Menu

Mode Gelap
Restrukturisasi Pengurus PWI Batu Bara, Perkuat Fondasi Organisasi untuk Tingkatkan Kualitas Pers 11 Ribu Hektar Kebun Kopi Gayo Hancur, Hampir 20 Ribu Petani Aceh Tengah Menunggu Bantuan Komisi Informasi Aceh Desak Sekolah Transparan Umumkan Informasi Penerimaan Siswa Baru SMP dan SMA Transparansi Dipertanyakan, Warga Mengaku Belum Terima Salinan LPJ Desa Lubuk Cuik Tahun 2025 Bus Aceh Tujuan Pekanbaru Dilempari Batu di Labura, Balita dan Ibunya Selamat dari Bahaya Data Bencana Simpang Siur, Camat Cot Girek Sebut Satu Korban Tewas, Pemkab Aceh Utara Masih Nihil Laporan Jiwa

News

Petani Banten Merasakan Manfaat Pompanisasi, Sehingga Bertanam Padi Lebih Dari Satu Kali

badge-check


					Petani Banten Merasakan Manfaat Pompanisasi, Sehingga Bertanam Padi Lebih Dari Satu Kali Perbesar

BANTEN, harianpaparazzi.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan pemasangan pompa untuk kebutuhan petani terus dilakukan secara masif.

Tercatat hingga 12 Agustus ini, progres pemasangan pompa di empat kabupaten dan satu kota mencapai 136 unit dan sudah terpasang di Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang, Tangerang dan Kota Serang.

Kepala Dinas Pertanian Banten, Agus Tauhid mengatakan bahwa saat ini semua pompa berada di tingkat kelompok tani (poktan) yang tersebar di berbagai kabupaten kota. Sementara untuk pompa yang masih belum terpasang mencapai 125 unit.

“Pompa-pompa yang belum terpasang ini karena bangunan yang dibuat masih basah atau belum kering serta proses pemesanan saluran pipa baru terbit SP2D,” ujar Agus, Selasa, 13 Agustus 2024.

Selain itu, Agus mengatakan masih ada pompa yang dalam proses pemesanan berjumlah 42 unit.

Dia mengatakan manfaat pompa sudah dirasakan langsung para petani Banten karena mereka mampu bertanam lebih dari satu kali.

“Padahal tadinya mereka hanya tanam satu kali dalam setahun. Jadi manfaat pompa ini betul-betul sudah dirasakan para petani dan tentu kita berharap kesejahteraan mereka juga ikut meningkat secara cepat,” katanya.

Sebagai informasi, pemasangan pompa di Provinsi Banten memiliki target 338 unit dan akan selesai terpasang sebelum bulan agustus ini berakhir “SP2D tahap 1 mencapai 70 persen. Sementara sisanya SP2D tahap 2 selesai semua 100 persen,” katanya.

Sejauh ini, kata Agus, bantuan kementan terhadap petani Banten sudah sangat maksimal yaitu dengan melaksanakan verifikasi lahan tadah hujan, melakukan bimbingan dan pendampingan teknis serta percepatan pelaksanaan penyediaan air melalui pompanisasi.

“Kementan juga terus melakukan monitoring dan pelaporan penambahan PAT (perluasan areal tanam) serta pelaksanaan irigasi perpompaan,” jelasnya.

Sebelumnya Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memerintahkan jajaran kerjanya untuk menyebar di berbagai daerah sentra guna mengawal jalanya perpompaan agar berjalan secara optimal.

Dia ingin, Indonesia sebagai negara besar mampu melewati ancaman kekeringan panjang yang melanda dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Jaga Kedaulatan, Marsda TNI Budhi Achmadi Sebut Ekonomi Pertahanan Bisa Gerakkan Perekonomian

11 Juni 2026 - 15:13 WIB

Dugaan Setoran Rp800 Juta untuk Tutupi Kasus MTQ 2024, Kesra Batu Bara Jadi Sorotan

10 Juni 2026 - 17:37 WIB

Plasma 20 Persen Masuk Babak Baru, DPRD Batu Bara Resmi Sahkan Pansus Melalui Paripurna

10 Juni 2026 - 17:32 WIB

Uskup Agung Jakarta Pimpin Pemberkatan Nikah Carolus Raditya dan Klara Fidelia dalam Misa Sakral

9 Juni 2026 - 18:02 WIB

Deklarasi Anti Narkoba Menggema di STIT Batu Bara, Satresnarkoba Ajak Pemuda Jadi Garda Terdepan

9 Juni 2026 - 16:47 WIB

Trending di News