Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Aceh

Penanganan Sampah Kayu Pascabencana Aceh Tertahan Administrasi, Satgas Diminta Tunggu Kejelasan

badge-check

Penanganan Sampah Kayu Pascabencana Aceh Tertahan Administrasi, Satgas Diminta Tunggu Kejelasan Perbesar

BANDA ACEH, Harianpaparazzi.com — Upaya penanganan sampah kayu hanyutan akibat bencana hidrometeorologi di Aceh menghadapi kendala administratif yang membuat pelaksanaan di lapangan belum dapat berjalan. Kondisi ini diakui oleh Ketua Satgas Percepatan Pembangunan Aceh, Mustafa Abdullah SE.

Mustafa menyebut, meskipun arahan dari kementerian telah tersedia, kegiatan di lapangan belum dapat dilaksanakan karena belum adanya pembentukan tim resmi serta belum terbitnya telaah teknis dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh yang diminta oleh Biro Ekonomi Pemerintah Aceh.

“Secara prinsip, dasar kebijakan dari kementerian sudah ada. Namun secara administratif, Satgas belum memiliki landasan operasional untuk bergerak,” ujar Mustafa.

Sebelumnya,DLHK Aceh melalui surat tertanggal 23 Januari 2026 menjelaskan bahwa pemanfaatan sampah kayu akibat bencana dimungkinkan, sepanjang mengikuti ketentuan hukum di bidang kehutanan dan mekanisme penatausahaan hasil hutan.

Kayu yang masih layak dapat dimanfaatkan kembali, sedangkan yang tidak memenuhi syarat wajib dibawa ke fasilitas pengolahan akhir sesuai ketentuan lingkungan hidup.

Dalam surat tersebut juga disampaikan bahwa Pemerintah Aceh masih menunggu arahan lebih lanjut dari Pemerintah Pusat terkait tata cara pemanfaatan sampah kayu oleh pihak ketiga di wilayah terdampak.

Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf melalui surat tertanggal 26 Januari 2026 turut meminta penjelasan kepada Menteri Lingkungan Hidup mengenai tata kelola penanganan sampah kayu hanyutan serta dukungan sarana dan prasarana.

Permohonan tersebut disampaikan mengingat sebagian fasilitas pengolahan sampah di daerah terdampak mengalami kerusakan, sehingga menghambat proses penanganan.

Pemerintah Aceh juga mencatat adanya minat dari pihak ketiga untuk membantu pengelolaan limbah kayu, mengingat sebagian material masih memiliki nilai ekonomis.

Merespons kondisi tersebut Ketua Satgas PPA, Mustafa menegaskan bahwa Satgas belum dapat menjalankan kegiatan sebelum mekanisme kerja dan struktur tim ditetapkan secara resmi.

“Tanpa kejelasan mekanisme dan tim yang sah, pelaksanaan di lapangan berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” katanya.

Sebagai langkah kehati-hatian, Satgas menginstruksikan pemerintah kabupaten/kota untuk sementara menunda aktivitas hingga regulasi dinyatakan lengkap.

“Kami meminta seluruh daerah menunggu sampai semua dasar hukum jelas, agar pelaksanaan ke depan berjalan aman dan sesuai aturan,” ujar Mustafa.

Ia menambahkan, koordinasi lanjutan dengan Biro Ekonomi akan dilakukan guna mempercepat penyelesaian hambatan administratif.

Situasi ini menunjukkan bahwa penanganan sampah kayu pascabencana di Aceh tidak hanya membutuhkan kesiapan teknis, tetapi juga kepastian regulasi sebelum dapat dijalankan secara menyeluruh.( Tri Nugroho Panggabean)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Diduga Tak Transparan, Pengelolaan Dana CSR PT PLN Tahun 2025 Diminta Ditelusuri

11 Okt 2026 - 10:38 WIB

Diduga Tak Transparan, Pengelolaan Dana CSR PT PLN Tahun 2025 Diminta Ditelusuri

Hujan Deras Picu Genangan di Gampong Selebu Aceh Tamiang, Ketinggian Air Capai Betis Orang Dewasa

11 Okt 2026 - 09:23 WIB

Hujan Deras Picu Genangan di Gampong Selebu Aceh Tamiang, Ketinggian Air Capai Betis Orang Dewasa

Rumah Bantuan Diduga Mangkrak Sejak 2025, Ke Mana Ujung Program Pemerintah Aceh?

9 Okt 2026 - 18:01 WIB

Rumah Bantuan Diduga Mangkrak Sejak 2025, Ke Mana Ujung Program Pemerintah Aceh?

Lantik 48 Keuchik, Wali Kota Lhokseumawe Instruksikan Perang terhadap Narkoba dan Judi Online

9 Okt 2026 - 15:38 WIB

Lantik 48 Keuchik, Wali Kota Lhokseumawe Instruksikan Perang terhadap Narkoba dan Judi Online

PNL Dorong Mahasiswa Ubah Ide Menjadi Inovasi Bernilai Ekonomi melalui Workshop PKM

7 Okt 2026 - 21:26 WIB

PNL Dorong Mahasiswa Ubah Ide Menjadi Inovasi Bernilai Ekonomi melalui Workshop PKM
Trending di Aceh