oleh tim SAR maupun BPBD Aceh Utara. Sebagian besar warga harus menggendong anak-anak dan menuntun lansia menembus arus air tanpa bantuan alat evakuasi.

Geuchik Desa Kumbang Kecamatan Lhoksukon Aceh Utara Zulchairi, Kamis (08/01) membenarkan jebolnya tanggul dan meluasnya banjir di wilayahnya. Ia mengatakan air mulai masuk ke permukiman setelah tanggul tidak mampu lagi menahan debit sungai. Menurutnya, kondisi tanggul memang sudah lama dikhawatirkan warga, terutama saat hujan deras.

Geuchik juga menyebut pihak desa telah menyampaikan kondisi tersebut kepada pemerintah dan instansi terkait. Namun hingga siang hari, penanganan darurat dan evakuasi warga belum terlihat maksimal di lapangan.

Banjir ini berpotensi meluas ke sejumlah kecamatan lain di Aceh Utara, seperti Cot Girek, Matang Kuli, Paya Bakong, Nibong, Tanah Luas, dan sekitarnya. Selain merendam permukiman, banjir juga mengancam aktivitas ekonomi warga dan jalur penghubung antarwilayah.

Warga berharap pemerintah daerah dan BPBD Aceh Utara segera turun tangan melakukan evakuasi serta perbaikan tanggul secara darurat. Bagi masyarakat Desa Kumbang, banjir bukan lagi sekadar bencana alam, melainkan ancaman berulang yang menunggu kepastian penanganan serius dari pemerintah. (Firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas PPA Kecam Dugaan Penganiayaan Konsumen oleh Oknum Kolektor FIF di Aceh Utara

14 Juni 2026 - 18:14 WIB

Pengangkatan Mantan Direktur PT Beurata Maju Tersangka Korupsi Rp1,2 Miliar Diduga Bermasalah, Sejumlah Nama Disebut di Persidangan

13 Juni 2026 - 22:27 WIB

Diduga Diancam, Tanaman Ditebang, dan Gubuk Dibakar, Warga Laporkan Geuchik ke Aparat Penegak Hukum

13 Juni 2026 - 22:21 WIB

Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh

13 Juni 2026 - 16:56 WIB

Ledakan KM Aceh Hebat 2 Lukai 14 Orang, TNI AL Turun Tangan Evakuasi Korban

13 Juni 2026 - 14:48 WIB

Trending di Aceh