Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Aceh

Proyek Jalan PT Krung Meuh Putuskan Listrik Warga, Kodim dan Danramil Diminta Klarifikasi

badge-check

Proyek Jalan PT Krung Meuh Putuskan Listrik Warga, Kodim dan Danramil Diminta Klarifikasi Perbesar

LHOKSEUMAWE, Harianpaparazzi.com – Pekerjaan pembangunan jalan yang dikerjakan PT Krung Meuh diduga menyebabkan terputusnya aliran listrik warga di Dusun Buket Rata, Desa Mesjid Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Jumat (10/1/2026).

Warga menyebut kabel jaringan listrik terputus akibat aktivitas proyek tersebut, sehingga aliran listrik ke rumah-rumah warga padam dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Persoalan ini memicu keresahan setelah warga mengaku mendapat tekanan saat menegur pelaksana proyek. Mereka menduga adanya pembekingan oleh oknum TNI di lokasi pekerjaan.

“Warga sudah menegur, tapi malah dibekingi oknum TNI,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Atas dugaan tersebut, Kodim dan Danramil setempat diminta memberikan klarifikasi resmi guna memastikan tidak adanya keterlibatan aparat dalam proyek sipil yang berpotensi menekan masyarakat.

Secara normatif, Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia menegaskan bahwa tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa. Dalam Pasal 7, TNI menjalankan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), antara lain membantu penanggulangan bencana, membantu tugas pemerintah daerah, serta membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Namun, undang-undang tersebut tidak memberikan kewenangan kepada TNI untuk melakukan pembekingan proyek sipil atau kegiatan usaha swasta, terlebih jika berdampak merugikan masyarakat.

Warga menilai klarifikasi dari institusi TNI penting untuk menjaga netralitas aparat dan mencegah terjadinya penyalahgunaan kewenangan di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari PT Krung Meuh, pihak PLN, maupun Kodim dan Danramil setempat terkait dugaan keterlibatan oknum serta upaya pemulihan aliran listrik warga.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut secara terbuka dan adil.
(Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Wisuda ke-37, PNL Kukuhkan 1.134 Lulusan, 639 Raih Cumlaude dan Terapkan Ijazah Elektronik

31 Okt 2026 - 11:09 WIB

Wisuda ke-37, PNL Kukuhkan 1.134 Lulusan, 639 Raih Cumlaude dan Terapkan Ijazah Elektronik

Empat Desa Masuk Sasaran Penanganan KAT, Bupati Aceh Utara Minta SKPK Bergerak

31 Okt 2026 - 09:49 WIB

Empat Desa Masuk Sasaran Penanganan KAT, Bupati Aceh Utara Minta SKPK Bergerak

Tiga Bulan Jadi Ujian, Ayahwa Ancam Copot Pejabat yang Tak Berprestasi

30 Okt 2026 - 22:33 WIB

Tiga Bulan Jadi Ujian, Ayahwa Ancam Copot Pejabat yang Tak Berprestasi

Direktur Baru PDAM Lhokseumawe Diminta Benahi Pasokan Air Baku

30 Okt 2026 - 08:50 WIB

Direktur Baru PDAM Lhokseumawe Diminta Benahi Pasokan Air Baku

Bupati Aceh Tamiang Soroti Sedimentasi Sungai, Minta PETA Dukung Pemulihan Pascabencana

30 Okt 2026 - 08:48 WIB

Bupati Aceh Tamiang Soroti Sedimentasi Sungai, Minta PETA Dukung Pemulihan Pascabencana
Trending di Aceh