Menu

Mode Gelap
Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit Oknum Pendeta Ditahan Polres Taput Diduga Pelaku Pedofilia Restrukturisasi Pengurus PWI Batu Bara, Perkuat Fondasi Organisasi untuk Tingkatkan Kualitas Pers

Aceh

Salah Satu Baliho Paslon RASA Dirusak, Minta Gakkumdu Segera Bertindak Tegas

badge-check


					Salah Satu Baliho Paslon RASA Dirusak, Minta Gakkumdu Segera Bertindak Tegas Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Viral di sosial media (Facebook) Baliho alat peraga kampanye (APK) milik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Raidin Pinim-Syahrizal (RASA) dirusak oleh orang tidak bertanggung jawab. Kerusakan itu terjadi di Desa Lawe Sagu, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Rabu 2 Oktober 2024.

Terlihat dari video yang berdurasi 45 detik, dengan ciri memakai baju kaos berwarna merah, celana jeans pendek dan satu orangnya memakai baju coklat celana panjang, dimana aksi tersebut teredam oleh warga pada Rabu (02/10/2024), pukul 09.30 wib,

“Kami melihat di sosial media (Facebook) baliho pasangan calon RASA diturunkan tanpa sebab. Hingga baliho itu kami temukan di pinggir rumah warga dengan keadaan sudah di sobek,” kata Sekretaris tim 19 kemenangan RASA, Salman kepada harianpaparazzi.com, Rabu (02/10/2024). 

Salman menjelaskan, perusakan tersebut adalah tindakan tidak senonoh yang dilakukan oleh bersangkutan. Agar gakkumdu segera bertindak tegas terhadap pelaku perusakan APK pasangan RASA bertujuan agar penanganan tindak pidana Pemilu dapat ditangani secara objektif, cepat, sederhana dan memenuhi rasa keadilan. 

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. 

“Menghimbau kepada tim RASA agar tidak terjadi kepada kandidat lain dan Kami juga meminta kepada pendukung lainnya, jangan sampai ada ketersinggungan. Jangan karena ada dasar tidak suka atau apa. Seharusnya di pemilihan kepala daerah (Pilkada) ini saling menghargai, jagalah pilkada damai, jangan ada aksi saling rusak merusakan,” ujarnya. 

Salman berharap, kepada para tim maupun simpatisan dan masyarakat umum untuk menjunjung tinggi demokrasi dan bersikap intelektual. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Camat Idi Rayeuk Belum Beri Klarifikasi Terkait Dugaan Pengumpulan Dana Peringatan 1 Muharram

23 Juni 2026 - 08:37 WIB

Kabar Pemutusan Kontrak KSO Sudah Beredar, Mengapa Surat Resmi Masih Belum Terbit?

20 Juni 2026 - 22:55 WIB

Bantuan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir Rp1 Triliun Mulai Disalurkan, 99 Ribu Jiwa Terima Jadup

19 Juni 2026 - 19:16 WIB

Dukung Pelestarian Ekosistem, PHE NSO Tanam Ratusan Mangrove dan Tebar 700 Bibit Kepiting

18 Juni 2026 - 14:58 WIB

Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana

17 Juni 2026 - 14:43 WIB

Trending di Aceh