Menu

Mode Gelap
Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah

Aceh

Siswa Sering Bolos, Kacabdin Aceh Tenggara akan Tegur Kepala Sekolah

badge-check


					Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) wilayah Aceh Tenggara, Jupri RM SPd MSi, Perbesar

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) wilayah Aceh Tenggara, Jupri RM SPd MSi,

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Pelajar yang bolos dari sekolah yang terjaring razia Satpol PP Aceh Tenggara, khususnya yang sudah duduk di SMA sederajat masih sering dijumpai di warkop-warkop yang ada di wilayah Aceh Tenggara. 

Tak sedikit dari mereka ditangkap ketika sedang santai sambil merokok, tanpa memikirkan dirinya yang tidak mengikuti pembelajaran di sekolah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) wilayah Aceh Tenggara, Jupri RM SPd MSi, mengaku gerah dengan perilaku pelajar yang sering bolos sekolah. Menurutnya, tindakan para pelajar itu seakan menjadi permasalahan yang tidak ada ujungnya bagi sekolah.

Menurutnya, bolos sekolah adalah salah satu dari kenakalan anak remaja sekarang dan itu akan menimbulkan dampak yang lebih parah jika tidak diberikan solusi. Bahkan bolos menjadi salah satu kegemaran bagi sebagian siswa.

Untuk itu, Jupri menegaskan, pihaknya akan tetap menertibkan para anak yang kerap bolos dan tidak akan memberikan ruang pada mereka. Bahkan langkah yang saat ini dari Dinas Pendidikan adalah merupakan pendataan, memanggil kepala sekolah agar dibimbing sehingga pelajar yang terjaring dilakukan pembinaan langsung oleh pihak sekolah yang bersangkutan.

“Kita akan peringatkan kepada kepala sekolah supaya tidak memberikan ruang bagi anak-anak itu untuk tidak berkeliaran pada jam belajar,” ucapnya Jupri kepada harianpaparazzi.com, Kamis (06/02/25).

Dia menjelaskan, bagi siswa yang bolos tetap diserahkan kepada pihak sekolah, sesuai aturan disiplin yang berlaku. Pihak sekolah harus bisa mengambil keputusan sesuai aturan. Namun, lebih mengacu kepada pembelajaran atau pun pembinaan yang lebih baik.

“Serta melalui rapat-rapat, kami akan koordinasi dengan para kepala sekolah agar selalu kita ingatkan supaya secara rutin melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap anak didik. Harapan kita anak-anak semakin disiplin untuk kedepannya,” Tegas Jupri. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanggul Krueng Peuto Bobol, Ribuan Warga Desa Kumbang Terancam Mengungsi

8 Januari 2026 - 19:47 WIB

Bupati Salim Fakhry Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I tahun 2026

8 Januari 2026 - 19:01 WIB

Dinilai Cari Panggung, Ketua IPMAT Banda Aceh Dikritik soal Tudingan Penanganan Bencana di Aceh Tenggara Lamban

7 Januari 2026 - 20:42 WIB

Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

7 Januari 2026 - 16:12 WIB

Salim Fakhry Zoom Meeting dengan Presiden Prabowo dan Menteri Pertanian

7 Januari 2026 - 14:46 WIB

Trending di Aceh