Menu

Mode Gelap
Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu

News

Petani Banten Merasakan Manfaat Pompanisasi, Sehingga Bertanam Padi Lebih Dari Satu Kali

badge-check


					Petani Banten Merasakan Manfaat Pompanisasi, Sehingga Bertanam Padi Lebih Dari Satu Kali Perbesar

BANTEN, harianpaparazzi.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan pemasangan pompa untuk kebutuhan petani terus dilakukan secara masif.

Tercatat hingga 12 Agustus ini, progres pemasangan pompa di empat kabupaten dan satu kota mencapai 136 unit dan sudah terpasang di Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang, Tangerang dan Kota Serang.

Kepala Dinas Pertanian Banten, Agus Tauhid mengatakan bahwa saat ini semua pompa berada di tingkat kelompok tani (poktan) yang tersebar di berbagai kabupaten kota. Sementara untuk pompa yang masih belum terpasang mencapai 125 unit.

“Pompa-pompa yang belum terpasang ini karena bangunan yang dibuat masih basah atau belum kering serta proses pemesanan saluran pipa baru terbit SP2D,” ujar Agus, Selasa, 13 Agustus 2024.

Selain itu, Agus mengatakan masih ada pompa yang dalam proses pemesanan berjumlah 42 unit.

Dia mengatakan manfaat pompa sudah dirasakan langsung para petani Banten karena mereka mampu bertanam lebih dari satu kali.

“Padahal tadinya mereka hanya tanam satu kali dalam setahun. Jadi manfaat pompa ini betul-betul sudah dirasakan para petani dan tentu kita berharap kesejahteraan mereka juga ikut meningkat secara cepat,” katanya.

Sebagai informasi, pemasangan pompa di Provinsi Banten memiliki target 338 unit dan akan selesai terpasang sebelum bulan agustus ini berakhir “SP2D tahap 1 mencapai 70 persen. Sementara sisanya SP2D tahap 2 selesai semua 100 persen,” katanya.

Sejauh ini, kata Agus, bantuan kementan terhadap petani Banten sudah sangat maksimal yaitu dengan melaksanakan verifikasi lahan tadah hujan, melakukan bimbingan dan pendampingan teknis serta percepatan pelaksanaan penyediaan air melalui pompanisasi.

“Kementan juga terus melakukan monitoring dan pelaporan penambahan PAT (perluasan areal tanam) serta pelaksanaan irigasi perpompaan,” jelasnya.

Sebelumnya Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memerintahkan jajaran kerjanya untuk menyebar di berbagai daerah sentra guna mengawal jalanya perpompaan agar berjalan secara optimal.

Dia ingin, Indonesia sebagai negara besar mampu melewati ancaman kekeringan panjang yang melanda dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hangatkan Silaturahmi Ramadan, RSU Mitra Sejati Gelar Buka Puasa Bersama Civitas Hospitalia

6 Maret 2026 - 06:22 WIB

Kajari Batu Bara dan SMSI “Turun ke Jalan”, Takjil Dibagi, Silaturahmi Pun Jadi

5 Maret 2026 - 22:22 WIB

Rp1,86 Miliar Mengalir, Sinergi Bupati Batu Bara dan BNPB RI Percepat Pemulihan Dengan Aksi Nyata

4 Maret 2026 - 05:39 WIB

Gerai UMKM Warga Binaan Lapas Tanjung Balai Nongol di Lounge Imigrasi

3 Maret 2026 - 19:16 WIB

Kasubsi Keamanan Lapas Tanjungbalai Purna Bakti, Pengabdian Puluhan Tahun Ditutup dengan Haru

2 Maret 2026 - 21:56 WIB

Trending di News