Menu

Mode Gelap
5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap Kejari Batu Bara Eksekusi DPO Kasus Penipuan, Buronan Sejak 2022 Akhirnya Ditahan

Aceh

Cegah Korban Lebih Banyak Lagi, Ketua Aliansi Sepuluh Pemuda Desak OJK Audit Sistem BSI

badge-check

Kantor Bank BSI Cabang Kutacane. Perbesar

Kantor Bank BSI Cabang Kutacane.

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Ketua aliansi Sepuluh Pemuda, Dahrinsyah meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera melakukan audit terhadap sistem perbankan di Indonesia, menyusul laporan dana hilang di rekening salah satu nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI).

“Kasus serupa sering terjadi, menunjukkan sistem teknologi informasi perbankan di Indonesia masih lemah,” kata Dahrinsyah saat dihubungi harianpaparazzi.com, Senin (17/11/2025). 

Menurut Dahrin, sistem teknologi informasi perbankan yang lemah akan sangat berbahaya bagi perlindungan konsumen dan industri perbankan sendiri. Konsumen akan dirugikan bila dana di rekeningnya hilang, sedangkan industri perbankan akan kehilangan kepercayaan nasabah.

Terkait dengan dana nasabah BSI yang hilang di rekeningnya sebanyak Rp92,2 juta, Dahrin mengatakan pihak bank harus mengganti seluruh dana yang hilang itu, bila nasabah memang memiliki alibi tidak melakukan transaksi perbankan.

“BSI harus melakukan investigasi atas kejadian tersebut dan menjamin sistem teknologi informasinya tidak mudah dibobol sehingga tidak akan memakan korban lain,” tuturnya.

Sebelumnya, dana puluhan juta pemilik salah satu nasabah BSI Cabang Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, hilang dari rekeningnya secara misterius. Dana yang hilang bervariasi antara Rp17 juta, Rp900 ribu hingga Rp18 juta.

Kepala Cabang BSI cabang Kutacane, Khairul Fahmi mengatakan, pihaknya masih menunggu regent wilayah.

“Sudah diambil alih oleh wilayah yang menaungi BSI Kutacane, dimana pihak BSI Cabang tunduk pada wilayah,” ujarnya kepada harianpaparazzi.com, via whatsapp Selasa (18/11/2025). 

Pihak bank tidak tau aliran dana rekening nasabah tersebut, dimana pihak Bank BSI juga menyalahkan nasabah telah mendownload aplikasi yang tidak diketahui resmi apa tidaknya. 

Akan tetapi pihak bank BSI tidak bisa memberikan penjelasan lebih banyak lagi tentang duit nasabah yang hilang, dikarenakan masih menunggu keputusan dari wilayah. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

14 Juli 2026 - 12:38 WIB

Hampir Setahun Pascabanjir Besar, Rumah Warga Gampong Mane Masih Dipenuhi Lumpur yang Mengeras

13 Juli 2026 - 20:10 WIB

Bupati Aceh Timur Bantu Irfan Pindah Sekolah, Siapkan Bantuan Pendidikan Lewat Baitul Mal

10 Juli 2026 - 19:21 WIB

Kapolda Aceh Jalin Silaturahmi dengan DJBC Aceh, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

10 Juli 2026 - 10:01 WIB

Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan

9 Juli 2026 - 19:38 WIB

Trending di Aceh