Menu

Mode Gelap
Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah Empat Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ditahan di Rutan Militer Berkeamanan Tinggi Satgas PPA Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Anggaran KPU dan BUMD PT. Wajar Corpora ke Kejari Aceh Timur Mayat Misterius Ditemukan di Laut Lepas 72 Mil dari Pesisir Lhokseumawe Puskesmas Muara Batu Bantah Isu Dokter Mangkir: “Pelayanan Tetap Berjalan, Tidak Ada Pasien Terlantar” Bantuan Dijanjikan, Warga Menunggu: Korban Banjir Aceh Utara Masih Menjerit

News

PMI Kaltim Berperan Dalam Berbagai Program Kemanusiaan Bagi Siswa Sekolah Termasuk Penyediaan Sarana Air Bersih

badge-check


					PMI Kaltim Berperan Dalam Berbagai Program Kemanusiaan Bagi Siswa Sekolah Termasuk Penyediaan Sarana Air Bersih Perbesar

Samarinda, harianpaparazi.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menggelar program Beduk Ramadan di SD 005 Filial Sungai Kunjang.

Sekolah ini terletak di Desa Loa Kumbar, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, wilayah terpencil yang masih minim fasilitas pendidikan.

Beduk di sini bermakna “berbagi” dan “edukasi”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 8 Maret 2025, dan ditandai dengan pembagian paket sembako bagi seluruh siswa dan guru.

Ketua PMI Kaltim, Dr. Sayid Irwan, M.Hum, hadir bersama jajaran pengurus, Kepala Markas, staf, serta relawan PMI. Rombongan berangkat menggunakan empat kendaraan menuju lokasi yang akses jalannya masih rusak parah.

Selain memberikan bantuan sembako, PMI juga menggelar edukasi kesehatan bagi para siswa.

Anak-anak diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan, serta mendapatkan hadiah bagi yang berhasil menjawab pertanyaan dari relawan.

PMI Kaltim bukan kali pertama menyambangi SD 005 Filial Sungai Kunjang. Sejak pandemi COVID-19, PMI telah berperan dalam berbagai program kemanusiaan di sekolah ini, termasuk penyediaan sarana air bersih.

“Kami mengapresiasi dukungan PMI yang terus berlanjut. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar Abdullah, Kepala SD 005 Filial Sungai Kunjang yang telah bertugas sejak 2014.

Saat ini, sekolah tersebut memiliki 51 siswa dengan rincian: kelas 1 hingga 3 masing-masing 12 siswa, kelas 4 sebanyak 7 siswa, serta kelas 5 dan 6 masing-masing 4 siswa.

Dengan keterbatasan yang ada, sembilan tenaga pengajar tetap berupaya memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak di kawasan tersebut.

Ironisnya, kegiatan belajar mengajar masih berlangsung di bangunan kayu milik PT Wana Rimba Karya, perusahaan yang kini sudah tidak beroperasi.

Kondisi sekolah sangat memprihatinkan dengan banyak bagian bangunan yang rusak dan bocor saat hujan.

PMI juga melihat potensi besar dalam menanamkan kepedulian sosial sejak dini di sekolah ini.

“Gerakan PMI sejalan dengan Pramuka. Ada bibit Palang Merah Remaja (PMR) yang bisa dikembangkan di sekolah ini,” ujar Sayid Irwan.

Menurutnya, pemahaman tentang kepedulian kemanusiaan dan lingkungan harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda lebih peka terhadap sesama.

Ke depan, PMI Kaltim berencana membentuk unit Palang Merah Remaja (PMR) Mula di sekolah ini sebagai bagian dari edukasi sosial bagi siswa.

Juga akan menjadi contoh atau model keterampilan hidup sehat bagi teman sebaya. Diharapkan, perhatian berbagai pihak dapat terus mengalir agar SD 005 Filial Sungai Kunjang mendapatkan fasilitas yang lebih layak dan menunjang pendidikan bagi anak-anak di daerah terluar Kota Samarinda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Simpang Gambus Digerebek, Sabu Hampir 10 Gram Disita, ES Gagal “Ngeles” di Hadapan Polisi

31 Maret 2026 - 14:37 WIB

Kecelakaan Tunggal di Pulau Sejuk, Gerak Sigap Polisi Jadi Sorotan

23 Maret 2026 - 12:16 WIB

Lewat Bantuan Sosial, Satresnarkoba Batu Bara Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba

20 Maret 2026 - 16:03 WIB

Ultah ke-9 SMSI, Gusti Sinaga Serukan Soliditas Hadapi Tantangan Pers

18 Maret 2026 - 21:39 WIB

Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel

17 Maret 2026 - 01:27 WIB

Trending di News