Menu

Mode Gelap
Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah

Aceh

Wisuda Sekolah Lansia di Aceh Tenggara, Wujudkan Lansia SMART

badge-check


					Wisuda Sekolah Lansia di Aceh Tenggara, Wujudkan Lansia SMART Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Sebanyak 28 lanjut usia di Kabupaten Aceh Tenggara baru-baru ini diwisuda dan menerima sertifikat kelulusan setara S1 dari Sekolah Lansia yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB).

Kepala Dinas BPPKB Aceh Tenggara, Budi Afrizal, SKM, MKM, menyampaikan bahwa para lansia ini telah berhasil menyelesaikan Program Sekolah Lansia Metua Kecamatan Babul Rahma. Program ini merupakan inisiatif bersama antara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Aceh Tenggara serta BKKBN Aceh.

“Sertifikat yang diterima para wisudawan ini setara dengan S1. Wisuda ini merupakan yang pertama kali kami laksanakan dengan jumlah peserta sebanyak 28 orang,” ujar Budi dalam acara wisuda yang berlangsung di aula DPPKB Aceh Tenggara, Kamis (19/12/2024).

Beliau menjelaskan bahwa kurikulum pembelajaran di sekolah lansia ini mengacu pada tujuh dimensi lansia tangguh, meliputi dimensi spiritual, intelektual, fisik, emosional, sosial kemasyarakatan, profesional dan vokasional, serta lingkungan. Tujuannya adalah untuk menjadikan para lansia lebih pintar dan mandiri.  

Budi berharap sekolah lansia dapat menjadi wadah bagi para lansia di Aceh Tenggara untuk terus aktif dan produktif.

“Sekolah lansia adalah pendidikan nonformal yang berlangsung sepanjang hayat. Melalui program ini, para lansia mendapatkan informasi dan pelatihan tentang kesehatan, keagamaan, sosial, dan budaya sehingga dapat hidup bahagia dan sejahtera,” ungkapnya. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dana Desa Gampong Meunye Peut Disorot: Dugaan Indikasi Penyimpangan Aset, Program Berubah Sepihak, hingga BLT Dipotong Oknum Geuchik

9 Januari 2026 - 15:33 WIB

Tanggul Krueng Peuto Bobol, Ribuan Warga Desa Kumbang Terancam Mengungsi

8 Januari 2026 - 19:47 WIB

Bupati Salim Fakhry Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I tahun 2026

8 Januari 2026 - 19:01 WIB

Dinilai Cari Panggung, Ketua IPMAT Banda Aceh Dikritik soal Tudingan Penanganan Bencana di Aceh Tenggara Lamban

7 Januari 2026 - 20:42 WIB

Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

7 Januari 2026 - 16:12 WIB

Trending di Aceh