Menu

Mode Gelap
Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah

Aceh

PT PIM Survei Kepuasan Lingkungan 2024: Berkolaborasi Demi Keberlanjutan Masyarakat dan Lingkungan

badge-check


					PT PIM Survei Kepuasan Lingkungan 2024: Berkolaborasi Demi Keberlanjutan Masyarakat dan Lingkungan Perbesar

ACEH UTARA, harianpaparazzi.com – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan melaksanakan Survei Kepuasan Lingkungan (SKL) 2024. Kegiatan yang melibatkan 170 responden dari berbagai desa binaan ini berlangsung pada Rabu (20/11/2024) di Gedung Pertemuan Komplek Perumahan PT PIM, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Desa-desa yang terlibat dalam survei ini mencakup Gampong Tambon Baroh, Tambon Tunong, Paloh Gadeng, Keude Krueng Geukueh, Dusun Madat (Kecamatan Dewantara, Aceh Utara), Blang Naleung Mameh (Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe), hingga Blang Mee (Kecamatan Kutablang, Bireuen).

Tak hanya melibatkan masyarakat, kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Aceh Utara dan Lhokseumawe, Muspika Dewantara, akademisi Universitas Malikussaleh, serta tokoh masyarakat. Sebagai bentuk apresiasi, PT PIM membagikan doorprize menarik seperti sepeda, televisi, dan puluhan barang elektronik lainnya kepada para peserta.

Koordinator TJSL PT PIM, Jufri, menyatakan bahwa survei ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk menciptakan hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. Tema survei tahun ini, “Bergerak untuk Perubahan, Berbagi untuk Keberlanjutan”, mencerminkan dukungan PT PIM terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

“Kami rutin mengadakan survei ini untuk menilai efektivitas dan relevansi program-program sosial kami, seperti pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur, hingga kegiatan berbasis charity,” ujar Jufri.

Dalam pelaksanaan survei tahun ini, PT PIM menggandeng tim konsultan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh. Kolaborasi ini menegaskan sinergi antara dunia akademisi dan industri dalam menghasilkan dampak positif bagi masyarakat.

“Hasil survei ini akan menjadi dasar untuk meningkatkan program sosial dan lingkungan, sehingga keberadaan perusahaan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat sekitar,” tambah Jufri.

VP TJSL & Humas PT PIM, Saiful Rakjab, memaparkan berbagai program unggulan yang telah dijalankan, mulai dari Youth Entrepreneurship (YES), Paya Nie Lestari, hingga pelestarian lingkungan melalui penangkaran rusa sejak 2012.

“Perusahaan juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program kesehatan seperti Jumat Sehat Bersama PIM, sosialisasi kesehatan, dan dukungan bebas stunting. Di bidang pendidikan, kami menjalankan program seperti PIMCareducation, Dewantara Qur’ani, dan dukungan infrastruktur sekolah,” jelas Saiful.

Selain itu, PT PIM juga mendukung program kebencanaan, pembangunan rumah sehat sederhana, hingga pendampingan UMKM agar naik kelas. Hingga Desember 2024, tercatat sudah 292 unit rumah sehat sederhana yang diberikan kepada masyarakat.

SVP TJSL PT Pupuk Indonesia (Persero), Junianto Simare Mare, menegaskan pentingnya keseimbangan antara masyarakat, lingkungan, dan keuntungan dalam pengelolaan bisnis yang berkelanjutan.

“Hasil dari survei kepuasan lingkungan ini akan menjadi panduan dalam menyusun program tanggung jawab sosial dan lingkungan ke depan. Ini adalah wujud komitmen kami untuk terus berinovasi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Junianto. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanggul Krueng Peuto Bobol, Ribuan Warga Desa Kumbang Terancam Mengungsi

8 Januari 2026 - 19:47 WIB

Bupati Salim Fakhry Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I tahun 2026

8 Januari 2026 - 19:01 WIB

Dinilai Cari Panggung, Ketua IPMAT Banda Aceh Dikritik soal Tudingan Penanganan Bencana di Aceh Tenggara Lamban

7 Januari 2026 - 20:42 WIB

Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

7 Januari 2026 - 16:12 WIB

Salim Fakhry Zoom Meeting dengan Presiden Prabowo dan Menteri Pertanian

7 Januari 2026 - 14:46 WIB

Trending di Aceh