Menu

Mode Gelap
Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit Oknum Pendeta Ditahan Polres Taput Diduga Pelaku Pedofilia Restrukturisasi Pengurus PWI Batu Bara, Perkuat Fondasi Organisasi untuk Tingkatkan Kualitas Pers

Aceh

Pembangunan Jalan Dusun Buket, Gampong Mesjid Punteut: Tiga Hari Tanpa Papan Nama, Siapa yang Mengerjakan?

badge-check


					Pembangunan Jalan Dusun Buket, Gampong Mesjid Punteut: Tiga Hari Tanpa Papan Nama, Siapa yang Mengerjakan? Perbesar


Lhokseumawe, Harianpaparazzi.com — Pembangunan jalan di Dusun Buket, Gampong Mesjid Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, kini memunculkan pertanyaan besar. Proyek yang sudah berjalan selama tiga hari hingga Minggu 21/12/2025 ini berlangsung tanpa papan nama, tanpa keterangan jenis pekerjaan, bahkan tanpa informasi siapa yang mengerjakannya.

Warga setempat menatap heran. Jalan yang mulai rata itu dikerjakan oleh pihak yang tak diketahui identitasnya, sehingga masyarakat pun hanya bisa berspekulasi. Apakah ini pekerjaan kontraktor resmi, perusahaan swasta, atau sekadar tim “pembangunan misterius”? Sama misteriusnya dengan sumber dana yang digunakan. Tidak ada papan informasi yang menegaskan asal anggaran, tujuan proyek, atau pihak yang bertanggung jawab.

Beberapa warga mengaku bingung dan skeptis. “Kami cuma melihat orang bekerja, tapi tidak tahu siapa mereka, siapa yang membiayai, dan siapa yang bertanggung jawab kalau ada masalah. Kalau begini, pembangunan jalan terasa seperti pertunjukan sulap: ada aksi, tapi penonton tidak boleh tahu trik di baliknya,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.


Sindiran pedas pun muncul dari pengamat lokal: proyek publik tanpa identitas pelaksana dan papan informasi seperti ini hanya menimbulkan debu di jalan, bukan kepercayaan warga. Transparansi tampak diabaikan, akuntabilitas seolah hilang, sementara fisik jalan menjadi satu-satunya bukti adanya kegiatan.


Warga berharap pihak berwenang segera memberi kejelasan: siapa yang mengerjakan, dari mana dananya, dan kapan pekerjaan ini dijadwalkan selesai. Tanpa itu, pembangunan jalan Dusun Buket akan lebih terkenal karena misterinya daripada manfaat nyata bagi masyarakat.( Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Pelestarian Ekosistem, PHE NSO Tanam Ratusan Mangrove dan Tebar 700 Bibit Kepiting

18 Juni 2026 - 14:58 WIB

Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana

17 Juni 2026 - 14:43 WIB

DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal

15 Juni 2026 - 19:20 WIB

Kepala Desa Suka Damai Bantah Pernah Ancam dan Warga dan Tebang Tanaman

15 Juni 2026 - 19:14 WIB

Satgas PPA Kecam Dugaan Penganiayaan Konsumen oleh Oknum Kolektor FIF di Aceh Utara

14 Juni 2026 - 18:14 WIB

Trending di Aceh