Menu

Mode Gelap
Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat

Aceh

Pj Gubernur Aceh minta jangan ragu tetapkan status bencana darurat Lhok Puuk

badge-check


					Pj Gubernur Aceh minta jangan ragu tetapkan status bencana darurat Lhok Puuk Perbesar


Harianpaparazzi.com, Lhoksukon – Pj Gubernur Aceh Dr.Syafrizal ZA, Msi meminta Pj Bupati Aceh Utara Dr. Secepatnya dan tidak jangan ragu mengambil keputusan menetapkan status desa Lhok Puuk menjadi darurat bencana alam, sesuai asas kedaruratan.

Menyahuti keinginan masyarakat desa Lhok Puuk, segera dinyatakan status darurat bencana, Pj Gubernur bersama Pj Bupati akan secepatnya duduk bersama membahas persoalan bencana tersebut kapan penetapan status darurat bencana diberlakukan.

“ jangan ragu ambil keputusan kalau ragu-ragu minta didampingi pihak kejaksaan atau BPKP supaya asas kecepatan bertindak didapat tanpa ada keragu-raguan.”

Hal tersebut disampaikan Pj Gubernur Syafrizal ZA, pada acara temu ramah dengan Pj Bupati Aceh Utara juga segenap kepala dinas, Badan dan Kantor Minggu (21/09) dipendopo Bupati.

Syafrizal dalam acara tersebut memotivasi langkah pemda , salah satunya karena pemda cepat tanggap dalam bertindak menyalurkan bantuan, maka itu sebuah prestasi dan mendapat aspresiasi di mata masyarakat. Walau pemerintah daerah harus mengakui, bantuan selama ini kepada korban bencana, belum sempurna.

Pj Bupati Dr. Drs. Mahyuzar, M.Si, menungkapkan dari hasil pantauan nya dilapangan, penanganan Bencana alam Lhok Puuk akan dibagi dalam beberapa bidang. Bidang Pertama kerusakan Infrastrur, baik sarana pemerintah dan rumah warga yang keduanya rusak akibat abrasi Purnama. Bidang ke 2, menangani persoalan hilangnya mata pencaharian nelayan tangkap dan nelayan darat. Bidang ke 3, menangani masalah pengungsian.

Saat ditanyai wartawan bagaimana akan masuknya musim penghujan saat angin tenggara kembali akan menerpa desa tersebut, Mahyuzar menjawab, hal ini akan dikonfrmasi ke pihak BMKG.

Soal adanya rencana akan direlokasi warga desa, Pj Bupati usai penyerahan bantuan menjelaskan, rencana itu akan dibicarakan kembali. Karena tidak mudah memindahkan mereka ke lokasi lain. Karena kalau mereka ditenpatkan jauh dari lokasi tempat mereka mencari mata pencahariannya ini akan menyusahkan mereka sendiri.

“makanya nanti kita bicarakan kembali, yang paling faham ini kan masyarakat setempat, jadi serba salah, semua kita libatkan, ini kita kawal ramai dan kondisi Lhok Puuk ini tidak mungkin kita biarkan terus begini,”

Sementara itu Plt Kadis PUPR Aceh Utara Ir.Jaffar,S.T. M.S.M menjelaskan, Bila tanggap darurat jadi diberlakukan dalam waktu dekat ini, maka pihaknya akan membahas langkah-langkah penanganan diperlukan dengan pihak Balai wilayah Sungai (BWS) propinsi Aceh bersama BPBD.

Terkait muncul informasi akan ada beragam penanganan Abrasi pantai, seperti tanggul penahan abrasi sama kemeringan (trapesium) dan tanggul pemcah ombak, hal ini menurut Jaffar akan dibahas kembali dan disepakati apa harus dilakukan.

“Jadi kami harus koordnasi dan mengambil peran dengan intensif, kalau pelaksanaan nanti ini sepenuhnya tugas dan fungsi pihak BPBD, karena kami hanya pendukung dalam hal dokumen dan kami akan menginventarisir kerusakan.”

Menurutnya, kapan akan dimulai pelaksanaan pembangunannya, hal ini BPBD yang mengatur skenario, bagaimana caranya dan dari mana anggarannya.

Akibat Pasang Purnama dengan ketinggian ombak 4 meter sejak sepekan ini , mengakibatkan 204 kk atau 780 jiwa, desa Lhok Puuk mengungsi ke Meunasah setempat. Total 38 unit rumah warga ambruk diterjang ombak, demikian pula sarana milik pemerintah ikut mengalami kerusakan berupa jalan satu-satunya dari desa Lhok Puuk ke ibukota kecamatan Seunuddon Terputu sepanjang 10 meter. Jalan ini merupakan satu-satunya jalan Kabupaten bahkan akses jalan sepajang 4 kilometer dari desa tetangga Matang Puntong hingga ke desa Ulee Rubek sulit dilalui. Selain itu sejumlah tiang listrik PLN roboh.(firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PWI Aceh Selatan: Waspadai Oknum Berkedok Wartawan yang Edarkan Surat Bantuan

31 Januari 2026 - 20:30 WIB

Ketika Proyek Negara Takut pada Wartawan

31 Januari 2026 - 13:50 WIB

Haikal Hanyut di Sungai Kuala Simpang, Diselamatkan Taruna Akpol Peserta Latsitardanus

31 Januari 2026 - 12:39 WIB

Aroma Kejanggalan Proyek Lapas Lhokseumawe: Wartawan Diusir Saat Ungkap Progres Pasca Kontrak

30 Januari 2026 - 22:11 WIB

Taruna Akpol Peserta Latsitardanus XLVI Bantu Operasional Dapur Lapangan di POSCO Pengungsian Aceh Tamiang

29 Januari 2026 - 18:35 WIB

Trending di Aceh