Menu

Mode Gelap
Jebol Pasca Bencana 2025, Tanggul Sungai Sigeaon di Siualuompu Taput Belum Diperbaiki Jufri Sitompul Terpilih Jadi Ketua PKB Taput: Memperkuat Struktur Menghadapi Pemilu Legislatif Operasi Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Ungkap Kasus Ganja di Kecamatan Galang Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Aceh

Salah Satu Baliho Paslon RASA Dirusak, Minta Gakkumdu Segera Bertindak Tegas

badge-check

Salah Satu Baliho Paslon RASA Dirusak, Minta Gakkumdu Segera Bertindak Tegas Perbesar

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Viral di sosial media (Facebook) Baliho alat peraga kampanye (APK) milik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Raidin Pinim-Syahrizal (RASA) dirusak oleh orang tidak bertanggung jawab. Kerusakan itu terjadi di Desa Lawe Sagu, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Rabu 2 Oktober 2024.

Terlihat dari video yang berdurasi 45 detik, dengan ciri memakai baju kaos berwarna merah, celana jeans pendek dan satu orangnya memakai baju coklat celana panjang, dimana aksi tersebut teredam oleh warga pada Rabu (02/10/2024), pukul 09.30 wib,

“Kami melihat di sosial media (Facebook) baliho pasangan calon RASA diturunkan tanpa sebab. Hingga baliho itu kami temukan di pinggir rumah warga dengan keadaan sudah di sobek,” kata Sekretaris tim 19 kemenangan RASA, Salman kepada harianpaparazzi.com, Rabu (02/10/2024). 

Salman menjelaskan, perusakan tersebut adalah tindakan tidak senonoh yang dilakukan oleh bersangkutan. Agar gakkumdu segera bertindak tegas terhadap pelaku perusakan APK pasangan RASA bertujuan agar penanganan tindak pidana Pemilu dapat ditangani secara objektif, cepat, sederhana dan memenuhi rasa keadilan. 

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. 

“Menghimbau kepada tim RASA agar tidak terjadi kepada kandidat lain dan Kami juga meminta kepada pendukung lainnya, jangan sampai ada ketersinggungan. Jangan karena ada dasar tidak suka atau apa. Seharusnya di pemilihan kepala daerah (Pilkada) ini saling menghargai, jagalah pilkada damai, jangan ada aksi saling rusak merusakan,” ujarnya. 

Salman berharap, kepada para tim maupun simpatisan dan masyarakat umum untuk menjunjung tinggi demokrasi dan bersikap intelektual. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

DWP PNL Menyapa dari Hati: Menjaga Senyum, Menyalakan Harapan Anak Negeri

31 Juli 2026 - 09:03 WIB

JMSI Nilai Safrizal Berhasil Pimpin PRR Aceh di Masa Darurat dan Pemulihan: Minta Fokus Penuh pada Fase Rekonstruksi

30 Juli 2026 - 18:08 WIB

MAA Aceh Utara Lahirkan Pemuda Pelopor dan Duta Adat, Warisan Indatu Bersemi di Tangan Generasi Muda

30 Juli 2026 - 00:33 WIB

Muhammad Imam Abiyyu Persembahkan Dua Medali Perak untuk PNL di Ajang PORSENI XV

27 Juli 2026 - 23:30 WIB

Setahun Disidik, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Dokumen Pembayaran BLT Gampong Blang Majron Berakhir SP3, Temuan Audit Rp107,8 Juta Jadi Sorotan

25 Juli 2026 - 19:59 WIB

Trending di Aceh