Menu

Mode Gelap
Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh

Aceh

Dua Hari Tak Tampak, Tukang Becak di Lhokseumawe Ditemukan Meninggal di Rumahnya

badge-check


					Dua Hari Tak Tampak, Tukang Becak di Lhokseumawe Ditemukan Meninggal di Rumahnya Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi.com – Warga Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, dikejutkan oleh penemuan jasad seorang tukang becak bernama Raswan (48) yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya sendiri, Jumat pagi (1/8/2025), sekitar pukul 06.30 WIB.

Korban ditemukan oleh adiknya, Rumadani (44), yang merasa curiga karena tidak melihat aktivitas sang kakak selama dua hari terakhir. Saat mencoba memanggil dari luar rumah namun tak mendapat jawaban, ia mencium bau tak sedap dan akhirnya mendobrak pintu rumah tersebut.

“Begitu masuk ke dalam rumah, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar. Pihak keluarga dan warga kemudian menghubungi kami,” kata Kapolsek Banda Sakti, AKP Hanafiah, mewakili Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan.

Menurut salah satu kerabat korban, Sandi (44), terakhir kali Raswan terlihat pada Selasa malam (28/7), saat sempat berbincang dengannya. Sejak saat itu, ia tak pernah terlihat lagi hingga ditemukan meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan polisi di lokasi kejadian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan bahwa almarhum telah lama mengidap penyakit komplikasi.

“Keluarga menerima musibah ini sebagai takdir. Mereka membenarkan bahwa korban memang memiliki riwayat penyakit menahun,” tambah Kapolsek.

AKP Hanafiah juga mengingatkan masyarakat agar lebih peduli dengan kondisi sekitar, terutama terhadap tetangga yang tinggal sendiri.

“Kepedulian sosial sangat penting. Jangan biarkan kesepian menjadi akhir yang sepi pula. Mari kita saling memperhatikan satu sama lain,” imbaunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RSUD Cut Meutia Bersama PAPDI Aceh dan ILLUNIA Gelar Bakti Sosial Ramadhan di Desa Alue Dua

15 Maret 2026 - 16:01 WIB

Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG

13 Maret 2026 - 23:56 WIB

Di Bawah Kepemimpinan dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, RSUD Cut Meutia Catat Berbagai Kemajuan Pelayanan Kesehatan

13 Maret 2026 - 19:22 WIB

Dugaan Pembalakan Liar di Hutan Lindung Langkahan, ±200 Hektare Hutan Diduga Digunduli

12 Maret 2026 - 18:39 WIB

DWP PNL Gelar “Ramadhan Berkah”, Salurkan Donasi untuk Anak Yatim, Kaum Dhuafa, dan Fii sabillah.

12 Maret 2026 - 12:29 WIB

Trending di Aceh