Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Aceh

Cegah Korban Lebih Banyak Lagi, Ketua Aliansi Sepuluh Pemuda Desak OJK Audit Sistem BSI

badge-check


					Kantor Bank BSI Cabang Kutacane. Perbesar

Kantor Bank BSI Cabang Kutacane.

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Ketua aliansi Sepuluh Pemuda, Dahrinsyah meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera melakukan audit terhadap sistem perbankan di Indonesia, menyusul laporan dana hilang di rekening salah satu nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI).

“Kasus serupa sering terjadi, menunjukkan sistem teknologi informasi perbankan di Indonesia masih lemah,” kata Dahrinsyah saat dihubungi harianpaparazzi.com, Senin (17/11/2025). 

Menurut Dahrin, sistem teknologi informasi perbankan yang lemah akan sangat berbahaya bagi perlindungan konsumen dan industri perbankan sendiri. Konsumen akan dirugikan bila dana di rekeningnya hilang, sedangkan industri perbankan akan kehilangan kepercayaan nasabah.

Terkait dengan dana nasabah BSI yang hilang di rekeningnya sebanyak Rp92,2 juta, Dahrin mengatakan pihak bank harus mengganti seluruh dana yang hilang itu, bila nasabah memang memiliki alibi tidak melakukan transaksi perbankan.

“BSI harus melakukan investigasi atas kejadian tersebut dan menjamin sistem teknologi informasinya tidak mudah dibobol sehingga tidak akan memakan korban lain,” tuturnya.

Sebelumnya, dana puluhan juta pemilik salah satu nasabah BSI Cabang Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, hilang dari rekeningnya secara misterius. Dana yang hilang bervariasi antara Rp17 juta, Rp900 ribu hingga Rp18 juta.

Kepala Cabang BSI cabang Kutacane, Khairul Fahmi mengatakan, pihaknya masih menunggu regent wilayah.

“Sudah diambil alih oleh wilayah yang menaungi BSI Kutacane, dimana pihak BSI Cabang tunduk pada wilayah,” ujarnya kepada harianpaparazzi.com, via whatsapp Selasa (18/11/2025). 

Pihak bank tidak tau aliran dana rekening nasabah tersebut, dimana pihak Bank BSI juga menyalahkan nasabah telah mendownload aplikasi yang tidak diketahui resmi apa tidaknya. 

Akan tetapi pihak bank BSI tidak bisa memberikan penjelasan lebih banyak lagi tentang duit nasabah yang hilang, dikarenakan masih menunggu keputusan dari wilayah. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Paktam” Harus Dievaluasi: Konten TikTok di Jam Dinas dan Informasi Keliru Ancam Citra Bupati Aceh Utara

11 April 2026 - 23:50 WIB

Mahasiswa Laporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penghasutan

10 April 2026 - 21:55 WIB

RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara

10 April 2026 - 13:54 WIB

Polres Lhokseumawe Gagalkan Transaksi Sabu 1,5 Kg, Satu Pelaku Ditangkap Tiga DPO

8 April 2026 - 13:33 WIB

KINERJA INSPEKTORAT DINILAI LAMBAT DAN LEMAH, WARGA ATU GAJAH REJE GURU DESAK USUT DUGAAN KORUPSI MANTAN REJE

7 April 2026 - 17:01 WIB

Trending di Aceh